Monday, February 20, 2017

Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan

Mereka yang suka minum kopi beralasan, bahwa minum kopi di pagi hari dapat membuat pikiran lebih fresh dan meningkatkan suasana hati, yang hal ini sangat baik untuk mengawali aktivitas di pagi hari. Kopi juga diyakini masyarakat dapat mengurangi rasa kantuk, dimana ini karena kandungan kafeinnya. Minuman ini digemari baik oleh pria maupun wanita.

Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan

Sebaliknya, ada juga orang-orang yang menilai bahwa kopi adalah minuman tidak sehat karena kandungan kafeinnya yang kurang baik bagi kesehatan.

Hal ini ada benarnya jika seseorang mengonsumsi kafein dalam jumlah yang berlebihan. Intinya, kopi tidak menimbulkan masalah jika konsumsinya dibatasi.

Jika terlalu banyak minum kopi bisa beresiko menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Manfaat Minum Kopi

1. Mencegah dan Mengatasi Depresi

Penelitian menunjukan bahwa adanya keterkaitan antara kopi dengan turunnya resiko depresi pada seseorang. Yang paling rentan mengalami depresi adalah kaum wanita, kandungan di dalam kopi mampu berfungsi untuk melawan depresi. Sebuah penelitian menunjukan bahwa minum kopi mampu mengurangi resiko terkena depresi sebesar 10 persen, jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak minum kopi sama sekali.

Penelitian lainnya juga menunjukan bahwa perempuan yang mengonsumsi kopi dua sampai tiga cangkir kopi dalam sehari, mengalami resiko lebih rendah sebesar 15 persen terkena depresi. Hal ini berdasarkan laporan di jurnal “Archives of Internal Medicine” pada tahun 2011. Hal yang unik, walaupun soda memiliki zat kafein di dalamnya, namum penelitian para ahli tidak menemukan adanya manfaat minuman bersoda untuk meminimalisir masalah depresi.

Hal itu karena minuman bersoda yang tinggi akan kandungan gula. Oleh karena itu, agar Anda bisa memperoleh manfaat kopi secara maksimal, hendaknya tidak minum kopi dengan kandungan gula yang tinggi. Kopi mampu mengobati depresi serta menjadikan orang yang mengonsumsinya lebih ceria.


2. Meningkatan Memori Otak

Minum kopi ternyata bermanfaat untuk merangsang peningkatan memori otak.
Dari laman resmi RSNA.org. Ada sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2005, dipublikasian di Radiological Society of North America. Penelitian yang dilakukan tersebut menunjukan bahwa minum kopi memiliki keterkaitan dengan peningkatan memori otak.

Dimana peneliti menemukan bahwa mereka yang minum dua cangkir kopi berkafein dalam sehari mengalami peningkatan memori jangka pendek. Peneliti menyimpulkan bahwa mengonsumsi 100 miligram kafein (sekitar dua cangkir kopi) mampu memberikan peningkatan aktivitas di daerah otak yang berhubungan dengan fungsi memori dan perhatian atau kemampuan fokus.

Florian Koppelstätter, M.D., Ph.D, seorang radiolog dari Medical University Innsbruck di Austria, mengungkapkan bahwa kandungan kafein bekerja untuk membantu peningkatan kemampuan fungsi otak yang lebih tinggi. Dr. Koppelstätter dan rekan-rekannya membuat penelitian dengan menggunakan bantuan MRI, tujuannya untuk mengetahui manfaat konsumsi kafein pada aktivasi otak.  Penelitian dengan menyertakan sebanyak 15 sukarelawan dewasa sehat, yang akan diteliti kondisi fungsi memori mereka.

Dr. Koppelstätter menjelaskan fungsi memori sebagai aktivitas otak yang diperlukan untuk mengingat berbagai hal dalam waktu yang singkat. Seperti mengingat nomor telepon di buku telepon. Para relawan penelitian tersebut, ditunjukkan urutan gambar sederhana (berupa huruf A, B, C atau D) dan kemudian ditanya apakah gambar itu sama dengan yang ditampilkan dua gambar sebelumnya.

Para relawan diminta untuk merespon dengan secepat mungkin menggunakan jari telunjuk kanannya untuk "ya" dan jari telunjuk kiri untuk "tidak." Tugas ini dilakukan setelah periode 12 jam tanpa kafein dan empat jam tanpa paparan nikotin. Kemudian untuk yang kedua kali mereka diminta untuk melakukan tugas ini lagi, tetapi kondisinya agak sedikit berbeda, karena sebagian dari mereka diberikan asupan kafein secara acak.

