Showing posts with label Bermain. Show all posts
Showing posts with label Bermain. Show all posts

Saturday, July 30, 2016

Pendidikan Mainan Bayi Usia 1 Tahun

Setiap orangtua ingin hal yang sama untuk anak-anak mereka supaya tumbuh menjadi dewasa dan bahagia. Hal ini tidak untuk orangtua yang stres atas perkembangan pendidikan bayi mereka. Usia 6 bulan adalah saat yang penting untuk bayi menjadi lebih komunikatif dengan lingkungannya. Artikel ini membahas mengapa pendidikan mainan untuk anak 1 tahun penting untuk perkembangan bayi Anda.
Bola hanya permainan sederhana untuk dimainkan di taman atau kebun, tetapi ketika bayi sedang belajar untuk merangkak, berdiri dan berjalan menjadi mainan pendidikan yang penting untuk memperkuat otot-otot kaki bayi Anda.

Pertama Anda harus duduk di lantai sambil memegang bayi Anda menghadap jauh dari Anda. Menempatkan bola di depan kaki mereka dan mendorong mereka untuk menendang dari Anda. Memberikan pujian setiap kali mereka melakukan kontak dengan Anda dan ini akan memberikan mereka keyakinan. Lain waktu Orangtua dan bayi mereka dapat bermain bola bersama, menendang bola satu sama lain antara orangtua dan bayinya. Permainan ini dapat meningkatkan saraf motorik bruto bayi dan keterampilan berkoordinasi selain kesenangan.

Sebagai bayi yang berusia 1 tahun mereka akan mulai mengoceh kata seperti suara. Untuk membantu meningkatkan bayi Anda secara verbal dan ketrampilan mendengar, Anda dapat menggunakan boneka atau benda yang berbentuk sesuatu untuk membuat animasi cerita. Anda bisa membeli barang tersebut atau membuat sendiri. Anda menceritakan sebuah cerita sederhana yang menggunakan boneka atau benda lain. Sehingga mereka bisa berinteraksi dengan Anda.

Bentuk mainan pendidikan akan membantu mengembangkan keterampilan motorik halus bayi Anda. Banyak toko mainan yang menawarkan berbagai macam mainan untuk bayi, Anda harus bisa memilih  dari berbagai bentuk,warna dan bunyi yang berbeda sehingga bayi Anda tidak akan bosan. Seperti gitar, drum, atau peralatan makan dan masak-masakan. Mainan tersebut akan membuat Anda sakit tapi bayi Anda akan menyukainya.

Bayi mulai memahami bahasa dan mengembangkan keterampilan motorik halus sebelum mereka dapat benar-benar berbicara. Berbagai bentuk mainan dapat meningkatkan keterampilan komunikasi bayi Anda. Benda-benda yang mereka angkat atau bawa dapat memungkinkan Anda untuk lebih memahami apa yang bayi Anda inginkan.

Berbagai maianan pendidikan untuk bayi 1 tahun sangat luas. Ada produk yang sesuai dengan setiap orangtua dan bayi, apakah itu bola, rattle buatan sendiri atau menantangani mainan bayi. Ketika memilih mainan berpikirlah tentang keterampilan yang bayi Anda akan kembangkan dan mencoba untuk meningkatkan indera dari waktu ke waktu
Thank you for reading Pendidikan Mainan Bayi Usia 1 Tahun

Sunday, July 26, 2015

Tips Aman Berenang dengan Ban

BERENANG merupakan salah satu kegiatan yang sangat baik bagi si kecil di masa pertumbuhannya. Di samping bisa bermanfaat untuk kesehatan jasmaninya ternyata berenang memiliki manfaat yang sangat banyak salah satunya adalah meningkatkan IQ-nya. Namun kegiatan berenang bukan tidak ada resikonya, salah satunya adalah resiko tenggelam. Oleh karena itu agar kegiatan berenang dengan ban menjadi lebih aman, silahkan simak tips-tips berkut ini:
  • Pilih ban renang yang pas dengan ukuran anak.
  • Bagi si 1 tahun, pilihban kecil dengan penyangga kaki yang memenuhi standar keamanan. Untuk anak di atas 3 tahun, pilih ban tanpa penyangga kaki.
  • Pakaikan ban dengan benar (tubuh anak masuk ke dalam lingkaran ban). Hindari mendudukkan si kecil di atas ban, meski Anda mendampinginya.
  • Dampingi anak saat berenang. Jangan biarkan dia berenang terlalu jauh meski menggunakan ban. Sebaiknya batasi si balita agar berenang di bagian kolam renang anak (kedalaman 30-50 cm).
Thank you for reading Tips Aman Berenang dengan Ban

