Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts

Saturday, May 13, 2017

Gejala Flu Pada Anak-Anak


Flu merupakan penyakit yang ditularkan lewat virus yang mudah menyebar, dan rentan dialami anak-anak. Apa sajagejala flu pada anak?

Musim penghujan identik dengan musim penyakit. Terutama, penyakit menular, salah satunya flu. Penyakit yang ditularkan lewat virus ini mudah menyebar, dan rentan dialami oleh anak-anak.

Meski banyak orangtua memberikan suplemen agar tubuh si kecil kebal dari serangan flu, namun karena penyakit ini bermutasi, terkadang anak tetap saja bisa tertular, entah itu dari orangtua, teman disekitar rumah maupun dari teman sekolahnya.

Jika si kecil sudah terserang flu, biasanya virus ini bisa mengganggu aktivitas anak selama sepekan atau lebih. Agar flu tidak makin parah, sebaiknya orangtua mendeteksi gejala-gejala flu, sehingga bisa segera bertindak.

Apa saja gejala Flu tersebut?

Demam tinggi

Anda bisa menggunakan acetaminophen anak-anak atau ibuprofen untuk mengurangi demam, tetapi pastikan untuk memberikan dosis tepat, berdasarkan usia dan berat badan anak Anda.

Sakit kepala

Kemungkinan besar, anak akan merasakan sakit kepala jika dia sedang menderita flu. Ini akan disertai rasa nyeri di sekujur tubuhnya.

Sakit tenggorokan

Bila anak mengalami radang tenggorokan segera bawa ke dokter. Karena, jika flu disertai radang tenggorokan, umumnya anak perlu mengonsumsi antiobiotik agar penyakit tidak makin parah.

Batuk

Apakah anak mengalami batuk kering? Jika iya, segeralah diobati dengan obat batuk anak khusus batuk kering. Jika tak juga sembuh sebaiknya bawa ke dokter, karena jika kondisi ini berlangsung lama bisa menyebabkan masalah pernapasan yang cukup serius.

Tubuh lemas

Seiring dengan rasa nyeri otot, si kecil mungkin akan tampak lemah dan tidak berdaya. Anak yang sedang terkena flu mungkin tidak merespon saat Anda berbicara dengannya atau memeluknya. Dia hanya dapat melihat Anda dengan tatapan kosong. Perbanyak minum air putih, agar tubuhnya tidak dehidrasi.

Gangguan perut

Anak Anda mungkin mengalami muntah atau diare. Mungkin juga dia merasakan sedikit sakit perut. Jika hal ini terjadi, dia perlu mendapatkan cairan tambahan, kalau tidak, dia akan mengalami dehidrasi.
Thank you for reading Gejala Flu Pada Anak-Anak

Sunday, April 30, 2017

Anak yang Sering Ditampar IQ-nya Rendah



MENAMPAR atau memukul kadang dilakukan orangtua untuk membuat anak patuh dan disiplin dalam sekejap. Tapi, tahukah Anda pola asuh yang keras bisa menimbulkan dampak buruk bagi perkembangan otak anak?

Studi terkini menyebutkan, orangtua yang bereaksi terlalu keras untuk mengoreksi kesalahan anak, misalnya dengan cara menampar atau memukul, tidak hanya menyebabkan anak stres tapi juga membuat tingkat kecerdasan (IQ) anak lebih rendah.

Studi yang dilakukan peneliti terhadap ribuan anak di Amerika Serikat menunjukkan, anak yang kerap ditampar orangtuanya memiliki nilai IQ (intelligence quotients) yang lebih rendah dibanding anak yang tidak pernah ditampar.
"Setiap orangtua ingin punya anak yang pintar. Dengan menghindari kekerasan pada anak dan melakukan cara lain untuk mengoreksi kesalahan anak, hal itu bisa dicapai," kata Murray Straus, sosiolog dari Universitas New Hampshire, AS.

Dalam risetnya, Strauss dan timnya melakukan studi nasional terhadap dua kelompok sampel anak, yakni 806 anak berusia 2-4 tahun, dan 704 anak berusia 5-9 tahun. Pada saat dimulainya studi anak-anak tersebut mengikuti tes IQ dan tes berikutnya di akhir studi, empat tahun kemudian.

Anak-anak dari dua kelompok itu menunjukkan tingkat kecerdasan yang meningkat setelah empat tahun. Tetapi dari kelompok anak berusia 2-4 tahun yang kerap ditampar orangtunya, menunjukkan skor IQ 5 poin lebih rendah dibanding anak yang tidak pernah ditampar. Untuk anak 5-9 tahun yang pernah ditampar, skor IQ-nya rata-rata lebih rendah 2,8 poin dibanding rekannya yang tidak ditampar.

"Pemukulan atau tindakan kekerasan yang dilakukan orangtua merupakan pengalaman yang traumatik bagi anak. Berbagai penelitian telah menunjukkan kejadian yang traumatik berakibat buruk bagi otak. Selain itu, trauma juga membuat anak memiliki respon stres pada kejadian sulit yang dihadapi. Hal ini tentu berdampak pada perkembangan kognitifnya," papar Straus.

Tak sedikit orangtua yang menjadikan pukulan, tamparan, atau jeweran sebagai senjata untuk mendidik anak. Anak pun memilih untuk menurut daripada mendapat hukuman. "Akibatnya anak tidak bisa berpikir secara independen," kata Elizabeth Gershoff pakar dibidang perkembangan anak dari Universitas Texas, Austin, AS.

Setiap anak memang perlu diajarkan disiplin. Selain agar patuh pada aturan, disiplin juga akan membuat anak belajar menghargai orang lain dan mengontrol dorongan dalam dirinya. Namun, orangtua hendaknya juga perlu membuat batasan-batasan yang dilandasi cinta agar anak merasa aman.

Alih-alih menghukum anak dengan pukulan, beri tekanan lebih pada sisi positif anak, misalnya dengan memberi hadiah atau pujian bila anak berlaku positif. Bila terpaksa memberi hukuman, sesuaikan dengan usia si kecil dan situasi yang berlaku.

Thank you for reading Anak yang Sering Ditampar IQ-nya Rendah

Saturday, April 15, 2017

9 Sumber Penting Penambah Imunitas Anak


Assalamualaikum wr wb, salam cerdas kreatif.

Imunitas secara alami didapatkan seorang anak dari ibunya melalui ASI. Meski begitu, ada beberapa sumber nutrisi yang bisa menjadi sumber penambah imunitas bagi anak.

Anak yang sering terserang sakit tentu merisaukan setiap orang tua. Hal ini ditunjukkan dengan sistem kekebalan tubuh atau imunitas anak rendah karenanya mudah mengalami gangguan atau penurunan. Gangguan ini bisa disebabkan, antara lain karena kurangnya asupan gizi seimbang dalam menu harian anak.

Makanan dan sistem imunitas tubuh memang berhubungan erat. Seperti diungkapkan Dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), Ketua Divisi Alergi Imunologi, Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM, bahwa bila kekebalan saluran pencernaan baik, maka kekebalan tubuh secara umum juga akan baik. Dari banyak makanan sumber nutrisi yang dibutuhkan anak-anak, beberapa jenis di bawah ini merupakan sumber penambah imunitas anak.

1. Flavonoids

Menurut penelitian, susu kedelai umumnya mengandung protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, dan sejumlah kecil mineral yang sangat tinggi dan dibutuhkan oleh tubuh, baik untuk memperlancar metabolisme maupun untuk pertumbuhan, perbaikan sel yang rusak, sumber energi, ataupun untuk menambah imunitas. Ikatan sejumlah asam amino dengan vitamin dan beberapa zat gizi lainnya di dalam biji kedelai akan membentuk flavonoid. Flavonoid adalah sejenis pigmen, seperti halnya zat hijau daun yang terdapat pada tanaman yang berwarna hijau. Secara ilmiah, flavonoid terbukti mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Dan, salah satu jenis flavonoid yang sangat banyak terdapat pada biji kedelai adalah isoflavon. Salah satu fungsi isoflavon adalah untuk meningkatkan sistem imunitas.

2. Spirulina

Spirulina, mikroalga yang berwarna biru, merupakan sumber protein yang sangat tinggi. Warna biru pada spirulina berperan penting untuk sistem kekebalan tubuh. Spirulina kaya akan vitamin B kompleks, vitamin D, magnesium, seng, selenium, zat besi, dan gamma linoleic acid (GLA). Phycocyanin merupakan protein kompleks terbanyak dalam spirulina yang memiliki manfaat bagi kesehatan, antara lain untuk menstimulasi kerja sel batang pada sumsum tulang, berperan dalam produksi sel darah putih, yang berfungsi meningkatkan imunitas tubuh. Serta sel darah merah, yang berfungsi mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Spirulina juga sangat kaya akan kandungan selenium, yang sangat berperan dalam sistem imunitas tubuh. Spirulina lebih banyak dikonsumsi sebagai suplemen.

3. Seng

Seng atau zinc adalah salah satu unsur utama kehidupan. Di dalam tubuh manusia, seng merupakan mikronutrien penting yang paling banyak tersebar, juga merupakan mikronutrien terkaya dalam sel. Seng tersebar di dalam sistem syaraf, imunitas, darah dan sistem pencernaan manusia, dan ikut serta dalam penyatuan dan aktivitas ratusan jenis enzim di dalam tubuh. Fungsi seng antara lain adalah meningkatkan perkembangan tubuh, menambah inteligensi, memperkuat imunitas, meningkatkan kesehatan mata, meningkatkan pertumbuhan, perpecahan dan regenerasi sel, dan lainnya. Seng merupakan mikro-nutrien penting dalam otak besar, banyak terdapat pada ikan, daging, telur, dan produk makanan hewani lainnya, inti biji buah aprikot serta buah cemara. Kini, seng lebih banyak dikonsumsi dalam bentuk suplemen.

4. Madu

Protein merupakan salah satu nutrisi penting pembangun imunitas. Dan, madu merupakan salah satu makanan sumber protein, yang mampu menjaga stamina tubuh, jika dikonsumsi secara teratur setiap harinya. Menurut hasil penelitian Y. Widodo, peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi di Bogor, madu dapat membantu mengatasi kekurangan energi protein yang banyak diderita anak-anak dan balita. Penelitian Peter C. Molan (1992), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, di Hamilton, Selandia Baru, membuktikan madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit. Beberapa penyakit infeksi dari berbagai patogen yang dapat “disembuhkan” dan dihambat dengan madu secara teratur antara lain penyakit lambung dan saluran penpencernaanan; penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk dan demam, penyakit jantung, hati, paru, dan penyakit-penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga, dan syaraf.

