Showing posts with label Gizi Nutrisi. Show all posts
Showing posts with label Gizi Nutrisi. Show all posts

Saturday, September 12, 2015

Jenis Buah Terbaik Untuk Bayi

Buah mengandung serat dapat mencegah bayi sembelit. Serat yang tergolong prebiotik secara selektif akan dimanfaatkan oleh bakteri baik dalam usus untuk membantu mengurangi risiko diare.

Anda bisa mulai memperkenalkan buah pada bayi Anda setelah ia lebih dulu berkenalan
dengan makanan sumber karbohidrat seperti bubur beras atau bubur gandum.

Sebagai awal perkenalan, hindari buah yang rasanya masam seperti stroberi atau anggur yang masam. Buah yang terlalu masam akan membuat bayi melepeh, atau kalaupun ia menelannya, sistem pencernaannya yang belum sempurna bisa terganggu.

Pilih buah berserat halus seperti pisang atau alpukat. Pisang sejak lama telah menjadi favorit para ibu karena praktis dan bisa langsung diberikan. Cukup dikerok tipis-tipis dengan sendok dan disuapkan pada bayi. Anda juga bisa memberikan apel yang dikukus, dihaluskan, dan disaring.

Pepaya juga baik untuk bayi karena enzim papainnya mirip dengan enzim yang ditemukan dalam sistem pencernaan sehingga ideal untuk bayi. Tak perlu menambahkan gula karena bayi tak memerlukannya. Pemberian buah bisa dilakukan di antara waktu-waktu makan. Untuk pertama kali, sebaiknya berikan pada pagi menjelang siang agar bila terjadi reaksi alergi bisa segera diatasi.

Saat pertama berkenalan, bayi mungkin akan menolak karena merasa asing terhadap rasa baru yang dicicipinya. Tapi setelah pemberian kedua atau ketiga, bayi biasanya akan mulai menerima karena rasa yang ia terima sudah lebih familiar. Tetaplah telaten dan cobalah disiplin dengan waktu pemberian agar bayi juga terbiasa. Jangan lupa beri ia ciuman sebagai hadiah bila ia makan buahnya dengan baik.
Sejak mulai diperkenalkan makanan padat,  pada diet bayi sudah bisa ditambahkan dengan beraneka macam buah dan sayuran. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa beraneka macam buah dan sayuran adalah sumber yang padat nutrisi, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh; bahkan beberapa diantaranya tidak bisa diperoleh dari makanan hewani, seperti vitamin C dan berbagai zat antioksidan lainnya. Namun beberapa dari jenis buah dan sayur tidak cocok untuk bayi, karena sulit dicerna dan berpotensi tinggi menyebabkan alergi. Nah untuk itulah ibu atau orang tua harus memperoleh informasi yang jelas mengenai makanan yang akan ditambahkan untuk bayinya, karena bagaimanapun sistem pencernaan dan ketahanan tubuh bayi masih belum kuat. Tak hanya itu, cara penyajiannya pun juga perlu diperhatikan; selain harus benar-benar dipastikan kebersihannya, buah dan sayur juga perlu dihaluskan atau terkadang harus ditambahkan kedalam makanan padat utama seperti bubur atau tim nasi putih.
Advertisement
Jika bayi tidak bisa mentolerir makanan tertentu, misalnya menjadi diare, rewel, sulit BAB, hingga timbul reaksi alergi, maka orang tua perlu menghentikannya. Hal ini karena jika makanan dikombinasikan, akan sulit untuk mengetahui mana makanan yang bisa atau tidak diterima oleh bayi. Untuk itu disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan ahli kesehatan terpercaya atau dokter anak mengenai makanan pertama yang sesuai untuk diberikan kepada bayi Anda.

Nah, berikut ini adalah daftar buah dan sayuran terbaik dalam hal gizi dan sifat yang cocok diberikan kepada bayi saat mulai pertama diperkenalkan makanan padat (setelah 6 bulan kelahiran) :