Mengajak Bayi Jalan-Jalan Di Sekitar Rumah

MENGAJAK bayi kita jalan-jalan merupakan aktivitas yang menyenangkan untuk mengenalkannya kepada lingkungan sekitar. Selain sebagai sarana refreshing dan mencari udara segar, keluar rumah juga bisa sebagai sarana sosialisasi baginya. Apalagi jika acara jalan-jalan dilakukan dikompleks perumahan yang biasanya banyak teman sebayanya. Begitu banyak manfaat aktivitas ini, namun Anda juga perlu memperhatikan hal-hal berikut ini agar acara jalan-jalan bisa menyenangkan dan berjalan lancar sesuai harapan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengajak si kecil jalan-jalan keluar rumah:
  • Cek dulu kondisi si kecil, apakah dia sedang fit atau tidak. Jika terlihat sakit atau lemah, letih dan lesu sebaiknya ditunda dulu sampai kondisinya fit.
  • Pakaikan baju yang nyaman, bila perlu pakaian topi atau selimut jika udara di luar terasa berangin atau terlalu dingin.
  • Pilih waktu yang tepat untuk keluar rumah. Misalnya pagi hari ketika matahari belum terlalu menyengat atau sore hari sehabis mandi ketika hawa sudah cukup sejuk bagi anak.
  • Pilih sarana yang dirasa nyaman untuk si kecil maupun orang tua, misalnya mau pakai kereta bayi atau menggunakan gendongan.
  • Jagalah emosi Anda, jika dia mulai rewel mungkin memang saatnya untuk pulang. Jangan terlalu lama batasi acara jalan-jalan ini 1-2 jam.
  • Bawalah perlengkapan bayi seperlunya misalnya popok, baju ganti, tisu basah, kapas, alas bayi atau perlak dan mainan si kecil.
  • Kekebalan bayi masih lemah, jauhkan dari bayi lain di jalan yang kelihatan sakit atau jauhi tempat-tempat yang kotor dan berpolusi
Thank you for reading Mengajak Bayi Jalan-Jalan Di Sekitar Rumah

Sunday, May 31, 2015

Ajak Bayi BerKaca

Berbagai permainan cermin ini akan melatih motorik halus dan motorik kasar bayi. Anda juga bisa lebih membangun bonding dengan si bayi. Lakukan dengan gembira!
  1. Tummy fun. Bayi senang melihat bayangannya di cermin. Letakkan dia di depan cermin, saat tummy time. Bayi akan terdorong berlatih mengangkat kepalanya sebagai tahapan persiapan untuk merangkak.  
  2. “Itu kamu, sayang!” Letakkan bayi Anda di atas pangkuan di depan cermin. Tunjukkan kepada bayi bayangannya di cermin. Sentuh bagian-bagian wajahnya sambil menunjukkan kepadanya dan menyebutkan namanya. Misalnya, “Ini hidungmu, sayang…”, “Yang ini telinga!” dan “Yang ini namanya rambut.” Sekali pun bayi Anda belum mengerti istilah yang Anda sebutkan, dia menikmati permainan ini.
  3. Tiru gerakan. Berdiri atau duduk di depan sebuah cermin besar, dan pegang bayi di depan Anda. Lakukan gerakan sederhana, seperti mengangkat salah satu tangan, menggelengkan kepala, atau menyentuh hidung. Katakan kepadanya apa yang sedang Anda lakukan. Bila bayi merespons dengan melakukan suatu gerakan, Anda tiru gerakan tersebut. Dia akan memahami Anda sedang meniru tingkahnya.
  4. Buat suara. Buatlah mimik-mimik lucu, dan berbagai ekspresi wajah di depan cermin untuk ditiru anak. Gerakkan lidah Anda ke atas, ke bawah, dan ke kanan ke kiri sambil mengeluarkan suara, misalnya “lalala.” Lakukan permainan menggunakan bibir, seperti mencium dan tersenyum, dan buatlah suara-suara dengan beragam bentuk bibir. Contohnya, “aaa”, “ooo”, “eee”, “uuu.” Gantian tirukan mimik wajah dan suara si bayi.
Thank you for reading Ajak Bayi BerKaca