5. Omega 3

Minyak ikan adalah salah satu zat gizi yang mengandung asam lemak kaya manfaat bagi kesehatan, karena mengandung sekitar 25% asam lemak jenuh dan 75% asam lemak tidak jenuh. Asam lemak tak jenuh ganda di dalam minyak ikan akan membantu proses tumbuh-kembang otak (kecerdasan), serta perkembangan indera penglihatan dan sistem kekebalan tubuh bayi dan balita. Minyak ikan mengandung DHA dan EPA, yang gabungan keduanya dikenal sebagai omega-3. Jenis ikan laut yang kaya kandungan omega-3 antara lain salmon, tuna (khususnya tuna sirip biru, tuna sirip kuning, dan albacore), sardin, herring, makerel, dan kerang-kerangan.

6. Prebiotik

Prebiotik dapat menumbuhkan bakteri baik dalam sistem penpencernaanan dan mencegah timbulnya alergi dalam tubuh anak. Menurut Dr Zakiudin, mengkonsumsi prebiotik sangat baik dalam memperkuat kekebalan terutama dalam saluran pencernaan. Karena bila kekebalan saluran pencernaan baik, kekebalan tubuh secara umum juga akan baik. Selain berfungsi memelihara bakteri baik, prebiotik juga secara tidak langsung mampu menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh sekaligus menekan resiko alergi. Sumber prebiotik dapat diperoleh dari makanan alami seperti gandum, bawang, pisang, bawang putih, madu, dan kacang-kacangan. Ada pula yang dalam bentuk lain atau ditambahkan dalam susu formula.

7. Meniran

Ekstrak daun meniran atau Phyllantus Niruri L, adalah salah satu obat herbal yang telah dikembangkan menjadi obat yang membuat sistem imun lebih aktif dan maksimal menjalankan fungsinya atau disebut immunodulator. Obat herbal ini kini telah dikembangkan menjadi suplemen imunitas bagi anak-anak.

8. Kalsium

Sistem imunitas bertugas mengadakan perlawanan terhadap bermacam-macam kuman dan menelan berbagai benda asing yang berada dalam tubuh. Dalam proses membasmi musuh dari luar ini, yang memberi aba-aba kepada sistem imunitas untuk menangkap musuh adalah ion kalsium. Sumber kalsium dari hewani antara lain adalah udang, daging sapi, kuning telur, ikan, dan susu. Sedangkan, sumber kalsium dari nabati antara lain adalah sayuran berdaun hijau seperti brokoli, daun singkong, daun pepaya, dan bayam. Selain itu, kalsium juga banyak terkandung dalam biji kenari, wijen, almon, kacang kedelai, dan kacang merah.

9. Vitamin C

Vitamin C sangat penting peranannya dalam tubuh karena mampu meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Fluktuasi lingkungan yang mengakibatkan kesehatan tidak selalu berada pada kondisi yang optimal, membuat tubuh harus selalu memiliki sistem kekebalan yang baik. Salah satunya adalah oleh asupan vitamin C yang memadai.

Semoga bermanfaat, wassalam
Thank you for reading 9 Sumber Penting Penambah Imunitas Anak

Monday, April 10, 2017

Posisi Tidur Yang Aman Untuk Bayi


Bayi yang baru lahir memiliki bentuk kepala tidak rata terutama jika dilahirkan secara normal, hal ini disebabkan karena kelahiran yang terjadi harus melewati jalan lahir. Ukuran kepala bayi akan terus tumbuh, tetapi karena tengkorak bayi masih

• mudah untuk di bentuk, maka terlalu banyak menghabiskan waktu dalam satu posisi yang sama dapat mengakibatkan perubahan bentuk kepala bayi. Oleh sebab itu bentuk optimal pertumbuhan yang diberikan oleh orang tua sangat berpengaruh khususnya pola asuh bayi saat masa usia baru dilahirkan. Misalnya, kebiasaan posisi tidur sang bayi, kebiasaan penggunaan alas tidur atau alas kepala bayi, kebiasaan posisi menyusui, durasi tidur dan lain sebagainya.

Periode sesaat setelah kelahiran ini disebut juga dalam dunia kedokteran sebagi masa neonatal. Dalam periode ini berlangsung perubahan fisik yang signifikan pada bayi sejak bayi dilahirkan sampai kepada usia satu bulan. Jika kebiasaan-kebiasaan tidur bayi tidak diperhatikan oleh orang tua maka hal ini dapat berpengaruh besar pada pertumbuhan tulang-tulang rawan pada tubuh bayi. Karena seiring berjalannya waktu, usia bayi yang bertambah tulang-tulang rawan akan menjadi keras dan solid karena ada penyatuan beberapa bagian tulang-tulang tersebut.

Kepala bayi yang baru lahir tersusun atas tulang rawan atau yang disebut juga dengan kartilago, yaitu terdiri atas sel-sel kartilago dan sel matrix ekstraseluler. Sehingga sebenarnya tulang tengkorak kepala bayi yang baru lahir tidak boleh dipegang atau ditekan terlalu kuat karena perhubungan tulang-tulang ini masih belum sempurna seperti orang dewasa. Tulang-tulang ini akan menyatu ketika pertumbuhan otak sudah sempurna dan lengkap, yaitu sekitar umur enam bulan dan terus meningkat sampai kepada usia 12 tahun.

Bayi yang sering menghabiskan waktunya dalam posisi berbaring pada bidang yang rata untuk waktu yang cukup lama akan mengakibatkan bagian belakang kepalanya menjadi datar, atau pada salah satu sisi kepala bayi, hal ini ditandai juga dengan sedikitnya rambut yang tumbuh pada daerah tersebut. Untuk menjaga hal ini orang tua harus memberikan perhatian lebih, sesering mungkin dengan cara salah satunya terus membandingkan bentuk kepala bayi dari sejak lahir setiap satu minggu sekali.

Dengan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh posisi tidur dengan bentuk kepala bayi usia 0-7 minggu, posisi tidur paling sering pada bayi usia tersebut adalah posisi terlentang karena masih terbatasnya kemampuan motorik bayi sehingga tidak mampu merubah posisi sendiri tanpa dibantu oleh orang dewasa, dan bentuk kepala bayi terpengaruh langsung dari pola asuh keseharian bayi dan penggunaan alas kepala saat tidur.

Untuk itulah disarankan kepada para orang tua agar selalu memperhatikan jenis alas tidur bayi khususnya alas kepala yang selalu digunakan bayi, lamanya jam tidur, posisi tidur dan posisi saat menyusui bayi. Ada manfaat-manfaat tersendiri dari masing-masing posisi tidur bagi bayi, jadi tidak hanya posisi tidur terlentang saja, namun masih harus membutuhkan bantuan dan perhatian serta pengawasan yang ekstra ketat dari orang tua. Misalnya tidur dengan posisi miring dapat membantu pengosongan lambung, tetapi posisi ini juga perlu diperhatikan agar tidak hanya diorientasikan pada salah satu sisi saja, harus dilakukan secara bergantian dan teratur untuk menjaga keseimbangan bentuk kepala. Dapat Anda batasi hanya untuk beberapa saat saja lalu segera ubah dengan posisi lain. Yang terpenting jangan luput dari pengawasan Anda.

Klik pilihan berbagi di bawah ini


Thank you for reading Posisi Tidur Yang Aman Untuk Bayi

Tips Mendidik Anak Supaya Tidak Manja, Keras Kepala Serta Dapat Mandiri



• Dalam kehidupan berkeluarga, setiap orang tua tentu mengharapkan anak-anaknya dapat tumbuh menjadi anak-anak yang baik, dapat dibanggakan dan mempunyai karakter atau sifat-sifat yang positif dalam segala hal. Kebanyakan orang tua akan melakukan segalanya demi membahagiakan anak-anak mereka dengan memberikan segalanya yang mereka inginkan, namun ternyata hal ini tidak selalu baik dalam proses mendidik anak. Banyak anak yang dibiasakan hidup dengan kenyamanan dan tidak pernah merasa sulit dalam hidupnya cenderung menjadi manja dan tidak dapat mandiri. Sebagai orang tua, kita perlu berhati-hati dalam pengasuhan anak pada masa perkembangannya karena setiap didikan kita dapat berpengaruh besar bagi kehidupan sang anak di masa depan. Berikut adalah tips bagaimana mendidik anak dengan baik agar tidak manja, keras kepala dan dapat menjadi mandiri.

• 1. Jangan menuruti semua keinginan anak

Walaupun Anda sangat mencintai anak Anda, menuruti semua keinginannya bukanlah cara mendidik anak dengan benar. Tindakan tersebut hanya akan membuat anak Anda menjadi anak yang manja dan selalu mengandalkan orang lain. Jika sejak kecil anak sudah dimanjakan dengan mengikuti semua keinginannya, dampak ke depannya anak akan menjadi anak yang tidak mandiri dan malas karena selalu berpikir ada orang tua yang akan memberikan semua yang diinginkannya. Biasakanlah anak Anda untuk berusaha mengerjakan tugas mereka sendiri agar mereka dapat belajar bertanggung jawab untuk diri mereka sendiri.

• 2. Jangan terlalu banyak melarang

Rasa keingintahuan anak terhadap dunianya sering kali membuat mereka ingin mencoba melakukannya secara leluasa. Ketakutan orang tua adalah jika hal-hal terburuk terjadi pada anak Anda. Makanya kebanyakan orang tua memberi larangan atau batasan terhadap suatu hal yang bisa membahayakan anak. Larangan hanya membuat rasa penasaran bagi anak untuk melakukannya dan dapat menjadikan anak berbohong kepada orang tuanya. Komunikasi dua arah adalah solusi terbaik untuk mengingatkan anak alih-alih melarang anak melakukan hal-hal yang ingin mereka lakukan. Beri tahu mereka tentang risiko yang mungkin terjadi dan mintalah anak Anda untuk berhati-hati.

• 3. Ajar anak untuk tidak berbohong

Jangan sekali-kali memberikan contoh pada anak Anda untuk berbohong. Ajar mereka untuk selalu terbuka tentang keadaannya dalam segala hal, baik itu menyangkut perasaannya, atau kendala-kendala yang dihadapinya. Jangan membiasakan anak Anda tertutup tentang perasaan mereka terhadap Anda. Dengan cara ini, Anda sudah mendidik anak Anda untuk bertindak jujur dalam kehidupannya.