Jenis sayuran dan Umbi-umbian

Jenis umbi-umbian umumnya memiliki tekstur yang lembut ketika dibuat bubur serta memiliki rasa manis alami, sehingga disukai oleh bayi. Anda bisa membuat bubur dari ubi jalar, larut, atau kentang rebus .
  • Wortel bagus untuk bayi karena kaya akan beta karoten (bentuk vitamin A), serta lembut dan rasanya manis bagus untuk kesehatan penglihatan.
  • Ubi jalar yang berwarna merupakan sumber kalium yang baik, vitamin C, dan serat. Namun pada umumnya ubi jalar yang berwarna oranye memiliki tekstur lebih lembut dan rasanya lebih manis plus sumber beta karoten yang bagus. Nutrisi-nutrisi tersebut bermanfaat membantu mencegah beberapa kanker dan efek radikal bebas. Bahkan ubi jalar setelah direbus bisa dibuat bubur dengan ditambahkan susu untuk diperkenalkan sebagai makanan padat pertama bayi.
  • Kentang mengandung vitamin C dan merupakan sumber kalium yang baik, juga dapat digabung dengan sebagian besar jenis sayuran.
Labu kuning: Labu kuning memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah dicerna, memiliki rasa yang manis dan jarang menyebabkan alergi; Oleh karena itu membuatnya sempurna sebagai makanan pertama untuk bayi. Labu kuning juga merupakan sumber betakaroten yang sangat baik serta berbagai nutrisi lain dan serat.
Baca juga : Labu Kuning (Waluh) sebagai MPASI Balita terbaik
Parsnip: Bentuk sayuran umbi ini mirip atau sama persis dengan wortel, namun warnanya lebih cerah kekunnigan atau putih. Ia menyediakan pati dan serat dalam jumlah yang baik, serta mengandung antioksidan, vitamin C dan vitamin E.

Jenis buah-buahan

Pisang : Pisang banyak mengandung gula, sehingga membuatnya sebagai buah sumber energi yang baik. Buah ini juga bertekstur lembut, serta merupakan sumber vitamin C, folat, zat besi, dan banyak nutrisi lainnya. Pisang juga baik untuk mencegah diare dan sembelit. Baca juga : Apakah Pisang baik untuk Makanan Bayi?
Pepaya : Daging pepaya sangat lembut sehingga mudah ditelan bayi, merupakan makanan yang baik untuk bayi yang sudah diperkenalkan makanan padat. Buah ini kaya akan vitamin C dan betakaroten, juga tinggi serat larut yang penting untuk fungsi usus normal. Pepaya juga mengandung enzim yang bermanfaat membantu pencernaan.
Jeruk : adalah buah yang sangat kaya akan vitamin C; yang tentunya sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas.
Mangga : Selain rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut, mangga banyak mengandung Vitamin K selain vitamin C dan Vitamin A. Namun sebaiknya tidak terlalu banyak memberikan mangga kepada bayi, karena tingginya serat dan gula bisa membuat bayi diare.
Buah Pir : teksturnya yang renyah dan sifatnya lembut dalam usus perut, serta tidak menyebabkan alergi, membuat buah pir menjadi makanan yang bagus untuk bayi.
Buah Plum atau prunes :  Plum dan prunes hampir tak memiliki perbedaan, keduanya tinggi serat, rendah kolesterol, bebas sodium, serta kaya akan vitamin A dan vitamin C.
Buah Cranberrie: Buah ini kaya akan vitamin A dan tidak meyebabkan alergi. Banyak bayi yang menyukai rasa dari buah yang juga tinggi antioksidan ini.
Buah Anggur : Banyak mengandung Vitamin, mineral, dan Kalsium, termasuk salah satu dari buah paling bergizi sedunia. Anggur bisa dihaluskan dan dicampur dengan makanan lain untuk bayi.
Kiwi : Buah kiwi kaya akan vitamin c, serat, kalium dan bahkan folat. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang enak, tentu akan disukai oleh bayi Anda.
Alpukat : Adalah buah yang lembut dan sangat sehat, yang sudah sangat populer diberikan kepada bayi diseluruh dunia. Alpukat mengandung lemak baik dan merupakan buah yang sangat tinggi nilai gizinya.
Apel : Buah yang satu ini sudah tak perlu diragukan lagi manfaatnya bagi kesehata. Ketahui info lebih lanjut di Khasiat Manfaat Buah Apel
Aprikot : Buah ini mengandung banyak betakaroten (ProVitamin A), vitamin C, dan senyawa likopen, merupakan makanan tambahan yang bagus untuk bayi.
Blueberry :  tinggi mengandung antioksidan, serat, vitamin A dan vitamin C. Namun coba berikan ini ketika bayi sudah berusia sekitar 8 bulan.
Melon : banyak mengandung vitamin A, vitamin C dan Kalsium. Melon juga kaya beta-karoten sehingga bagus bagi perkembangan mata pada bayi. Baca juga : Pentingnya Vitamin A  untuk perkembangan anak
Buah Ceri : Memiliki rasa yang manis dan lezat dan tentu saja sangat bergizi tinggi. Buah ini juga cocok untuk ditambahkan kedalam diet makanan padat bayi pertama.
Selalu berkonsultasi kepada dokter anak Anda sebelum memberikan jenis makanan padat atau tambahan apapun kepada bayi, karena mungkin setiap bayi memiliki kondisi yang berbeda. Berikan jenis buah atau sayuran yang baik untuk diet makanan padat pertama pada bayi secara bertahap dimulai dari jumlah sedikit.
- See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/buah-dan-sayur-terbaik-pada-bayi.html#sthash.F5coiDBo.dpuf
Sejak mulai diperkenalkan makanan padat,  pada diet bayi sudah bisa ditambahkan dengan beraneka macam buah dan sayuran. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa beraneka macam buah dan sayuran adalah sumber yang padat nutrisi, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh; bahkan beberapa diantaranya tidak bisa diperoleh dari makanan hewani, seperti vitamin C dan berbagai zat antioksidan lainnya. Namun beberapa dari jenis buah dan sayur tidak cocok untuk bayi, karena sulit dicerna dan berpotensi tinggi menyebabkan alergi. Nah untuk itulah ibu atau orang tua harus memperoleh informasi yang jelas mengenai makanan yang akan ditambahkan untuk bayinya, karena bagaimanapun sistem pencernaan dan ketahanan tubuh bayi masih belum kuat. Tak hanya itu, cara penyajiannya pun juga perlu diperhatikan; selain harus benar-benar dipastikan kebersihannya, buah dan sayur juga perlu dihaluskan atau terkadang harus ditambahkan kedalam makanan padat utama seperti bubur atau tim nasi putih.
Advertisement
Jika bayi tidak bisa mentolerir makanan tertentu, misalnya menjadi diare, rewel, sulit BAB, hingga timbul reaksi alergi, maka orang tua perlu menghentikannya. Hal ini karena jika makanan dikombinasikan, akan sulit untuk mengetahui mana makanan yang bisa atau tidak diterima oleh bayi. Untuk itu disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan ahli kesehatan terpercaya atau dokter anak mengenai makanan pertama yang sesuai untuk diberikan kepada bayi Anda.

