Showing posts with label kanker payudara. Show all posts
Showing posts with label kanker payudara. Show all posts

Tuesday, April 25, 2017

APA ITU KANKER PAYUDARA? BAGAIMANA PENYEBAB DAN GEJALANYA


Di Indonesia, kanker payudara masih menjadi masalah besar karena lebih dari 70% pasien datang ke dokter pada stadium yang sudah lanjut.


Hal ini berbeda dengan yang terjadi pada negara maju seperti Jepang, kankerpayudara stadium lanjut hanya ditemukan 13%.

Bagi wanita, payudara merupakan salah satu organ yang sangat penting. Tak heran bila kanker payudara dirasa sangat mengerikan. Bila divonis menderita penyakit ini, kebanyakan wanita lantas mengalami stres, bahkan depresi.

Memang, penyakit ini mengerikan. Namun bila dideteksi sejak dini dan ditangani dengan tepat, penyakit ini tidaklah seburuk yang dibayangkan.

Penyebab terjadinya Kanker Payudara

Belum diketahui secara pasti apa penyebab terjadinya kanker payudara. Namun terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempengaruhi terjadinya kanker payudara. Yaitu :

Faktor risiko :
Faktor reproduksi.Terjadinya nuliparitas, menarche pada wanita berusia muda, terjadinya menopause dan kehamilan pertama pada wanita berusia tua.

Penggunaan hormon. Harvard School of Public Health melaporkan bahwa terdapat para pengguna terapi estrogen replacement mengalami peningkatan terjadinya kanker payudara.
Memiliki penyakit fibrokistik.
Obesitas atau kegemukan.

Konsumsi lemak.
Radiasi ionisasi yang terjadi selama atau sesudah pubertas dapat meningkatkan terjadinya resiko kanker payudara.

Faktor genetik :Selain faktor-faktor diatas kanker payudara juga bisa disebabkan oleh faktor genetik atau faktor keturunan. Yaitu adanya mutasi pada beberapa gen yang dapat memicu terjadinya kanker payudara. Yaitu gen yang bersifat onkogen dan gen yang bersifat mensupresi tumor. Diantaranya adalah gen BRCA2 dan BRCA1.
Pencegahan kanker payudara

Pencegahan primer. Merupakan promosi kesehatan yang sehat. Yaitu melalui upaya menghindarkan diri dari Faktor Risiko diatas serta melakukan pola hidup sehat. Termasuk juga dengan pemeriksaan payudara sendiri alias SADARI.

Pencegahan sekunder dilakukan pada wanita yang memiliki risiko terkena kanker payudara. Yaitu dengan melakukan deteksi dini dengan via skrining mammografi yang diklaim memiliki 90% akurat. Skrining berlaku untuk wanita usia 40 tahun keatas, wanita yang harus rujuk skrining setiap tahun dan wanita normal yang harus rujuk skrining tiap 2 tahun sekali hingga usia 50 tahun.
Pencegahan tertier dilakukan pada wanita yang positif menderita kanker payudara. Ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup serta mencegah komplikasi penyakit. Bisa berupa operasi, kemoterapi sitostatika. Pada stadium tertentu hanya berupa simptomatik dan pengobatan alternatif.

Pengobatan kanker payudara.
Pengobatan kanker

Mastektomi atau operasi pengangkatan payudara. Baik pengangkatan total payudara dan benjolak di ketiak, pengankatan payudara saja maupun pengangkatan sebagian pada bagian yang terdapat kanker saja.

Radiasi yaitu proses penyinaran dengan sinar X dan sinar gamma pada bagian yang terkena kanker. Ini berfungsi untuk membunuh sel kanker yang masih tersisa setelah operasi.

Kemoterapi yaitu pemberian obat-obatan anti kanker. Baik obat dalam bentuk pil cair/kapsul maupun melalui infus untuk membunuh sel kanker.