• 4. Jangan sekali-kali menghukum dengan kekerasan fisik

Sering kali Anda sebagai orang tua merasa marah atau kesal terhadap ulah atau kelakuan anak-anak Anda yang buruk dan cara ampuh untuk membuat anak jera adalah dengan hukuman fisik. Salah satu contoh tindakan hukuman fisik yang sering dilakukan kebanyakan orang tua adalah memukulnya. Entah itu menggunakan tangan, kaki atau benda-benda lainnya yang dapat Anda gunakan untuk memukul anak Anda. Hal tersebut sama sekali tidak dibenarkan. Jika Anda memiliki anak kecil dan ketika mereka melakukan suatu kesalahan, Anda dapat memberi tahu secara baik-baik dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh mereka tanpa memberikan hukuman fisik dan jika Anda memiliki anak yang usianya mungkin sudah beranjak remaja atau sudah mengerti keadaan, Anda bisa menerapkan sistem disiplin terhadap mereka. Kekerasan fisik hanya akan membuat jiwa anak Anda terluka, bukan hanya fisik atau tubuh mereka yang terluka. Dan itu akan berdampak negatif pada pertumbuhan jasmani dan emosi mereka. Hukuman fisik dalam bentuk apapun hanya akan menakutinya dan akan membuat anak semakin tidak menghormati Anda, menjadi keras kepala dan memberontak terhadap Anda.

• 5. Kasih dan perhatian

Seorang anak akan merasa nyaman dan bahagia apabila orang tua mereka menunjukkan kasih dan perhatian pada saat anak memang membutuhkan hal itu. Kepedulian orang tua dalam hal sekecil apapun bisa membantu orang tua dalam mendidik anak. Perhatian bukan berarti berbicara tentang bagaimana Anda sebagai orang tua bisa memberikan materi atau barang-barang kesukaan anak, tetapi juga dalam tindakan, misalnya yang dapat Anda lakukan adalah ketika anak Anda belajar, saat itulah Anda bisa menunjukkan perhatian dan kasih Anda dengan cara menemani mereka, walaupun hanya sekadar duduk di sebelah mereka. Dengan demikian anak Anda akan lebih bersemangat dalam belajar dan apabila ada kesulitan, Anda dapat membantu anak memecahkannya.

Menjadi orang tua adalah tugas dan tanggung jawab yang mulia. Jadilah orang tua yang dapat dibanggakan oleh anak Anda. Didiklah anak Anda dengan baik, maka anak Anda akan memberikan sukacita bagi Anda dan keluarga.

Bagikan pada teman dan keluarga..
Thank you for reading Tips Mendidik Anak Supaya Tidak Manja, Keras Kepala Serta Dapat Mandiri

Thursday, April 6, 2017

Manfaat Anak Sarapan Pagi


Assalamualaikum wr wb, salam cerdas kreatif.

Orang tua harus tahu bahwa sarapan pagi sangat penting bagi pertumbuhan anak. Manfaat sarapan pagi bagi anak tidak bisa tergantikan dengan makan pada siang hari bahkan malam hari. Kenapa? Karena sarapan pagi merupakan salah satu cara untuk memberikan energi yang dibutuhkan oleh tubuh agar bisa beraktifitas seharian.

Berikut ini ada beberapa fakta mengenai manfaat sarapan pagi bagi anak, kita sebagai orang tua harus mengetahui hal ini yaitu:
  • Dengan memberikan sarapan bergizi dapat membantu anak-anak lebih fokus pada pelajaran di sekolah.
  • Anak-anak bersemangat dalam melakukan berbagai aktivitas di pagi hari karena kebutuhan energi terpenuhi.
  • Sarapan adalah salah satu tindakan pencegahan agar anak-anak tidak mudah sakit seperti sakit perut, maag atau pusing.
  • Dengan sarapan pagi berarti memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang untuk tubuh.
  • Memberikan nutrisi yang dapat membantu pertumbuhan tubuh.
  • Sarapan dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak-anak, terutama jika diberi sarapan sehat dan bergizi.

Beberapa fakta diatas tidak dapat dibantah betapa sangat pentingnya sarapan bagi perkembangan tubuh dan otak anak. Akan lebih baik lagi jika para orang tua memberikan sarapan pagi dengan menu makanan sehat. Sarapan pagi mungkin agak sedikit susah bagi anak yang suka pilih-pilih makanan.

Anda bisa mensiasati dengan memberikan Cemilan Sehat sebagai salah satu Cara Mengatasi Anak Susah Makan. Oleh karena itu, berikan selalu sarapan pagi bagi anak anda sebelum mereka beraktifitas seharian.
Thank you for reading Manfaat Anak Sarapan Pagi

Tips Mencegah Serta Menangani Campak Pada Anak


Salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak adalah campak. Campak merupakan penyakit yang mudah menular. Penyakit campak juga dikenal dengan Rubeola. Setelah ditemukannya vaksin campak, penyakit ini menjadi jarang dijumpai. Campak disebabkan oleh virus yang disebut paramyxovirus. Virus ini memasuki tubuh melalui saluran pernafasan bagian atas. Penyebaran penyakit ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan penderita atau melalui udara. Virus campak mudah menyerang anak dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun. Daya tahan tubuh anak yang lemah dan kondisi tubuh kekurangan gizi menyebabkan anak-anak mudah terserang campak.

Inkubasi virus penyebab campak ke dalam tubuh terjadi dalam waktu 10-14 hari. Gejala-gejala penyakit ini akan tampak setelah inkubasi virustersebut. 

Gejala-gejalanya antara lain:
  • demam dan menggigil, hidung dan mata berair
  • batuk-batuk
  • perasaan lemah dan lelah
  • sensitif terhadap cahaya
  • nafsu makan menurun
  • konjunktivitis (radang kelopak mata), mata membengkak
  • suara parau

Setelah 3 hari, ruam-ruam besar berwarna merah kelihatan di kulit muka, leher dan juga pada selaput lendir mulut. Ruam ini meyebabkan rasa gatal di kulit.

Dalam keadaan parah, suhu badan naik sampai 40 derajat celcius atau lebih, sehingga penderita merasa sakit. Campak sangat mudah tertular sewaktu periode prodormal (berbahaya). Pada akhir dari fase prodormal terdapat bintik yang disebut dengan bintik Koplik. Bintik ini kecil, biru kecoklatan yang dilingkari warna merah. 

Kelihatan di dalam mulut pada pipi yang berlawanan dengan geraham dan kadang-kadang terjadi pendarahan. Sesudah 3 hari terbentuk bintik Koplik, temperatur badan mulai meningkat, bintik mulai menghilang dan timbul ruam yang gatal. Ruam ini mulai dari kecil, rata pada bagian belakang telinga, leher dan pipi. Dari ukuran kecil, ruam akan membesar, berwarna merah dan menimbulkan rasa gatal di kulit. Kondisi tersebut tentunya membuat tubuh menjadi tidak nyaman.Untuk mencegah penyakit ini sebaiknya pada usia tertentu, anak diberi vaksinasi anticampak.

Vaksinasi anticampak biasanya diberikan pada waktu bayi berumur 9 bulan dan cukup satu kali saja. Vakinasi merupakan penyuntikan virus penyebab campak yang telah dilemahkan ke dalam tubuh. Virus yang telah dilemahkan akan menimbulkan respon dalam tubuh, yaitu pembentukan antibodi yang khusus mengenali dan berfungsi menangkal virus penyebab campak. 

Pada saat virus campak mewabah tubuh anak yang telah divaksinasi dengan vaksin campak akan mempunyai penangkal serangan virus campak (kebal terhadap penyakit campak). Antibodi akan diproduksi oleh sistem imunitas tubuh untuk menangkal virus penyebab campak. Dengan demikian, virus campak tidak berkembang dalam tubuh dan anak tersebut tidak terserang penyakit campak. Selain melakukan vaksinasi anticampak, untuk mencegah terjadinya penyakit campak sebaiknya:

Hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, pakaian dan badan. Lingkungan buruk dengan sanitasi rendah merupakan sumber penyakit dan mempermudah penularannya. Berbagai macam kuman seperti bakteri, virus, jamur mudah berkembang dalam lingkungan kotor. Mengupayakan hidup dalam lingkungan bersih akan membuat kita hidup nyaman dan sehat. Pakaian yang kita pakai harus bersih. Kebersihan badan adalah sebuah hal yang harus mendapat perhatian utama. Badan bersih membuat kita nyaman beraktivitas dan tetap sehat.

Makan makanan bergiziPenyakit campak mudah menyerang tubuh dengan kondisi kurang gizi. Kekurangan gizi menyebabkan metabolisme tubuh terganggu, pertumbuhan dan perkembangan terhambat, sistem imunitas tubuh pun yang merupakan sistem penangkal kuman penyakit yang memasuki tubuh juga mengalami gangguan. 

Terganggunya kerja sistem imunitas tubuh akibat kekurangan gizi menyebabkan tubuh tidak dapat merespons untuk membentuk antibodi yang akan menangkis serangan kuman penyakit. Oleh karena itu, kita perlu menjaga mutu makanan yang kita konsumsi. Makanan bergizi tidak identik dengan makanan yang serba enak dan mahal. Makanan bergizi meliputi makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral dalam jumlah dan komposisi yang proporsional.Beberapa tanaman obat dapat dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit campak.

Berikut ini beberapa resep yang dapat digunakan untuk campak:

Resep 1

60 gram pegagan segar + 30 gram temu lawak, diblender dengan menambahkan 150 cc air, disaring, airnya dipanaskan sebentar hingga mendidih, setelah dingin diminum untuk 2-3 kali sehari.

Resep 2

10 kuntum bunga mawar + 30 gr temu giring, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 450 cc, disaring, airnya diminum untuk 3 kali sehari, setiap kali 150 cc.

Resep 3.

100 gr wortel + 100 gr tebu + 30 gr daun ketumbar, dijus, airnya diminum. Lakukan 2-3 kali sehari.Catatan :- untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel, atau panci kaca/pyrex- tetap konsultasi ke dokter.