Nah, berikut ini adalah daftar buah dan sayuran terbaik dalam hal gizi dan sifat yang cocok diberikan kepada bayi saat mulai pertama diperkenalkan makanan padat (setelah 6 bulan kelahiran) :

Jenis sayuran dan Umbi-umbian

Jenis umbi-umbian umumnya memiliki tekstur yang lembut ketika dibuat bubur serta memiliki rasa manis alami, sehingga disukai oleh bayi. Anda bisa membuat bubur dari ubi jalar, larut, atau kentang rebus .
  • Wortel bagus untuk bayi karena kaya akan beta karoten (bentuk vitamin A), serta lembut dan rasanya manis bagus untuk kesehatan penglihatan.
  • Ubi jalar yang berwarna merupakan sumber kalium yang baik, vitamin C, dan serat. Namun pada umumnya ubi jalar yang berwarna oranye memiliki tekstur lebih lembut dan rasanya lebih manis plus sumber beta karoten yang bagus. Nutrisi-nutrisi tersebut bermanfaat membantu mencegah beberapa kanker dan efek radikal bebas. Bahkan ubi jalar setelah direbus bisa dibuat bubur dengan ditambahkan susu untuk diperkenalkan sebagai makanan padat pertama bayi.
  • Kentang mengandung vitamin C dan merupakan sumber kalium yang baik, juga dapat digabung dengan sebagian besar jenis sayuran.
Labu kuning: Labu kuning memiliki tekstur yang lembut sehingga mudah dicerna, memiliki rasa yang manis dan jarang menyebabkan alergi; Oleh karena itu membuatnya sempurna sebagai makanan pertama untuk bayi. Labu kuning juga merupakan sumber betakaroten yang sangat baik serta berbagai nutrisi lain dan serat.
Baca juga : Labu Kuning (Waluh) sebagai MPASI Balita terbaik
Parsnip: Bentuk sayuran umbi ini mirip atau sama persis dengan wortel, namun warnanya lebih cerah kekunnigan atau putih. Ia menyediakan pati dan serat dalam jumlah yang baik, serta mengandung antioksidan, vitamin C dan vitamin E.