Hasilnya, mereka yang diberikan asupan kafein menunjukkan kecenderungan peningkatan memori jangka pendek dan reaksi yang lebih tanggap. Alat MRI menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di daerah otak yang terletak di lobus frontal, dimana itu adalah bagian dari jaringan fungsi memori berada, serta peningkatan pada cingulum anterior, itu adalah bagian dari otak yang fungsinya mempengaruhi kemampuan perhatian.

Dr. Koppelstätter menjelaskan dengan mesin MRI tim-nya dapat mengetahui bahwa kafein diberikan bisa memberikan efek peningkatan aktivitas neuron di otak.

Mesin MRI
Mesin MRI | Sumber gambar: Medkes.com

Pada penelitian lainnya pada tahun 2007, peneliti menemukan bahwa wanita berusia 65 atau lebih yang rutin minum kopi ternyata mempunyai kemampuan yang lebih baik dalam tes memori.


3. Meningkatkan Kinerja dan Performa

Beberapa studi telah menemukan bahwa manfaat kopi mampu memperkuat daya tahan tubuh dalam menghadapi aktivitas sehari-hari. Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2008, mengungkapkan bahwa kandungan kafein berguna bagi para atlet.

Mengonsumsi kafein bagi para atlet dapat meningkatkan ketahanan tubuhnya. Demikian juga, jika Anda ingin membuat tubuh kuat dan mampu bekerja secara maksimal maka konsumsi kafein. Hal ini berguna, terutama bagi Anda yang bekerja di pabrik yang membutuhkan fisik dan peforma prima.

Dalam dunia kedokteran, zat kafein umumnya dipakai untuk memberikan rangsangan pada organ jantung dan merangsang produksi urin agar meningkat. Penggunaan zat kafein dalam dosis rendah mampu memberikan efek peningkatan stamina dan membantu menurunkan rasa sakit. Cara kafein bekerja di dalam tubuh yaitu dengan memberikan hambatan pada adenosin di dalam tubuh. Adenosim adalah senyawa yang ada di sel otak befungsi untuk memicu seseorang untuk tertidur atau mengantuk.

Zat kafein bekerja dengan tidak memperlambat pergerakan sel-sel di dalam tubuh, tetapi kafein bekerja untuk menangkal fungsi dari adenosin sehingga memberikan efek berupa:
  • Rasa mengantuk menurun
  • Talu timbul rasa segar di badan.
  • Mata dapat lebih lebar terbuka
  • Muncul rasa sedikit gembira
  • Tekanan darah agak meningkat
  • Detak jantung meningkat
  • Hati akan melepas gula ke aliran darah dengan lebih banyak, hal inlah yang memberikan tambahan tenaga bagi tubuh.
Dengan efek-efek yang ditimbulkan dari zat kafein tersebut, inilah yang membuat segala jenis produk minuman pembangkit stamina memiliki kandungan kafein di dalamnya.

4. Membantu Mencegah Diabetes

Pada sebuah studi yang dilakukan, menemukan bahwa minum kopi memiliki kecendrungan untuk menurunkan resiko diabetes tipe 2. Pada sebuah laporan penelitian tahun 2012 yang dipublikasikan di ‘Journal of Agricultural & Food Chemistry’. Mengungkapkan alasan tentang hubungan antara kopi dengan penurunan resiko diabetes.

Hal ini karena kopi memiliki kandungan senyawa yang bekerja menghambat hIAPP. hIAPP merupakan polipeptida memicu munculnya serat protein abnormal yang mengakibatkan seseorang terkena diabetes. Serat protein abnormal umum ditemukan pada orang yang mengalami penyakit diabetes tipe 2.

Kandungan kromium dan magnesium yang ada di dalam kopi juga bekerja untuk menekan resiko penyakit diabetes tipe II. bHanya saja dengan manfaat ini, bukan berarti Anda minum kopi dengan kandungan gula yang banyak di dalamnya. Tentunya untuk mencegah diabetes dengan memanfaatkan kopi, maka batasi gula yang digunakan.

Kalau Anad mampu, konsumsilah kopi dengan rasa yang cenderung pahit, hal itu kalau Anda mampu. Minimalnya Anda mengurangi (agar tidak berlebih) penggunaan gula pada kopi.