Thank you for reading Tips Mencegah Serta Menangani Campak Pada Anak

Monday, April 3, 2017

Penyebab Bayi Kuning Setelah Lahir

Bayi kuning? pasti anda pernah mendengarnya atau bahkan pernah terjadi pada bayi Anda.

Kuning pada bayi baru lahir adalah munculnya warna kuning pada kulit dan jaringan tubuh bayi yang lainnya. Umumnya kuning terjadi 2-4 hari setelah bayi lahir.

Ada beberapa penyebab bayi kuning antara lain:
  1. Pada awal kelahiran sel darah merah mulai diuraikan untuk kemudian diganti dengan sel darah merah yang baru. Hal ini akan mengakibatkan kadar bilirubin meningkat, namun akan menurun dalam dua minggu sampai sebulan kemudian.
  2. Bayi yang lahir lebih awal atau prematur. Jika kuning pada bayi prematur lebih dari 10 mg/dL, bayi harus segera mendapat penanganan untuk menghindari timbulnya komplikasi.
  3. Kuning juga dapat terjadi akibat masalah dalam pemberian ASI, misalnya produksi ASI yang kurang di awal kelahiran sehingga bayi hanya mendapat sedikit ASI.
  4. ASI juga dapat sebagai penyebab bayi kuning (breastmilk jaundice). Jika terdapat kandungan hormon progesteron dalam ASI hal ini dapat mengakibatkan terganggunya proses penguraian bilirubin.
  5. Adanya kandungan enzim liprotein lipase pada ASI juga dapat membuat kadar bilirubin meningkat. Jika ini terjadi, ASI tetap dapat di berikan, namun jika kenaikan bilirubin terjadi terlalu cepat, hentikan pemberian ASI untuk sementara waktu.
  6. Penyebab bayi kuning lainnya adalah perbedaan golongan darah ibu dan bayi.
Sekitar 60% kuning terjadi pada bayi sehat, Anda tidak perlu terlalu khawatir, namun demikian sebagai orangtua Anda harus tetap memantau kondisi bayi.

Jika kuning terjadi pada hari pertama kelahiran, makin lama kuning makin nyata, bayi menjadi lemah disertai demam, maka segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Thank you for reading Penyebab Bayi Kuning Setelah Lahir

Monday, March 27, 2017

Kegiatan Agar Lebih Dekat Dengan Anak

Kesibukan yang sangat padat, kadang membuat hubungan emosional antara orangtua dan anak menjauh. Untuk itu, diperlukan usaha lebih untuk membangun kedekatan antara keduanya, salah satunya meluangkan waktu dan mengajak si kecil untuk melakukan kegiatan yang menarik.

Seperti yang dikutip dari sheknows, berikut 10 kegiatan yang bisa mendekatkan Anda dengan anak.

1. Ajak jalan-jalan

Jika Anda lebih sering menghabiskan waktu di rumah bersama si kecil, kali ini sempatkan diri untuk melakukan kegiatan di luar rumah. Misalnya, ajak anak belanja, mencoba toko kue terbaru atau hanya sekedar jalan-jalan di taman. Biarkan si anak memilih tempat yang ia inginkan. Ajak ia bercerita tentang kegiatannya, lama-lama ia akan mulai terbuka tentang dirinya.

2. Lakukan kegiatan yang mengundang adrenalin

Ganti kebiasaan menonton TV dengan bersepeda, bermain gokart, dan hal menantang lainnya. Walau menantang, cari kegiatan yang aman dan sesuai dengan usia anak. Si kecil akan terus mengingat kegiatan ini sebagai pengalaman seru.

3. Kerajinan tangan

Rancang sebuah benda yang bisa dikerjakan bersama. Menurut Caitlin Kavanaugh, editor favecrafts.com, kegiatan seperti ini tidak hanya bisa mengembangkan kreatifitas anak tetapi juga membuat ruang berkomunikasi dengan baik.

4. Berkebun

Hias halaman rumah dengan tumbuh-tumbuhan yang ditanam sendiri oleh Anda dan si anak. "Berkebun adalah kegiatan yang luar biasa untuk membawa orang tua dan anak menghabiskan waktu bersama!" kata Anette Pellico, penemu 'The Happy Gardener'. Berkebun dapat mengajarkan anak kita cara untuk bertanam dan hidup sehat.

5. Liburan

Melakukan perjalanan jauh tentunya akan menyenangkan jika dilakukan dengan orang yang kita sayangi. Selain dapat menelusuri tempat baru, kita juga memiliki waktu lebih banyak untuk bersama dan berbagi cerita. Ajak anak Anda untuk berlibur, walaupun harus menempuh perjalanan cukup jauh.

6. Berikan pertanyaan sebelum tidur

Sebelum tidur, tanyakan ia pertanyaan sederhana seperti :
  • Hal terbaik apa yang kamu rasakan hari ini?
  • Apa yang membuatmu sedih hari ini?
  • Apakah ada hal lucu yang terjadi hari ini?
Bill Corbett, penulis 'Love Limits' mengatakan,"terima apapun jawaban si anak, jangan menyebutkan hal yang dapat membuat mereka kecewa. Jika mereka merasakan ada yang berbeda, jawab saja bahwa semuanya baik-baik saja". Langkah sederhana ini dapat mempererat hubungan anak dan orangtua.

7. Berikan pijatan

Sentuhan kasih sayang dari seorang ibu pasti akan terasa berbeda. Pijatan yang nyaman tentunya membuat anak merasa perhatian dari ibunya.

8. Baca buku-buku bagus

"Baca buku yang anak Anda sukai setidaknya 10 menit. Membaca adalah salah satu kegiatan yang tepat untuk anak dan ibu, karena buku adalah salah satu hal yang membuat hubungan lebih dekat" kata Kathy Szaj, seorang penulis buku parenting.

9. Ajak mereka mencoba hobi Anda

Tidak ada salahnya mengajak si kecil untuk melakukan kegiatan yang menjadi hobi Anda. Ajak ia bersepeda, main golf, memasak atau menonton bioskop. Kenali dia dengan dunia dan kegiatan yang Anda suka.

10. Bertukar cerita

Pengalaman Anda akan menjadi cerita yang lucu untuk dibagikan dengan anak. Ceritakan bagaimana masa kecil Anda, berikan ia waktu untuk bertanya. Ini adalah saat yang pas untuk melonggarkan suasana.

Thank you for reading Kegiatan Agar Lebih Dekat Dengan Anak

Wednesday, March 22, 2017

Tips Mencegah Cacingan Pada Anak


Cacingan pada anak sebaiknya jangan dibiarkan begitu saja karena bisa menghambat pertumbuhan badannya, untuk itu cacingan pada anak ini harus segera di atasi. Cacingan bukan merupakan penyakit baru, tetapi karena penyakit ini tidak terlalu berbahaya, banyak masyarakat kita yang menganggapnya sepele. 

Anak-anak biasanya lebih mudah terinfeksi cacing bila dibandingkan dengan orang dewasa. Mengapa ? karena anak-anak kurang bisa menjaga kebersihan diri misalnya tidak mencuci tangan sebelum makan, tidak bisa membedakan makanan yang layak untuk dikomsumsi dan tidak bisa merawat kebersihan kukunya.

Dari mana saja cacing bisa masuk ke dalam tubuh anak ?
Melalui mulut : bersama dengan makanan yang tidak dicuci dengan bersih, atau tidak dimasak sampai matang.
Melalui pori-pori kulit : ketika berjalan-jalan tanpa menggunakan alas kaki di tempat dimana banyak terdapat cacing yang hidup di tempat yang kotor.

Akibatnya cacing yang masuk ke tubuh ini akan berkembang biak kemudian menyerap sari-sari makanan yang ada di dalam usus ataupun darah, sehingga sel-sel tubuh kita sendiri kekurangan sari makanan yang dibutuhkan untuk regenerasi sel dan pertumbuhan. Oleh karena itu mucul anggapan bahwa anak yang banyak makan tapi tetap kurus bisa jadi menderita cacingan. Tanda-tanda yang lain : perut buncit, rasa gatal di anus sehingga anak sering menggaruk, dan pertumbuhan fisik agak terganggu. Namun bisa juga cacingan terjadi tanpa menunjukan adanya gejala.

Berikut ada beberapa cara yang bisa dilakukan para orang tua untuk mencegah dan mengatasi cacingan pada anak.
  • Biasakan anak anda selalu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan
  • Usahakan kuku-kuku jari tangan anak tetap bersih.
  • Bila anak bermain di tempat becek biasakan mencuci kaki sebersih-bersihnya dengan sabun sewaktu mandi.
  • Usahakan anak anda jangan langsung tidur dengan kaki yang kotor karena becek. Telor cacing akan pindah ke seprai dan kemudian masuk melalui hidung sewaktu bernapas. 
  • Bila makan makanan dengan sayuran mentah usahakan dicuci bersih dengan PK [permanganas kalicus] sabun cair. 
  • Secara teratur tiga bulan sekali beri minum obat cacing pada anak anda – apalagi kalau ada keluhan rasa gatal-gatal di lubang duburnya. 

Penanganan yang benar terhadap masalah cacingan pada anak bukanlah dengan cara makan obat cacing melainkan dengan membiasakan dirinya untuk hidup secara bersih dan hygienis
Thank you for reading Tips Mencegah Cacingan Pada Anak

Monday, February 20, 2017

Penjelasan Gangguan kesehatan pada anak Kecil

Penjelasan Gangguan kesehatan pada anak Kecil
Gangguan kesehatan di anak usia Taman Kanak-kanak, di umumnya disebabkan sang beberapa faktor.Umumnya orang tua tidak menyadari menggunakan adanya gangguan kesehatan di anak, di hal itu sangat buat diketahui. Di masa pertumbuhan anak sangatlah penting buat dibina serta diawasi.Dengan supervisi dan bimbingan orang tua di anak-anak agar terhindar gangguan kesehatan di anak maka akan membantu pertumbuhan anak menjelang dewasa. Bagi orang tua baik siapapun itu binalah anak-anak kita dengan bimbingan yang baik dan terdidik pada pendidikan kepercayaan sebab itu bisa terhindar yang namanya gangguan kesehatan di anak.Tapi sebelum itu menangani gangguan kesehatan di anak marilah kita mengkaji pada berikut ini….
  • Kekurangan atau kelebihan kuliner
Tiap negara memiliki kebudayaan masing-masing, termasuk budaya makanan dengan ciri makanannya. Contohnya amerika mempunyai roti yang dimakan dengan daging cincang dibuat bulat pipih yg diklaim hamburger. Orang jepang, senang bahan kuliner mentah asal bahari seperti ikan, cumi akbar, sedangkan orang indonesia dikenal menggunakan coto, sup saudara, serta masih poly lagi. Umumnya setiap bangsa mempunyai ciri spesial sendiri sinkron kondisi lingkungan, serta kebutuhan akan kuliner yg bisa dimakan.