Jenis buah-buahan

Pisang : Pisang banyak mengandung gula, sehingga membuatnya sebagai buah sumber energi yang baik. Buah ini juga bertekstur lembut, serta merupakan sumber vitamin C, folat, zat besi, dan banyak nutrisi lainnya. Pisang juga baik untuk mencegah diare dan sembelit. Baca juga : Apakah Pisang baik untuk Makanan Bayi?
Pepaya : Daging pepaya sangat lembut sehingga mudah ditelan bayi, merupakan makanan yang baik untuk bayi yang sudah diperkenalkan makanan padat. Buah ini kaya akan vitamin C dan betakaroten, juga tinggi serat larut yang penting untuk fungsi usus normal. Pepaya juga mengandung enzim yang bermanfaat membantu pencernaan.
Jeruk : adalah buah yang sangat kaya akan vitamin C; yang tentunya sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas.
Mangga : Selain rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut, mangga banyak mengandung Vitamin K selain vitamin C dan Vitamin A. Namun sebaiknya tidak terlalu banyak memberikan mangga kepada bayi, karena tingginya serat dan gula bisa membuat bayi diare.
Buah Pir : teksturnya yang renyah dan sifatnya lembut dalam usus perut, serta tidak menyebabkan alergi, membuat buah pir menjadi makanan yang bagus untuk bayi.
Buah Plum atau prunes :  Plum dan prunes hampir tak memiliki perbedaan, keduanya tinggi serat, rendah kolesterol, bebas sodium, serta kaya akan vitamin A dan vitamin C.
Buah Cranberrie: Buah ini kaya akan vitamin A dan tidak meyebabkan alergi. Banyak bayi yang menyukai rasa dari buah yang juga tinggi antioksidan ini.
Buah Anggur : Banyak mengandung Vitamin, mineral, dan Kalsium, termasuk salah satu dari buah paling bergizi sedunia. Anggur bisa dihaluskan dan dicampur dengan makanan lain untuk bayi.
Kiwi : Buah kiwi kaya akan vitamin c, serat, kalium dan bahkan folat. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang enak, tentu akan disukai oleh bayi Anda.
Alpukat : Adalah buah yang lembut dan sangat sehat, yang sudah sangat populer diberikan kepada bayi diseluruh dunia. Alpukat mengandung lemak baik dan merupakan buah yang sangat tinggi nilai gizinya.
Apel : Buah yang satu ini sudah tak perlu diragukan lagi manfaatnya bagi kesehata. Ketahui info lebih lanjut di Khasiat Manfaat Buah Apel
Aprikot : Buah ini mengandung banyak betakaroten (ProVitamin A), vitamin C, dan senyawa likopen, merupakan makanan tambahan yang bagus untuk bayi.
Blueberry :  tinggi mengandung antioksidan, serat, vitamin A dan vitamin C. Namun coba berikan ini ketika bayi sudah berusia sekitar 8 bulan.
Melon : banyak mengandung vitamin A, vitamin C dan Kalsium. Melon juga kaya beta-karoten sehingga bagus bagi perkembangan mata pada bayi. Baca juga : Pentingnya Vitamin A  untuk perkembangan anak
Buah Ceri : Memiliki rasa yang manis dan lezat dan tentu saja sangat bergizi tinggi. Buah ini juga cocok untuk ditambahkan kedalam diet makanan padat bayi pertama.
Selalu berkonsultasi kepada dokter anak Anda sebelum memberikan jenis makanan padat atau tambahan apapun kepada bayi, karena mungkin setiap bayi memiliki kondisi yang berbeda. Berikan jenis buah atau sayuran yang baik untuk diet makanan padat pertama pada bayi secara bertahap dimulai dari jumlah sedikit.
- See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/buah-dan-sayur-terbaik-pada-bayi.html#sthash.F5coiDBo.dpuf
Thank you for reading Jenis Buah Terbaik Untuk Bayi

Sunday, July 26, 2015

Nutrisi Otak Agar Anak Cerdas

PASTIKAN Anda memberikan nutrisi yang cukup untuk otak si kecil agar ia tumbuh sehat dan juga cerdas karena dengan kekurangan salah satu nutrisi tersebut akibatnya perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan kognitif di masa selanjutnya pun akan turut terpengaruh (menurut suatu penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal, Inggris, tahun 2001).

Agar si kecil tumbuh sehat juga cerdas maka Kebutuhan yang diperlukan antara lain Lemak Pembangunan Otak, Lemak, terutama asam lemak (DHA dan ARA), adalah salah satu nutrisi yang penting untuk pertumbuhan otak dan mata si kecil. Kekurangan kedua jenis asam lemak esensial itu saat lahir berkorelasi dengan berat badan yang rendah, lingkar kepala yang kecil, dan ukuran plasenta yang rendah. Akibatnya perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan kognitif di masa selanjutnya pun turut terpengaruh. menurut suatu penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal, Inggris, tahun 2001.

Untuk mencukupi kebutuhan tersebut, berikan ASI seoptimal mungkin untuk si kecil. Sebab ASI terbukti mengandung asam lemak yang dibutuhkan otak untuk bisa berkembang. Dari studi yang dilakukan di The University of Kentucky Chandler Medical Center, Amerika Serikat, terbukti IQ bayi yang diberi ASI jauh lebih tinggi dibanding dengan yang tidak diberi ASI. Dan, pada saat anak mulai diberikan makanan padat, kebutuhan asam lemak itu bisa Anda penuhi dengan memberikan ikan, telur bebek, susu yang diperkaya DHA dan ARA, atau minyak jagung.