Dilansir Shine, berikut beberapa kelainan yang perlu diwaspadai sebagai gejala kanker payudara:

Benjolan
Gejala kanker payudara yang paling mudah dikenali adalah munculnya benjolan yang tidak normal. Benjolan itu bisa umumnya diraba sendiri, meski kadang-kadang hanya bisa diketahui keberadaannya lewat pemeriksaan mammograph.

Benjolan yang keras dengan bentuk tidak teratur lebih perlu diwaspadai dibandingkan benjolan yang lunak dan bulat. Benjolan lunak biasanya dipicu oleh adanya kista, meski kista juga bisa mengeras jika mengalami pengapuran.

Pembengkakan
Meski tidak ada benjolan, payudara yang membengkak atau terasa berat perlu diwaspadai. Kehamilan dan retensi (penumpukan) cairan akibat terlalu banyak konsumsi garam sebenarnya juga bisa menyebabkan payudara membengkak. Namun pembengkakan akibat kanker biasanya tidak simetris antara payudara kiri dan kanan.

Nyeri di bagian puting
Kista di payudara juga bisa menyebabkan rasa nyeri di bagian puting. Untuk membedakannya dengan kanker payudara, periksakan segera dan mintalah dokter untuk melakukan pemeriksaan ultrasonik yang bisa membedakan kista dengan sel kanker.

Pembengkakan kelenjar getah bening
Kanker payudara selalu ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di daerah ketiak. Periksakan segera untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, meski kadang-kadang infeksi juga bisa menyebabkan bagian ini membengkak.

Cairan aneh di puting
Selain susu, cairan apapun yang keluar dari puting perlu diwaspadai terutama jika berwarna merah atau coklat. Biasanya dokter akan melakukan ductogram yakni sejenis mammograph untuk memeriksa kelainan kelenjar susu, lalu mengamati cairan yang keluar dengan bawah mikroskop untuk mengetahui adanya sel kanker di dalamnya.

Puting tenggelam (nipple retraction)
Meski jarang, pertumbuhan sel kanker payudara di sekitar areola juga bisa menyebabkan puting tenggelam. Jika gejala ini muncul tiba-tiba dan bertahan hingga beberapa pekan, ada kemungkinan terjadi traksi atau pengencangan kelenjar susu yang terjadi karena terdesak oleh sel tumor.

cukup jelas bukan sedikit info tentang kanker payudara diatas. 

Dengan begini kita terutama kaum wanita jadi lebih menjaga diri dan kesehatan. Untuk info lebih lanjut seputar kanker payudara ini bisa hubungi dokter terdekat.

Thank you for reading APA ITU KANKER PAYUDARA? BAGAIMANA PENYEBAB DAN GEJALANYA

10 MAKANAN PELAWAN KANKER PAYUDARA


Menjalani gaya hidup sehat adalah kunci utama dalam mencegah datangnya penyakit. Beberapa penelitian menunjukkan, penerapan pola hidup yang sehat, aktif dan seimbang mampu menjauhkan seseorang dari ancaman penyakit mengerikan seperti kanaker. 

Bagi kaum Hawa, salah satu jenis kanker yang menjadi momok adalah kanker payudara. Kanker ini adalah perenggut nyawa paling kejam setelah kanker leher rahim. Di Indonesia, prevalensi kanker payudara mencapai 26 per 100.000 penduduk. Artinya dari 100.000 penduduk, terdapat 26 perempuan terkena kanker payudara.

Untuk mencegah dan menghindari risiko kanker payudara, disarankan untuk menjalani pola diet yang sehat dengan cara mengasup jenis-jenis makanan yang berkhasiat. Menurut riset para ahli, ada sejumlah makanan alami yang dapat membantu mencegah penyakit mematikan ini. Apa saja makanan tersebut ? 

1. Jamur 

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Nutrition and Cancer pada tahun 2010 menyatakan, kebiasaan mengonsumsi jamur lebih tinggi dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker payudara di kalangan perempuan yang pra-menopause. Cremini, tiram dan jamur shiitake, mengandung antioksidan seperti L-ergothioneine, yang dapat memberikan perlindungan terhadap kanker. 