Tak jarang kali, kesehatan yang baik terjadi karena adanya perubahan padas diri anak, perubahan kekurangan zat makanan tertentu atau kelebihan. Kekurangan akan zat gizi tertentu diklaim defisiensi serta mengakibatkan tidak sehat bahkan sakit, sedangkan Bila kelebihan bisa menyebabkan juga banyak sekali penyakit. Kekurangan umumnya meliputi protein dan karbohidrat serta vitamin dan mineral, sedangkan kelebihan umumnya berkaitan dengan konsumsi lemak, protein dan gula.

  • Gangguan psikis
Kesehatan juga meliputi kesehatan psikis yg kelihatan dan adanya berbagai gangguan, temporer juga rutin. Pengertian temporer ialah muncul sewaktu-ketika tanpa diduga sebelumnya. Misalnya pada malam hari anak bermimpi yg menakutkan, pada pagi hari anak bangun dan merasa ketakutan. Gangguan yg bersifat rutin merupakan setiap akan disuntik, anak merasa takut sekali, menangis serta beronta-ronta. Anak yg pernah disuntik serta terasa sakit akibatnya secara psikologis anak sudah sakit sebelum disuntik. Beberapa gangguan psikis pada anak merupakan gangguan emosi, belajar, serta sosial.


  • Gangguan pada sosial
Gangguan sosial terjadi sebab tidak adanya ekuilibrium diri dengan lingkungan sekitarnya. Ana tak menyadari bahwa keberadaannya pada perlukan dan dievaluasi sang sahabat serta masyarakat. Awal gangguan sosial ini merupakan asal pendidikan orang tua yaitu pada ketika pertama anak melakukan tindakan yang galat, orang tua tidak menegur atau menegaskan bagaimana seharusnya.

  • Gangguan pada emosi
Gangguan ini menghambat tingkah laris anak. Terdapat sedikit masalah, anak bertingkah laku yg tidak bisa diterima oleh kita menggunakan akal sehat. Orang tua dan lingkungan perlu menagani anak secara hati-hati, sabar, rasional serta tegas. Wujud sikap anak ialah menghambat barang, merusak saudaranya, berguling-guling pada lantai, gagap serta ngompol.

  • Gangguan pada belajar
Keberhasilan belajar ditentukan oleh berbagai faktor antara lain faktor talenta, lingkungan, motivasi, peralatan sekolah atau belajar, syarat anak dan gizi.

  • Gangguan yang bersifat khusus
Gangguan ini bersifat organik dan umumnya disebabkan oleh kebiasaan. Sebenarnya Bila tak terlambat peristiwa ini dapat segerah diobati atau didesain normal pulang. Model gangguan spesifik ialah epilepsi, cerebral, palsy, anoerksi dan mageyot jari. Norma ini mula-mula tidak disadari anak, kemudian dilakukan sebab biasa. Pendekatan yang bisa kita lakukan merupakan dengan menegur serta mengawasi supaya tidak berbuat lagi.Akan tetapi Bila terdapat kelainan saraf itu relatif sulit diobati.


Thank you for reading Penjelasan Gangguan kesehatan pada anak Kecil

Tips Mencegah Gigi Keropos Pada Anak

Assalamualaikum wr wb, salam cerdas kreatif.


Gigi merupakan gambaran kesehatan tubuh seorang anak. Pada anak tertentu, gigi bisa rapuh atau mudah keropos meski rajin sikat gigi dan menjaga makanan. Konon kondisi ini ada hubungannya dengan keturunan.

Gigi adalah salah satu alat bantu pencernaan, yang juga merupakan pintu masuk dari seluruh kuman-kuman dan bakteri dari luar tubuh. Oleh karena itu, kesehatan mulut dan gigi, sangat penting untuk dilakukan. Hanya saja, anak-anak sering mengalami berbagai keluhan, misalnya gigi berlubang, gusi berdarah dan juga gigi keropos.

Gigi keropos, menurut drg. Risqa Rina Darwita, Ph.D., sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja. "Pada anak-anak, umumnya pada saat mereka masih memiliki gigi susu," jelas Dosen di Fakultas Kedokteran Kesehatan Gigi Universitas Indonesia, Jakarta ini. Yang paling sering terjadi, keroposnya gigi balita, akibat banyaknya plak yang menumpuk akibat banyaknya sisa susu yang menempel pada gigi.

Anak-anak yang suka memakan makanan yang manis-manis atau permen, dan diperparah dengan kurangnya orangtua memperhatikan kebersihan gigi si kecil, menyebabkan gigi menjadi mudah berlubang bahkan keropos. "Gigi susu yang keropos ini, nantinya masih bisa diganti dengan gigi tetap." Hanya saja pada beberapa anak yang telah mempunyai gigi tetap, ada yang tetap mengalami gigi keropos, meski rajin sikat gigi dan menghindari makanan yang manis-manis. 


Kerusakan Struktur Gigi

Secara struktur, gigi terdiri dari mahkota gigi, akar gigi, dan leher gigi yang ditutupi oleh gusi. "Semua bagian rongga mulut tersebut, apabila tidak dipelihara dengan baik akan mudah terserang oleh penyakit," terangnya. Terjadinya gigi keropos, lanjut Risqa, secara kedokteran disebut dengan Radang gigi Gangraena Pulpa atau Pulpitis.

Kekeroposan ini, terjadi akibat adanya kerusakan pada struktur gigi yang berdampak pada email (lapisan keras yang melindungi gigi) dan lapisan terluar dari gigi, yang terus menjalar pada lapisan dentin dan pulpa. Secara umum, gigi keropos bisa terjadi akibat beberapa sebab. "Timbunan plak dari makanan dan kurang asupan kalsium dan mineral, bisa mengakibatkan gigi keropos. Bahkan pada sebagian orang, gigi keropos juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan," ungkapnya lagi.

Umumnya, gigi keropos banyak disebabkan oleh adanya plak yang tidak dibersihkan. "Plak yang tidak dibersihkan dari lapisan luar gigi, akan menjadi tempat berkumpulnya mikroorganisme, dimana mikroorganisme tersebut akan mengeluarkan zat yang bersifat asam." Plak terjadi akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat (gula dan makanan yang mengandung perekat), seperti roti, sereal, susu, soda, buah-buahan, kue, atau permen yang tersisa pada gigi.

Bakteria yang tinggal di dalam mulut akan mencerna makanan-makanan ini, dan merubahnya menjadi acids (asam). Bakteria, asam, sisa makanan dan air liur yang menyatu pada plak, akan menempel erat pada gigi. Asam yang dikeluarkan oleh plak, lama kelamaan akan mengikis lapisan lembut email pada gigi, dan menyebabkan timbulnya lubang pada gigi, yang disebut Calvities atau Caries. "Kekeroposan terjadi akibat zat asam yang menghancurkan jaringan lunak (misalnya gingiva)."

Mikroorganisme - salah satunya streptococcus Mutant - bersifat menghancurkan jaringan email, disamping itu mikroorganisme ini juga mendukung perubahan plak yang tidak dibersihkan, lama kelamaan bisa menjadi karang gigi. "Bila kondisi ini dibiarkan, maka kerusakan ini akan terus menjalar ke bagian dentin dan pulpa," terangnya.

Bila kerusakan sudah mengenai dentin dan pulpa, apalagi bila sudah mengenai syaraf gigi yang menyebabkan gigi membusuk dan matinya syaraf pada gigi Gangraena atau Necrosis," terangnya. Bila syaraf gigi mati, maka lambat laun gigi akan runtuh sedikit demi sedikit dan menyebabkan gigi menjadi keropos. "Matinya syaraf gigi, juga berarti hilangnya fungsi gigi."


Unsur Penguat Gigi

Selain plak, gigi keropos juga bisa terjadi akibat kurangnya asupan fluor, yang bisa membantu gigi menjadi lebih kuat. "Saya pernah menemukan kasus dimana dalam satu masyarakat di daerah Kalimantan, mengalami gigi keropos," ungkap Risqa. Dari penelitian diketahui, ini terjadi akibat kurangnya asupan fluor (mineral). "Mereka minum dari air tadah hujan, yang tidak mengandung fluor," jelasnya.

Di lain pihak, gigi keropos pada anak-anak, bisa juga akibat adanya faktor keturunan. "Seorang ibu yang mempunyai gigi keropos, kemungkinan anaknya juga mengalami gigi keropos," paparnya. Sebab gen yang ikut terbawa pada bayi, bisa jadi gen yang kurang mengandung mineral dan kalsium dan menyebabkan anak juga mengalami kekurangan kalsium. "Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk banyak mengkonsumsi kalsium dan mineral."

Kebutuhan kalsium dan mineral, lanjut Risqa, memang sangat dibutuhkan untuk memperkuat email gigi. "Kebutuhan ini, sebenarnya bisa dicukupi dengan meminum air yang mengandung mineral, asupan gizi yang cukup - terutama vitamin D, dan menggosok gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluor." Vitamin D merupakan salah satu unsur pokok dalam metabolisme kalsium dan fosfor.

Jadi, usahakan anak-anak cukup mendapatkan vitamin D (dari sinar matahari pagi) setidaknya 10 mg per hari. Bila kebutuhan ini tidak terpenuhi, bisa jadi si kecil akan mengalami masalah pada penguatan struktur gigi, akibat adanya gangguan mineralisasi pada struktur tulang dan gigi. Sehingga serajin apapun si kecil menggosok gigi dan menghindari makanan yang manis-manis, ia tetap akan mengalami gigi keropos akibat kurangnya unsur yang bisa memperkuat gigi.


Hindari Pencabutan

Sebenarnya, gigi keropos bisa terjadi pada siapa saja. Umumnya, gigi keropos banyak terjadi pada orang yang telah berusia lanjut (Manula). Sebab pada manula, semakin lama tubuh semakin kurang dapat menyerap fluoride. Namun Risqa tidak menutup kemungkinan adanya anak-anak yang telah mengalami gigi keropos. "Kesehatan gigi, sangat dipengaruhi oleh kerajinan dan kedisiplinan anak dalam menggosok gigi," tegasnya.