Karbohidrat Bahan Bakar Otak Glukosa dari makanan yang kaya karbohidrat merupakan bahan bakar otak yang amat penting agar otak berfungsi optimal. Proses pengolahan informasi dan mengingat dapat berjalan dengan baik dengan terpenuhinya kebutuhan glukosa otak tersebut. Ini semua bisa didapatkan dengan memberikan anak berbagai jenis kacang-kacangan, kentang, buah-buahan seperti pisang, sawo, serta sayur-sayuran misalnya singkong dan daun ubi jalar.

Sedangkan untuk Protein Pembentukan Neurotransmiter adalah senyawa asam amino yang berperan terhadap proses pengolahan informasi di otak. Kadar ini sendiri amat berpengaruh terhadap seberapa banyak protein yang ada dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari Kebutuhan ini bisa didapat dari ikan, daging, keju, yogur dan kacang-kacangan. Sedangkan kebutuhan buah-buahan, sayur-sayuran yang diperkaya antioksidan amat diperlukan untuk melindungi otak dari proses kerusakan sel-sel otak yang dapat menyebabkan kesulitan dalam mengingat, seperti proses belajarpun jadi lamban.
Thank you for reading Nutrisi Otak Agar Anak Cerdas

Gizi dan Nutrisi Penting Ibu Hamil

PERKEMBANGAN janin dalam kandungan sangatlah tergantung kepada makanan yang dikonsumsi ibu hamil. Oleh karena itu makanan bagi ibu hamil harus benar-benar diperhatikan apakah kandungan gizi dan nutrisi dari makanan yang dikonsumsinya sudah mencukupi kebutuhan ibu dan janinnya. Gizi atau nutrisi ibu hamil kondisinya sama saja dengan pengaturan gizi mengenai pola makan yang sehat. Hanya saja, ibu hamil harus lebih hati-hati dalam memilih makanan karena bisa berdampak juga bagi kesehatan janin yang sedang dikandungnya.

Kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil bertambah seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, khususnya ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua. Pada trimester kedua, janin tumbuh dengan sangat pesat, khususnya mengenai pertumbuhan otak berikut susunan syarafnya. Beberapa nutrisi penting yang diperlukan ibu hamil diantaranya adalah sumber kalori yaitu karbohidrat & lemak, protein, asam folat, vitamin B12, zat besi, zat seng, kalsium, vitamin C, vitamin A, Vitamin D, vitamin B6, vitamin E. Sedangkan nutrisi yang dibutuhkan bagi janin dalam kandungan diantaranya DHA, gangliosida (GA), asam folat, zat besi, EFA, FE dan kolin. Ibu hamil haruslah di beri dorongan agar mengkonsumsi makanan yang baik dan bergizi, ditambah kontrol terhadap kenaikan berat badannya selama kehamilan berlangsung. Kenaikan berat badan yang ideal berkisar antar 12-15 kilogram.

Kalori. Selama kehamilan konsumsi kalori haruslah bertambah dikisaran 300-400 kkal perharinya. Kalori yang di dapat haruslah berasal dari sumber makanan yang bervariasi, dimana pola makan 4 sehat 5 sempurna harus sebagai acuannya. Baiknya, 55% kalori di peroleh dari umbi-umbian serta nasi sebagi sumber karbohidrat, lemak baik nabati maupun hewani sebanyak 35%, 10% dari protein dan sayuran serta buahan bisa melengkapi.

Asama Folat. Janin sangat membutuhkan asam folat dalam jumlah banyak guna pembentukan sel dan sistem syaraf. Selama trimester pertama janin akan membutuhkan tambahan asam folat sebanyak 400 mikrogram per harinya. Jika janin mengalami kekurangan akan asam folat, maka hal ini akan membuat perkembangan janin menjadi tidak sempurna dan dapat membuat janin terlahir dengan kelainan seperti mengalami anenchephaly (tanpa batok kepala), mengalami bibir sumbing dan menderita spina bifda (kondisi dimana tulang belakang tidak tersambung). Asam folat yang bisa di dapat pada buah-buahan, beras merah dan sayuran hijau.

Protein. Selain menjadi sumber bagi kalori dan zat pembangun, pembentukan darah dan sel merupakan salah satu fungsi protein. Protein dibutuhkan oleh ibu hamil dengan jumlah sekitar 60 gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Protein bisa didapatkan dari kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging dan tahu.

Kalsium. Berfungsi dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi dan tulang janin. Dengan ada kalsium yang cukup selama kehamilan, ibu hamil dapat terhindar dari penyakit osteoporosis. Kenapa hal ini bisa terjadi? karena jika ibu hamil tidak memiliki kalsium yang cukup, maka kebutuhan janin akan kalsium akan diambil dari tulang ibunya. Susu dan produk olahan lainnya merupakan sumber kalsium yang baik, selain kalsium, susu memiliki kandungan vitamin lain yang dibutuhkan ibu hamil, seerti vitamin A, Vitamin D, Vitamin B2 vitamin B3 dan vitamin C. Selain dari susu, kacang-kacangan dan sayuran hijau merupakan sumber kalsium yang baik juga.