2. Brokoli kecambah (broccoli sprouts) 

Brokoli kecambang memiliki kandungan tinggi sulforaphane yang merupakan bentuk antioksidan. Para ilmuwan dari University of Michigan menemukan bahwa senyawa ini dapat menargetkan dan menghancurkan sel-sel tumor. 

3. Buah delima 

Biji renyah dari buah delima (juga disebut sebagai arils) mengandung senyawa yang disebut asamellagic - suatu antioksidan kuat yang dapat menghambat enzim yang berperan dalam perkembangan kanker payudara, menurut para ilmuwan asal US dari City of Hope Beckman Research Institute. 

Sebagai sumber yang kaya antioksidan, buah delima juga telah dikaitkan mampu mempromosikan kesehatan jantung. Anda bisa mendapatkan antioksidan dari jus delima murni dengan minum satu cangkir (250 ml) per hari. 

4. Lentil 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2009 menganalisis pola diet lebih dari 3.500 perempuan Asia-Amerika dan menemukan bahwa asupan tinggi kacang polong, yang meliputi lentil dan kacang-kacangan lainnya, dikaitkan dengan risiko kanker payudara lebih rendah. 

5. Kenari 

Data awal menunjukkan bahwa ngemil sekitar 60 gram kenari setiap hari bisa menghentikan perkembangan tumor kanker payudara. Peneliti dari West Virginia Marshall University School of Medicine menduga kandungan omega-3, antioksidan dan pitosterol pada kenari sebagai aktor yang menghambat pertumbuhan sel kanker. 

6. Bluberi 

Penelitian menunjukkan bahwa pterostilbene, suatu phytonutrisi dalam blueberry, dapat menghentikan pertumbuhan tumor kanker payudara dengan menyebabkan sel kanker menghancurkan diri sendiri (suatu proses yang disebut apoptosis). 

7. Bayam 

Wanita premenopause yang mendapat asupan makanan tinggi folat (sumber terbaik adalah bayam) memiliki risiko 40 persen lebih rendah mengidap kanker payudara, menurut sebuah studi American Journal of Epidemiology pada tahun 2011. 

8. Telur 

Kolin, nutrisi penting yang berlimpah dalam telur, dapat menurunkan risiko perempuan menderita kanker payudara sebesr 24 persen, menurut sebuah studi AS yang melibatkan lebih dari 3.000 responden. Nutrisi penting ini ditemukan di kuning telur. US Institute of Medicine merekomendasikan, perempuan harus memenuhi sekitar 425 miligram kolin per hari. Beberapa sumber-sumber lain dari kolin diantaranya ikan, unggas, daging sapi, brokoli dan gandum. 

9. Ikan salmon 

Salmon merupakan salah satu dari beberapa bahan makanan yang mengandung vitamin D dalam jumlah yang signifikan. Para peneliti di Toronto Mount Sinai Hospital mengatakan bahwa peningkatan vitamin D yang berasal dari sinar matahari dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara sebesar 24 persen. 

Vitamin D dapat mencegah sel-sel menjadi kanker. Konsumsi ikan salmon segar atau kalengan di mana kaya kandungan asam docosahexaenoic (DHA), omega-3 dapat membunuh sel kanker payudara dan membantu menghentikan penyebaran penyakit ke bagian lain dari tubuh. 

10. Roti gandum hitam 

Setelah meninjau penelitian yang dipublikasikan, para ilmuwan Finlandia menetapkan bahwa konsumsi roti gandum dapat membantu memangkas risiko kanker payudara. Suatu sinergi antara serat, lignan, vitamin, mineral dan asam fitat phytonutrisi membuat roti gandum baik untuk mereka yang sedang berjuang dengan kanker payudara. 

Thank you for reading 10 MAKANAN PELAWAN KANKER PAYUDARA