Pada anak-anak yang telah mempunyai gigi keropos, Risqa menyarankan untuk segera di bawa ke dokter gigi untuk diperiksa. "Pemeriksaan ini diperlukan untuk mengetahui penyebab mengapa gigi menjadi keropos." Bila penyebab gigi keropos disebabkan adanya plak atau karang gigi, maka biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan pembersihan plak atau karang gigi tersebut. "Bila keroposannya masih dalam bentuk gigi berlubang, maka penambalan harus dilakukan di tempat yang berlubang."

Penanganan gigi keropos, jelas Risqa, tidak selalu harus dilakukan dengan pencabutan - yang merupakan ketakutan paling besar bagi anak-anak. "Dalam penanganan gigi saat ini, pencabutan gigi merupakan alternatif yang paling terakhir." Untuk memperbaiki gigi yang telah keropos, lanjutnya, sebenarnya bisa dilakukan dengan memberikan mahkota pada permukaan gigi. "Mahkota ini nantinya akan mengganti lapisan gigi yang telah keropos."

Kecuali, bila gigi yang keropos tersebut sudah sangat parah karena mulai membusuk dan syarafnya sudah mulai mati (necrosis), mau tidak mau gigi tersebut harus dicabut. Gigi yang berlubang atau yang telah membusuk harus segera ditangani, tuturnya, sebab bila tidak akan mengganggu kesehatan - bukan saja pada kesehatan di sekitar mulut (seperti sariawan), tapi juga pada anggota tubuh lainnya.

Gigi merupakan gambaran dari kesehatan tubuh kita. Seseorang bisa saja terkena hipertensi, penyakit jantung atau lainnya, hanya karena ia memiliki gigi berlubang atau gigi yang telah membusuk. "Kesehatan tubuh, bisa diakibatkan oleh adanya gangguan pada gigi, begitu juga sebaliknya. Karena tubuh merupakan satu kesatuan, yang saling terkait dengan unsur tubuh lainnya. Jadi, jangan anggap sepele kesehatan gigi ya," sarannya.

Tips Mencegah Gigi Keropos :

  • Gosoklah gigi sekurangnya dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Terutama, setelah makan dan sebelum tidur.
  • Bila perlu, setiap seminggu sekali lakukan kumur-kumur dengan obat kumur yang bisa membantu mencegah terjadinya plak dan karang gigi.
  • Sikatlah gigi dengan baik dan benar, yaitu dengan menjangkau ke seluruh permukaan gigi dan sela-sela gigi.
  • Sikatlah gigi dengan tekanan yang sedang, tekanan yang terlalu keras akan mengakibatkan email gigi rusak, begitu juga bila terlalu lunak yang bisa menyebabkan gigi kurang bersih. 
  • Kalau perlu, pergunakanlah dental floss atau benang gigi untuk membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang terselip pada sela-sela gigi.
  • Makanlah makanan yang bergizi dan seimbang. Hindari terlalu banyak memakan makanan yang mengandung karbohidrat, seperti permen atau makanan bertepung yang sisanya dapat melekat pada gigi.
  • Hindari penggunaan pasta gigi yang unsur fluoridenya terlalu rendah atau pun terlalu tinggi. Terlalu banyak fluoride, bisa mengakibatkan kerusakan gigi dan keracunan.
  • Minumlah air yang mengandung fluor atau mineral.
  • Lakukan pemeriksaan gigi setiap 6 bulan sekali, dan lakukan pembersihan plak dan karang gigi secara rutin.



Pertahankan Keasaman Gigi

Menyikat gigi secara rutin, terang drg. Risqa Rina Darwita, Ph.D., mampu menghindari menumpuknya sisa makanan pada gigi, yang bisa menyebabkan terjadinya plak atau karang gigi - yang bisa menyebabkan gigi lambat laun menjadi keropos. Namun, Risqa juga menganjurkan untuk tidak terlalu cepat menggosok gigi setelah kita mengkonsumsi makanan.

"Mulut kita, sebenarnya membutuhkan keasaman (pH) tertentu, yaitu pH 7," terangnya. Pada saat mulut kita mengunyah makanan, pH di dalam mulut lambat laun akan turun hingga mencapai pH kritis, yaitu 5,5. "Untuk mencapai pH yang normal, memerlukan waktu hingga mencapai 20-30 menit. "Bila kita terlalu sering ngemil, maka lambat laun gigi akan mudah keropos. Hal ini disebabkan oleh keasaman di dalam mulut, yang tidak normal."

Begitu juga pada anak-anak yang langsung menggosok gigi sehabis makan, karena saat kita menggosok gigi keasaman dalam mulut pun menurun. "Oleh sebab itu sebaiknya kita baru menggosok gigi, sekitar 20-30 menit setelah makan. Sehingga pH gigi pun, bisa tetap terjaga. "Saya menyarankan untuk lebih banyak berkumur dari pada menggosok gigi, sebab umumnya kita menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi," sarannya.

Pasta gigi, meski mengandung fluoride yang dibutuhkan gigi, namun juga mengandung deterjen (terlihat pada efek busa saat menggosok gigi). Padahal, deterjen tersebut juga tidak baik pengaruhnya pada gigi. "Dengan berkumur, sebenarnya kotoran dan sisa-sisa makanan pada gigi sudah terbuang. Atau kita juga bisa menyikat gigi dengan sikat gigi, tanpa harus menggunakan pasta gigi terlalu sering." (Rahmi)
Thank you for reading Tips Mencegah Gigi Keropos Pada Anak

Friday, February 10, 2017

6 Syarat Seputaran Bayi Baru Lahir Yang Wajib Dipahami

6 Syarat Seputaran Bayi Baru Lahir Yang Wajib Dipahami
1). Konstipasi

Bayi principle menerima asupan asi pada umumnya tidak mengalami duduk perkara konstipasi sebab asi mempunyai kadar laktosa yg tinggi yang bisa mencegah terjadinya konstipasi. Akan tetapi buat bayi baru lahir yg mendapatkan susu formula, konstipasi atau sembelit mampu dialami sang bayi. Sedangkan di bayi usia 6 bulan penyebab terjadinya konstipasi karena bayi mulai beradaptasi dengan kuliner pertama yg dikonsumsinya.

Bu, jangan khawatir sebab, dilema konstipasi di bayi bisa diatasi menggunakan memperbanyak cairan yang diasup, memberikan sayuran serta butir yang kaya serat. Akan tetapi Jika selama satu minggu bayi masih mengalami konstipasi usahakan kamu segera membawa bayi ke dokter.

2). Batuk serta pilek

Bayi akan mengalami batuk dan pilek pada satu tahun pertama kehidupannya. Hal ini ditimbulkan lingkungan lebih kurang bayi banyak virus yang mampu menyebabkan batuk dan pilek. Sedangkan tubuh bayi belum mampu secara maksimal melawan virus tesebut  karena sistem kekebalan tubuh bayi masih berkembang.

Apalagi untuk bayi yg sedang dalam tahap mengeksplorasi segala sesuatu dengan tangan dan mulutnya yg mampu mengakibatkan kuman masuk ke pada tubuhnya. Buat mengatasi batuk serta pilek di bayi baru lahir bisa kamu mampu menjemur bayi di pagi hari serta terus memberikan asupan asi.

3). Ruam popok

Ruam popok sering sebagai duduk perkara bagi bayi baru lahir. Ruam popok artinya kondiri iritasi yg terjadi di bagian tubuh bayi yg tertutup popok, misal di lipatan paha, bokong dan kemaluan. Ruam popok bisa menghasilkan bayi rewel karena merasa tidak nyaman serta menggangu aktivitas bayi.

Saran buat bunda, gantilah popok sesering mungkin buat tetap menjaga supaya permanen bersih serta kemarau. Kamu mampu mengganti popok sebesar 6-9 kali pada sehari. Dan jangan menggunakan tisu basah atau pembersih apapun yang mengandung alkohol buat membersihkan bagian tubuh bayi yang tertutup popok. Kulit bayi sangat sensitif sebagai akibatnya penggunaan pembersih mirip tisu basah bisa mengakibatkan iritasi kulit.  buat membersihkan, engkau relatif menyelupkan kapas bersih ke pada air hangat.

4). Diare

Sejak lahir, salah satu penyakit yang sering dialami bayi ialah diare. Masalah diare di bayi mampu ditimbulkan karena alergi susu, bakteri, juga indera makan bayi kurang higienis, padahal si kecil sudah mengonsumsi makanan padat pertamanya.

American academy of pediatrics merekomendasikan agar engkau tidak memberikan juz butir sebelum usia 6 bulan. Dan jika kamu ingin memberikan jus buah di bayi dan tak lebih berasal 4 ons perhari.

Buat mengatasi diare di bayi, kamu harus memastikan bahwa bayi tidak mengalami dehidrasi. Caranya dengan menyusui bayi sesering mungkin dengan perlahan. Selain itu tetaplah  menjaga kebersihan menggunakan mencuci tangan sebelum menyusui serta menggendong bayi serta memastikan bahwa perlengkapan makan yg digunakan bayi selalu bersih.

5). Gumoh

Gumoh dan muntah akan terjadi di kebanyakan bayi baru lahir serta hal tadi sangat wajar. Jadi bunda tidak perlu risi ya, karena gumoh biasa terjadi di usia bayi 12-16 minggu. Seiring  bertambah usia bayi, umumnya gumoh akan berhenti.

Buat membedakan gumoh dan muntah, kamu mampu melihat dari jumlah cairan yg keluar asal mulutnya. Jika gumoh yg terjadi seperti air yg mengalir ke bawah dengan jumlah yg tidak banyak serta terjadi menggunakan impulsif. Umumnya bayi setelah menyusui akan mengalami gumoh.

Sedangkan muntah mengeluarkan cairan atau kuliner dalam jumlah poly yg disertai menggunakan kontraksi pada otot perut. Bayi berusia 2 bulan mampu mengalami muntah karena adanya infeksi atau gangguan katup pada saluran cerna.

6). Sulit menyusui

Pada bebarapa bayi baru lahir akan mengalami persoalan kesulitan menyusui. Hal ini bisa disebabkan sang banyak faktor. Misal, posisi serta pelekatan menyusui yang belum tepat sebagai akibatnya membuat bayi belum mampu menyusui menggunakan baik. Mulut bayi yg belum mampu terbuka lebar buat menyusu pada areola.