Vitamin A. Sangat bermanfaat bagi pemeliharaan fungsi mata, pertumbuhan tulang dan kulit. Selain itu vitamin A juga berfungsi sebagai imunitas dan pertumbuhan janin. Namun meskiun vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, namun jangan samapi berlebih dalam mengkonsumsinya, karena jika ibu hamil mengalami kelebihan vitamin A hal ini dapat membuat janin terganggu pertumbuhannya.

Zat Besi. Berfungsi di dalam pembentukan darah terutama membentuk sel darah merah hemoglobin dan mengurangi resiko ibu hamil terkena anemia. Zat besi akan diperlukan pada saat kehamilan memasuki usia 20 minggu. Kebutuhan akan zat besi sebanyak 30 mg per harinya. Zat besi dapat diperoleh pada hati, daging atau ikan.

Vitamin C. Tubuh ibu hamil memerlukan vitamin C guna menyerap zat besi. Selain itu vitamin C sangat baik guna kesehatan gusi dan gigi. Fungsi lain dari vitamin C adalah melindungi jaringan dari organ tubuh dari bberbagai macam kerusakan serta memberikan otak berupa sinyal kimia, hal terjadi karena vitamin C banyak mengandung antioksidan.

Vitamin D. Dapat meneyerap kalsium sehingga sangat bermanfaat dalam pembentukan dan pertumbuhan tulang bayi. Vitamin D dapat di dapat dari sumber makanan, susu, kuning telur atau hati ikan.

Jika ibu hamil tidak mengalami berbagai macam gejala seperti anemia, gusi berdarah dan gejala lainnya, maka ibu hamil tersebut dapat dikatakan telah mencukupi kebutuhan akan gizi dan nutrisinya. Hal yang lebih penting untuk mengecek kecukupan nutrisi selama kehamilan adalah tentunya melalui perkembangan berat badan selama kehamilan. Tentunya kenaikan berat badan berbeda-beda tiap bulannya. (Baca: Berat Badan Ideal Selama Kehamilan).

Namun bagaimana jika selama kehamilan ibu hamil mengalami kekurangan asupan gizi? maka hal ini bisa berdampak pada terjadinya bayi terlahir secara prematur, mengakibatkan keguguran, adanya kelainan bayi dalam sistem syarafnya, janin berkembang tidak normal, bahkan hingga menyebabkan kematian janin. Jadi, perhatikan betul mengenai asupan gizi selama kehamilan, yang perlu diingat, janganlah memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi karena kuantitas, tapi gizi yang berkualitas dengan komposisi yang berimbang dan cukup, itu yang terpenting.
Thank you for reading Gizi dan Nutrisi Penting Ibu Hamil

Friday, June 5, 2015

Apa Saja Makanan Ibu Hamil Muda?

Perasaan bahagia dan ceria pasti tampak pada seorang ibu yang hamil untuk pertama kali, namun kita harus mempersiapkan berbagai jenis makanan ibu hamil muda. Sebenarnya ada beberapa pantangan yang harus diketahui oleh para ibu yang hamil, misalnya seperti menghindari makanan yang pedas, daun pepaya, ataupun jenis makanan lain yang dapat membuat sakit perut. Karena bila sang ibu sakit maka kandungan di dalam rahim juga beresiko terkena dampaknya.

Sebagian besar ibu pertama hamil merasakan rasa tidak enak pada perut ataupun perut terasa mual. Sehingga beberapa ibu tidak doyan makan untuk sekian waktu, namun bila ini dibiarkan juga tidak baik untuk kesehatan janin dan sang ibu. Di situasi ini sebaiknya para ibu mencari makanan yang dapat dimakan tanpa dimuntahkan kembali, sebab ibu dan janin memerlukan energi dan gizi agar tetap sehat selama masa kehamilan.

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Muda

Berikut ini beberapa makanan ibu hamil muda yang mudah untuk didapatkan antara lain:
1. Makanan Berkarbohidrat Tinggi
Karbohidrat merupakan salah satu gizi yang harus dipenuhi selama masa kehamilan. Makanan berkarbohidrat tinggi berguna untuk mengisi keperluan kalori ibu hamil dan sang bayi dalam kandungan. Karbohidrat dalam kadar tinggi dapat ditemui di dalam nasi, jagung, kentang, sereal, dan roti.
2. Makanan Mengandung Protein
Menurut ilmu kesehatan bahwa protein berguna untuk membentuk jaringan sel baru dalam tubuh, dan juga berfungsi untuk regenerasi sel-sel yang rusak dalam tubuh. Begitu pula dengan sang janin dalam kandungan ibu, dia sangat memerlukan protein dengan jumlah yang cukup. Protein dalam jumlah besar dapat kita dapatkan pada menu makanan yang berbahan dasar daging, telur, ikan, dan kacang-kacangan.
3. Makanan Mengandung Asam Folat
Asam folat sangat penting bagi pertumbuhan janin sejak awal kehamilan. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan bayi akan mengalami gangguan pada tulang belakang, lahir prematur, dan berkemungkinan otak mengalami kekurangan. Oleh karena perbanyaklah konsumsi makanan berasam folat seperti pada sayuran hijau, kacang-kacangan, buah, ataupun gandum.
4. Makanan yang Berkalsium, Bervitamin Serta Zat Besi
Ketiga jenis makanan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kesehatan dan pertumbuhan organ janin. Pembentukan tulang janin memerlukan konsumsi kalsium yang cukup setiap harinya.

Mengatur Pola Makan Ibu Hamil

Nutrisi ibu hamil muda di atas harus dipenuhi dengan baik selama masa kehamilan hingga melahirkan. Selain itu ibu hamil juga perlu untuk mengatur pola makan setiap harinya.
Buatlah jadwal makan sehari 5 kali untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kalori bagi tubuh ibu dan janin. 3 kali makan dengan porsi biasa serta 2 kali makan selingan, usahakan setiap kali makan memenuhi kriteria makanan ibu hamil muda yang sehat di atas.
Thank you for reading Apa Saja Makanan Ibu Hamil Muda?

Wednesday, June 3, 2015

Air Kelapa untuk Ibu Hamil

Pernahkan anda mendengar mitos mengenai air kelapa untuk ibu hamil? Ya, sejak dulu air kelapa dipercaya dapat menguatkan kandungan ibu hamil. Air kelapa yang diminum ibu yang sedang hamil dipercaya dapat membuat bayi yang akan lahir sehat. Nenek moyang mungkin memanfaatkan air kelapa karena ketersediaannya yang melimpah di Indonesia, namun tahukah anda setelah diteliti ternyata air kelapa memang mengandung berbagai macam zat yang menyehatkan bagi ibu hamil maupun yang sedang tidak hamil?

Air Kelapa untuk Ibu Hamil dan Kandungan Gizinya

  1. Protein; air kelapa memiliki kandungan protein yang tinggi. Kandungan protein air kelapa adalah 0,72 gram tiap 100 gram air kelapa. Kandungan protein tersebut cukup tinggi mengingat kebutuhan protein manusia rata-rata hanya 1 gram protein per hari.
  2. Serat; air kelapa merupakan minuman yang kaya akan serat. Air kelapa setidaknya mengandung 1,1 gram serat tiap 100 gram air kelapa. Manusia memerlukan 18 gram serat per hari. Mengkonsumsi air kelapa cukup untuk memenuhi kebutuhan serat harian anda.
  3. Kalsium; air kelapa mengandung 24 mg kalsium tiap 100 gramnya. Mengkonsumsinya mampu memenuhi kebutuhan kalsium harian anda.
  4. Antioksidan; air kelapa merupakan minuman yang kaya akan antioksidan. Air kelapa mengandung karbohidrat, magnesium, vitamin C serta B yang berguna sebagai antioksidan. Air kelapa dapat membantu kesehatan ibu hamil.

Air Kelapa untuk Ibu Hamil

  1. Antitoksik; air kelapa untuk ibu hamil dapat berguna sebagai penawar racun. Air kelapa mengandung asam lauric yang juga terdapat pada asi. Asam lauric ini dapat menawarkan racun dalam darah sehingga mengurangi timbulnya penyakit untuk ibu hamil maupun bayi yang dikandung.
  2. Melancarkan saluran kemih; infeksi saluran kemih sering terjadi pada ibu hamil. Untuk mengatasinya mudah, yaitu dengan meminum air kelapa. Air kelapa baik untuk membersihkan saluran pencernaan sehingga dapat membantu mempercepat keluarnya racun dalam tubuh.
  3. Elektrolit alami; air kelapa berfungsi sebagai elektrolit alami. Air kelapa memiliki keseimbangan yang sama dengan darah kita dengan kandungan kalium, protein, mangan, serat serta vitamin C yang berperan untuk menjaga stamina dan daya tahan ibu hamil.
  4. Mencegah kram kaki; ibu hamil sering sekali mengalami kram kaki. Kram kaki disebabkan oleh kurangnya kalium. Air kelapa merupakan minuman yang memiliki kadar kalium yang tinggi sehingga mampu mencegah terjadinya kram kaki.
Mitos mengenai air kelapa ternyata memang benar. Air kelapa untuk ibu hamil dapat membantu menyehatkan, ibu dan bayi serta menguatkan kandungan. Air kelapa mengandung banyak zat yang mampu melancarkan proses kehamilan. Air kelapa untuk ibu hamil sangat disarankan untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.
Thank you for reading Air Kelapa untuk Ibu Hamil

Tuesday, June 2, 2015

Perlukah anak konsumsi Vitamin Tambahan?