Engkau mampu membantu bayi saat menyusui dengan membuka bibir atas dan bawah bayi kemudian menempelkan ke payudara. Saran buat MAK , seringlah menyusui supaya bayi terlatih menghisap puting dengan sahih serta buat merangsang produksi asi yg lebih.
Thank you for reading 6 Syarat Seputaran Bayi Baru Lahir Yang Wajib Dipahami

Makan Bayi Pendamping Asi

Makan Bayi Pendamping Asi
Kuliner yg paling primer merupakan asi. Semua gizi dan nutrisi yang dibutuhkan Panax quinquefolius bayi telah terkandung pada dalamnya, khususnya bagi bayi menggunakan usia pada bawah 6 bulan. Bayi yg telah berusia 6 bulan telah bisa diberi tambahan kuliner pendamping asi.

Kuliner pendamping asi adalah makan tambahan selain susu, hal ini diperbolehkan karena sistem pencernaan bayi telah hampir sempurna. Tetapi kuliner yg diberikan harus yang bertekstur lembut seperti bubur bayi. Bila salah memberikan pengenalan kuliner bayi ini bisa mengakibatkan gangguan pencernaan di bayi mirip terjadinya sembelit atau malah terjadinya perut kembung.

Anugerah makanan tambahan disebabkan sebab kebutuhan nutrisi buat bayi semakin meningkat dan hadiah asi saja telah tidak mencukupi lagi. Bayi yang telah berusia half dozen bulan harus menerima asupan mineral, protein serta karbohidrat principle tidak terkandung dalam asi.

Hadiah makanan tambahan wajib dilakukan secara bertahap sebab bayi butuh sosialisasi terlebih dahulu. Hadiah makanan tambahan harus diadaptasi kekentalannya agar bayi tidak tersedak. Usahakan pengenalan makanan bayi dimulai berasal satu jenis makanan, contohnya pisang, alpukat dan pepaya.

Umumnya bayi lebih suka dengan makanan yg cita rasanya cantik sang karena itu diberikannlah makan berupa buah. Tetapi bayi jangan diberikan buah saja, melainkan harus diberikan sayuran agar bayi menyukai sayuran pula. Anugerah makan bayi di usia 6-10 bulan harus bertekstur kental dan agak cair mirip bubur buah, bubur susu atau bubur sayuran.

Dan pada usia 10-12 bulan kuliner bayi wajib sedikit keras mirip bubur tim. Dan pada usia 12-24 bulan bayi mulai diberi makan yg relatif keras. Hindari kuliner-makanan yg bisa Mengganggu organ pencernaan.

Sebagai seorang bunda harus mengetahui jadwal hadiah makan tambahan. Sebaiknya pada bayi yg berusia 6 bulan, diberikan makan 2 kali sehari agar bayi tidak merasa bosan. Umumnya anugerah asi setiap 2 sampe three jam sehari, tetapi Jika sudah diberikan makan tambahan menjadi makanan pendamping asi, bayi diberikan asi kurang lebih 3 atau four jam.

Bila bayi sudah terbiasa menggunakan makan tambahan, maka porsi makanan tambahan pun di tingkatkan menjadi 3 kali.

Thank you for reading Makan Bayi Pendamping Asi

Neonatus Pada Anak ; Pertumbuhan Serta Perkembangannya

Neonatus Pada Anak
Masa neonatus merupakan dapat dikatakan dengan singkat Masa usia anak berasal sejak lahir kedunia sampai menggunakan four minggu (0-28 hari). Anak mengalami tubmuh dan berkembang tidak hanya di mulai berasal masa neonatus, namun sejak dalam kandungan. Oleh karena itu bayi baru lahir yg normal memiliki identitas menjadi berikut :
  • Berat badan 2500-3500 gram 
  • Panjang badan lahir 47 - fifty two cm 
  • Lingkar dada 30 - thirty eight cm 
  • Lingkar kepala 33 - thirty five cm 
  • Denyut jantung > 100 kali per menit 
  • Pernafasan di mnt pertama cepat 80 kali per mnt, lalu menurun kira-kira 40 kali per mnt 
  • Kulit merah, sebab pada bawah kulit terdapat lemak, vernik caseosa 
  • Kuku-kuku jari panjang 
Pada alat kelamin/genitalia bayi wanita: labia mayora telah menutupi labia minora Di bayi pria, testis telah turun ke skrotum Lanugo telah tak terlihat lagi.

Pada Masa neonatus ini terbagi dalam dua masa, yaitu diantaranya :

1). Masa portunate

Masa portunate pada bayi berlangsung antara fifteen - thirty mnt pertama semenjak bayi lahir hingga tali pusatnya dipotong. Tindakan-tindakan atau donasi yang diberikan pada bayi baru lahir (bbl) antara lain :
  • Membersihkan muka bayi, daerah mata, hidung dan ekspresi. 
  • Melaksanakan penilaian apgar skor di menit pertama dan mnt kedua. Apgar skor meliti a=apperence (rona kulit), pulse = denyut jantung, gremace (kepekaan refleks), a=activity (tonus otot-keaktifan bayi), r= respiratory (usaha nafas-pernafasan). 
  • Membebaskan jalan nafas bayi dengan cara ; menghisap lendir, darah, air ketuban yg terhisap bayi. 
  • Memotong tali pusat bayi yg terhubung dengan ari-ari sehingga ibu dan bayi terpisah, mengikat dan merawat tali pusat. 
  • Membersihkan badan bayi dari segala kotoran dengan menggunakan minyak, air hangat, sabun. 
  • Membungkus badan bayi agar tidak kedinginan. 
  • Membawa bayi ke ibunya untuk disusukan dan supaya mak lebih kenal lebih dini menggunakan bayinya. 
  • Melaksanakan pengukuran anthropometris bayi mencakup panjang badan, berat badan, lingkar kepala, lingkar dada, lingkar lengan.
  • Melakukan pemeriksaan pada seluruh tubuh bayi buat mengetahui apakah bayi lahir pada kondisi cacat/tidak yang mencakup pemeriksaan di ; arse, kurang lebih kepala, anggota gerak serta anggota tubuh lainnya.
2). Masa newborn infant

Masa newborn infant berlangsung pada ketika pengguntingan tali sentra, anak menjadi individu yang terpisah dan "berdiri sendiri".

Masa ini ditandai dengan penyesuaian terhadap lingkungan baru. Menurut kriteria kesehatan penyesuaian tercapai ditandai menggunakan terlepasnya tali pusat. Sedangkan berdasarkan kriteria psikologi, penyesuaian tercapai jika telah mencapai balik berat badan yang berkurang sehabis lahir dan mulai menampakkan gejala kemajuan perkembangan dalam tingkah laris (masa plateu).

3). Memberi serta memakaikan sandang bayi

Memasang dan memberi identitas bayi serta merawat mata pada keadaan higienis, rapi dan terbungkus hangat bayi dibawa ke ruang perawatan.

4). Penyesuaian utama rule harus dilakukan sebelum anak dapat memperoleh kemajuan perkembangan tingkah laku , yaitu :

Perubahan suhu pada rahim ibu dengan suhu lingkungan.
Perubahan pernafasan, sebelum lahir bayi bernafas dengan plasenta dan sehabis lahir bernafas dengan paru-paru. Menghisap serta menelan sebagai cara buat memperoleh makanan yg semula asal plasenta melalui tali sentra. Cara pembuangan melalui organ-organ sekresi yang mana sebelum lahir melalui plasenta dan tali sentra.

Keempat proses penyesuaian tadi terlihat menggunakan menurunnya berat badan fisiologis selama minggu pertama

Hari pertama sampai menggunakan minggu kedua asal kelahiran, berat badan bayi akan menurun karena bayi mulai kehilangan cairan melalui buang air akbar dan kecil, melalui keringat, uap air melalui pernafasan sedangkan pemasukan tak mencukupi, karena pemasukan air susu bunda (asi) masih kurang.

Turunnya berat badan tadi disebut penurunan berat badan fisiologis apabila penurunan berat badan tadi tidak boleh lebih berasal 10 the troubles Iranian berat badan lahir.

Pada masa neonatus, bayi akan lebih banyak tidur dan buat mempertahankan hidupnya neontaus diperalati dengan beberapa kemampuan-kemampuan antara lain :
  • Insting, 
  • Reflek serta 
  • Kemampuan buat belajar. 
  • Insting 
Insting artinya suatu kemampuan yg sudah ada semenjak lahir, bersifat psikofisis (mempunyai segi psikis serta fisik/jasmani) yg tujuan utamanya merupakan memberikan reaksi terhadap lingkungan menggunakan rangsangan yg khas dan terjadi tanpa belajar. Misalanya ; reaksi menyusui, kebutuhan akan rasa aman, naluri sosial yg memungkinkan anak berkomunikasi dengan lingkungan misalnya senyum Bila ibu mengajak bayi bicara.

Refleks
Refleks ialah suatu gerakan rule terjadi secara otomatis/impulsif tanpa disadari di bayi yang traditional. Perkembangan motorik bayi diawali menggunakan reflek-reflek yg sebagian sudah terjadi dalam kandungan. Reflek-reflek ini akan berkurang sejalan dengan pertumbuhan usianya.

Macam-macam reflek pada bayi antara lain :

1). Tonic neck reflek (reflek tonus leher) merupakan gerakan impulsif otot kuduk pada bayi traditional dimana Jika bayi ditengkurapkan, maka secara spontak bayi akan memiringkan kepalanya.
2). Rooting reflek (reflek menghisap) ialah artinya reflek terpenting dimana jika ADA sesuatu yg menyentuh daerah kurang lebih ekspresi bayi, maka bayi akan membuka mulutnya serta memiringkan kepalanya ke arah yg menyentuh.
3). Graps reflek (reflek menggenggam), jika tangan kita menyentuh telapak tangan bayi, maka bayi akan berusaha menggenggam tangan kita menggunakan bertenaga. Reflek ini juga berlaku di ke 2 kaki. Reflek ini akan menghilang setelah bayi melewati bulan-bulan pertama.
4). Moro reflek, berdasarkan pengertian para ahli, reflek moro merupakan suatu reaksi emosional yg ADA pada luar kemauan atau kesadaran bayi. Reflek ini akan timbul atau muncul ketika bayi diangkat atau direnggut secara kasar asal gendongannya. Bayi seolah-olah mendekatkan tubuhnya pada orang rule mendekpanya. Reflek ini tak jarang diikuti tangisan keras dari bayi. Reflek moro tidak mempunyai fungsi yg nyata dan Akan hilang menggunakan sendirinya pada saat rule relatif singkat.
5). Startle reflek (reflek mengehntak), ialah rekasi emosional berupa hentakan serta gerakan mirip mengejang pada lengan serta tangan serta seringkali diikuti dengan tangis rasa takut. Refek ini terjadi bila menggunakan datang-datang dikejutkan oleh bunyi yang keras dan cahaya yg terlalu kuat atau perubahan suhu yg mendadak contohnya bayi dimandikan di waktu bayi masih tidur, maka dia tersentak serta menangis.
6). Stapping reflek ialah suatu reflek kaki secara spontan bila bayi tadi diangkat tegak dan kakinya satu persatu di satu dasar, maka bayi akan melakukan gerakan melangkah. Reflek ini bersifat reflek belajar seolah-olah akan berjalan.