Setiap orang tua sangat mengharapkan anaknya tumbuh sehat dan cerdas, akan tetapi banyak hal yang membuat orang tua khawatir dengan perkembangan anaknya seperti anak yang sulit makan sehingga anak terlihat kurus, saat anak sakit atau saat anak terlihat lesu. Disaat seperti ini orangtua dapat saja memberikan vitamin tambahan untuk anak karena jika anak susah makan tentu saja asupan vitamin yang di butuhkan oleh tubuh belum dapat terpenuhi dan vitamin tambahan dapat melengkapi nutrisi yang di butuhkan tubuh anak.

Kondisi lain dimana anak memerlukan vitamin tambahan adalah jika anak belum mempunyai pola makan yang teratur, anak terlalu aktif dan tidak di imbangi dengan pola makan yang teratur, anak yang terlau sering mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda karena di khawatirkan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak belum terpenuhi dengan seharusnya sehingga membuat anak harus mengonsumsi vitamin tambahan. Ada banyak jenis vitamin tambahan yang beredar di pasaran mulai dari sirup, jelly maupun tablet dengan aneka warna dan bentuk yang lucu-lucu, akan tetapi yang harus di perhatikan tentu saja kandungan nutrisi yang terdapat di dalam si vitamin tambahan  ini.

Diluar kondisi seperti di atas, pemberian vitamin tambahan kepada anak bisa saja di abaikan karena jika anak sudah memiliki pola makanan yang teratur dengan asupan nutrisi terkontrol tentu saja membuat anak kecukupan gizi dan nutrisi. Anak yang lincah dan sehat bukan berarti tidak memerlukan vitamin tambahan karena pada satu waktu tertentu si anak akan mengalami gangguan makan dan sakit dimana biasanya pada masa ini anak akan sulit untuk di suruh makan sehingga memerlukan bantuan asupan vitamin tambahan.
Sebaik-baiknya vitamin tambahan tentu lebih baik jika anak memenuhi nutrisi mereka melalui makanan harian seperti sayuran dan buah-buahan, vitamin tambahan diberikan pada kondisi tertentu saja. Apakah anak anda memerlukan vitamin tambahan?
Thank you for reading Perlukah anak konsumsi Vitamin Tambahan?

Mengenal Lemak Baik untuk Anak

Lemak, jika mendengar kata ini pikiran kita biasanya akan mengacu pada hal-hal buruk seperti kegemukan, sumber penyakit, kolesterol dan lain sebagainya walaupun sebenarnya banyak hal baik lainnya dari si lemak ini sendiri. Lemak di butuhkan oleh tubuh sama hal nya seperti tubuh membutuhkan protein dan karbohidrat untuk pertumbuhan, yang perlu di perhatikan adalah asupan lemak yang masuk ke dalam tubuh sehingga tidak merugikan kesehatan terutama pada anak.
Fungsi lemak untuk tubuh, antara lain:
  1. Mendukung perkembangan dan fungsi otak, artinya lemak baik untuk kecerdasan anak .
  2. Sebagai sumber energi yang bermanfaat membantu anak dalam menjalani aktivitas harian mereka sehingga tidak cepat lelah
  3. Membantu peyerapan berbagai vitamin
  4. Memberi rasa kenyang sehingga dapat mengurangi keinginan ngemil
Beberapa jenis makanan sumber lemak yaitu:
  1. Kacang-kacangan seperti kedelai, kacang tanah, mede dan lain-lain yang merupakan sumber nutrisi yang kaya lemak tak jenuh.
  2. Alpukat, lemak dalam buah alpukat dapat menghambat dan menghancurkan sel-sel kanker mulut
  3. Algae dan tumbuhan laut lainnya dimana lemak yang terkandung di dalamnya dapat mengurangi resiko peyakit jantung
  4. Mentega, lemak pada mentega berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh
  5. Ikan laut dan Minyak ikan, kaya akan omega 3 yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak anak
  6. Kuning telur dan susu
Jaga keseimbangan antara lemak baik dan lemak jahat yang masuk ke dalam tubuh agar anak terhindar dari resiko obesitas. Kenaikan berat badan secara berlebihan pada anak merupakan salah satu tanda bahwa lemak jahat lebih banyak dari pada lemah baik di dalam tubuh. Ajak anak untuk melakukan rutinitas harian yang banyak bergerak untuk mengurangi lemak jahat di dalam tubuh, alihkan keinginan anak untuk ngemil dengan kegiatan lain serta jaga pola makan anak dengan mengatur menu yang dapat membuat anak merasa kenyang sehingga anak tidak banyak ngemil makanan lainnya
Thank you for reading Mengenal Lemak Baik untuk Anak