Thank you for reading Neonatus Pada Anak ; Pertumbuhan Serta Perkembangannya

Saturday, February 4, 2017

Pelayanan Kesehatan Pada Anak Dibawah Lima Tahun (Balita)

Pelayanan Kesehatan Pada Anak
1). Mengamati dan Memantau Pertumbuhan Balita dengan KMS

Pemberian makanan anak dan rujukan ke Puskesmas/ Rumah Sakit kondisi kesehatan anak, perkembangan anak, penanggulangan diare, imunisasi, kMS berisi catatan penting tentang pertumbuhan, pemberian kapsul vitamin A, pemberian ASI eksklusif dan Makanan Pendamping ASI. KMS (Kartu Menuju Sehat) untuk balita adalah alat yang sederhana dan murah, yang dapat digunakan untuk memantau kesehatan dan pertumbuhan anak. Oleh karenanya KMS harus disimpan oleh ibu balita di rumah, dan harus selalu dibawa setiap kali mengunjungi posyandu atau fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk bidan dan dokter. 

Agar tidak terjadi kesalahan atau ketidak seimbangan pemberian makan pada anak kMS-Balita menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi ibu dan keluarga untuk memantau tumbuh kembang anak. KMS juga berisi pesan-pesan penyuluhan kesehatan dan gizi bagi orang tua balita tenta ng kesehatan anaknya. Meningkatkan atau memulihkan kesehatan- nya kMS juga dapat dipakai sebagai bahan penunjang bagi petugas kesehatan untuk menentukan jenis tindakan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan dan gizi anak untuk mempertahankan.

Fungsi dan Manfaat KMS adalah :
  • Pelaksanaan imunisasi, pemberian kapsul vitamin A, pertumbuhan, perkembangan, meliputi: penanggulangan diare, sebagai media untuk mencatat dan memantau riwayat kesehatan balita secara lengkap, dan Makanan Pendamping AS kondisi kesehatan pemberian ASI eksklusifI
  • Bisa menjadi media edukasi untuk orang tua balita mengenai kesehatan anak
  •  Sebagai sarana komunikasi yang dapat digunakan oleh petugas untuk menentukan penyuluhan dan tindakan pelayanan kesehatan dan gizi.
2). Dengan Pemberian Kapsul Jenis Vitamin A

Pemberian Kapsul VitaminA Upaya perbaikan gizi masyarakat dilakukan pada beberapa sasaran yang diperkirakan banyak mengalami kekurangan terhadap Vitamin A, yang dilakukan melalui pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada bayi dan balita yang diberikan sebanyak 2 kali dalam satu tahun. 2. Jaringan epitel, untuk melawan penyakit misalnya campak, vitamin A adalah salah satu zat gizi dari golongan vitamin yang sangat diperlukan oleh tubuh yang berguna untuk kesehatan mata ( agar dapat melihat dengan baik ) dan untuk kesehatan tubuh yaitu meningkatkan daya tahan tubuh, diare dan infeksi lain.

Vitamin A terdiri dari 2 jenis :
  • Kapsul vitamin A biru ( 100.000 IU ) diberikan pada bayi yang berusia 6-11 bulan satu kali dalam satu tahun
  • Kapsul vitamin A merah ( 200.000 IU ) diberikan kepada balita
Pemberian vitamin A termasuk dalam program Bina Gizi yang dilaksanakan oleh Departemen Kesehatan setiap 6 bulan yaitu bulan Februari dan Agustus, anak-anak balita diberikan vitamin A secara gratis dengan target pemberian 80 % dari seluruh balita. Kekurangan vitamin A disebut juga dengan xeroftalmia ( mata kering ). Hal ini dapat terjadi karena serapan vitamin A pada mata mengalami pengurangan sehingga terjadi kekeringan pada selaput lendir atau konjungtiva dan selaput bening ( kornea mata ). Dengan demikian diharapkan balita akan terlindungi dari kekurangan vitamin A terutama bagi balita dari keluarga menengah kebawah.

3). Pelayanan Pos pelayanan terpadu (POSYANDU)

Untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bay oleh, posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya dari Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan

Contoh jenis pelayanan yang diselenggarakan Posyandu bagi balita yang terdiri dari :
  • Melakukan Penimbangan berat badan
  • Membuat Penentuan status pertumbuhan
  • Melakukan Penyuluhan
  • Segera ditunjuk ke Puskesma apabila ditemukan kelainan, jika ada tenaga kesehatan Puskesmas dilakukan pemeriksaan kesehatan, imunisasi dan deteksi dini tumbuh kembang.

4). manajemen terpadu balita sakit 

MTBS bukan merupakan suatu program kesehatan tetapi suatu pendekatan/cara menatalaksana balita sakit. Kegiatan MTBS merupakan upaya pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di unit rawat jalan kesehatan dasar (Puskesmas dan jaringannya termasuk Pustu, Polindes, Poskesdes, dll) Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) atau Integrated Management of Childhood Illness (IMCI) adalah suatu pendekatan yang terintegrasi/terpadu dalam tatalaksana balita sakit dengan fokus kepada kesehatan anak usia 0-59 bulan (balita) secara menyeluruh.

Kesakitan dan kecacatan pada bayi dan balit badan Kesehatan Dunia WHO telah mengakui bahwa pendekatan MTBS sangat cocok diterapkan negara-negara berkembang dalam upaya menurunkan angka kematiana Bila dilaksanakan dengan baik, pendekatan MTBS tergolong lengkap untuk mengantisipasi penyakit-penyakit yang sering menyebabkan kematian bayi dan balita di Indonesia. Upaya promotif (berupa konseling) dan upaya kuratif (pengobatan) terhadap penyakit-penyakit dan masalah yang sering terjadi pada balita perbaikan gizi, dikatakan lengkap karena meliputi upaya preventif (pencegahan penyakit).

Kegiatan MTBS ada 3 jenis komponen khas yang sangat menguntungkan, yaitu:
  • Sumber petugas kesehatan nya non-dokter dapat juga memeriksa dan menangani pasien asalkan sudah dilatih meningkatkan ketrampilan petugas kesehatan dalam tatalaksana kasus balita sakit (selain dokter)
  • Dapat memperbaiki sistem kesehatan (perwujudan terintegrasinya banyak program kesehatan dalam 1 kali pemeriksaan MTBS).
  • Dengan kata lain(meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam pelayanan kesehatan memperbaiki praktek keluarga dan masyarakat dalam perawatan di rumah dan upaya pencarian pertolongan kasus balita sakit)
Pelayanan Immunisasi

Misalnya lumpuh karena Polio, terhindar dari cacat, bahkan dapat terhindar dari kematian anak akan terhindar dari penyakit-penyakit, dengan imunisasi. Dan di Rumah saki Puskesmas, Praktek dokter atau bidan, imunisasi dapat diperoleh di Posyandu, Puskesmas Pembantu, Puskesmas Kelilingt Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit infeksi dengan menyuntikkan vaksin kepada anak sebelum anak terinfeksi. TBC, Polio, Pertusis (batuk rejan), anak yang diberi imunisasi akan terlindung dari infeksi penyakit-penyakit: Campak dan Hepatitis B Tetanus, sebagai berikut: Difteri. Polio, pertusis (batuk rejan), TBC, imunisasi bermanfaat untuk memberikan kekebalan pada bayi dan anak sehingga tidak mudah tertular penyakit: tetanus, difteri, campak dan hepatitis.

Thank you for reading Pelayanan Kesehatan Pada Anak Dibawah Lima Tahun (Balita)

Thursday, January 26, 2017

Yoga Untuk Anak

Assalamualaikum wr wb, salam cerdas kreatif.


Yuk, bantu anak Anda relaks, meregang, dan memperkuat diri dengan pose-pose yoga untuk anak. 
--------------------------------------------------
Orang tua tahu manfaat yoga untuk menenangkan, menyembuhkan otot kaku, dan meningkatkan kelenturan otot. Mengapa tidak mengajarkan kepada anak Anda?

Berikut ada tiga postur yang bisa dicobanya bersama Anda:

1. Big Ball Bends

Bantu si kecil membungkuskan badannya mengelilingi bola fitness seperti boneka kain yang lemas. Perlahan-lahan gerakkan bolanya ke depan dan belakang untuk memperdalam pose relaksasi ini.

2. Downward Dog

Postur ini sama seperti versi orang dewasanya tapi lebih mengasyikkan. Anak mulai dengan mengambil posisi di atas tangan dan lututnya. Bantu dia mendorong lengan dan kakinya agar lurus sehingga badannya membentuk huruf V terbalik. (Ini adalah posisi yang disebut downward dog). Bila anak Anda pernah melihat anjing sedang kencing, dia akan tertawa dengan langkah berikut ini: Minta anak Anda untuk menandai daerahnya dengan mengangkat satu kaki ke udara, satu per satu. Ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan keseimbangan dan kekuatan lengannya, juga untuk meregangkan pinggulnya.

3. Pose Pohon Apel

Minta anak Anda berdiri dengan punggung menempel di dinding. Bantu dia menekukkan satu kaki sehingga telapak kakinya menekan paha bagian dalam dari kaki yang berdiri. Bantu dia melatih keseimbangan dengan secara lembut mengubah posisinya sedikit menjauhi dinding. Minta dia mengangkat tangannya di atas kepala sambil saling mempertemukan kedua telapak tangannya.

Thank you for reading Yoga Untuk Anak