5. Mencegah Penyakit Parkinson

Penyakin Parkinson merupakan sebuah penyakit yang membuat penderitanya mengalami penurunan kemampuan saraf. Seorang petinju terkenal yang bernama Muhammad Ali mengalami penyakit ini.

Munculnya penyakit parkinson karena kondisi matinya saraf penghasil dopamin di organ otak. Para ilmuwan belum menemukan obat untuk menyembuhkan Parkinson. Beberapa penelitian menemukan kesimpulan bahwa peminum kopi memiliki resiko Parkinson yang lebih rendah, bakan mengalami penurunan resiko hingga 50%.

Dari laman Ncbi.nlm.nih.gov. Sebuah laporan penelitian yang dipublikasikan di laman tersebut, bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan kopi dan asupan kafein dengan penurunan risiko penyakit parkinson. Penelitian dengan melibatkan 8004 orang laki-laki.

Dalam sebuah laporan pada tahun 2010 yang dipublikasikan di “Journal of American Medical Association”. Sebuah penelitian menemukan bahwa kandungan kafein di dalam kopi mampu menurunkan resiko penyakit Parkinson.

Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa asupan kopi dan kafein mampu secara signifikan menurunkan resiko penyakit parkinson. (JAMA. 2000;283:2674-2679) Disinyalir manfaat kopi untuk pencegahan penyakit parkinson ini karena adanya kandungan kafein di dalam kopi.


6. Kopi Menurunkan Resiko Kanker

Kandungan kopi sudah dihubung-hubungkan dengan menurunnya risiko kanker, yaitu berupa penurunan risiko kanker hati, kanker endometrium, kanker payudara dan kanker prostat.

Pada sebuah studi tahun 2008 di Swedia, hasil penelitian menyimpulkan bahwa dengan minum dua-tiga cangkir kopi dalam sehari mampu menurunkan risiko kanker payudara. Sebuah studi dari pihak Harvard School of Public Health, menemukan bahwa kopi dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat. Manfaat ini bisa diperoleh dari kopi yang berkafein maupun kopi yang tidak mengandung kafein.

Dari laman Cancerresearchuk.org, Pada tahun 2015, World Cancer Research Fund (WCRF) melakukan analisa dari hasil 6 studi mengenai hubungan kopi dengan penurunan risiko kanker hati.

WCRF menyimpulkan bahwa mengonsumsi kopi tampaknya mampu menurunkan risiko kanker hati. Hanya saja dari beberapa studi yang dianalisa tersebut, belum tentu bisa secara akurat melakukan perhitungan berbagai faktor risiko kanker hati, seperti faktor obesitas dan kebiasaan mengonsumsi minuman alkohol yang dilakukan audiens yang diteliti.

Sehingga masih ada kemungkinan bahwa ada faktor lain selain kopi yang memperngaruhi hasil studi, misalnya bahwa bisa saja orang yang tidak minum kopi tetapi minum banyak alkohol, ataupun orang yang suka minum kopi tetapi dia tidak penah minum alkohol.

Oleh karena itu penelitian ini belum bisa dikatakan akurat 100%. Masih dari laman Cancerresearchuk.org, terdapat beberapa bukti penelitian bahwa kopi mampu menurunkan risiko kanker rahim. Sebuah penelitian pada tahun 2013 menemukan bahwa perempuan yang minum secangkir kopi setiap hari mengalami penurunan risiko kanker rahim.

Dalam studi yang ada tersebut, pihak IARC tidak mengomentari setiap jenis kopi (seperti instan atau espresso), dan mengomentari tenang cara penyajian kopi, seperti menambahkan susu, gula, dll

Dari kesimpulan itu semua, sebenarnya sudah memperkuat dan memberikan tanda-tanda bahwa minum kopi memberikan manfaat untuk penurunan resiko beberapa jenis kanker.


7. Meningkatkan Metabolisme Tubuh dan Menurunkan Berat Badan

Pada sebuah penelitian pada tahun 1980, penelitian tersebut menemukan bahwa kopi yang memiliki kandungan kafein, berfungsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Peneliti menyatakan bahwa manfaat kopi ini terlihat secara signifikan pada orang yang memiliki berat badan tidak obesitas.

Adapun orang yang gemuk akan mendapatkan manfaat minum kopi berupa membantu penurunan kadar lemak di dalam tubuh, karena metabolisme tubuh yang meningkat. Dengan begitu, minum kopi dapat membantu menurunkan berat badan bagi mereka yang mengalami obesitas.

Dari laman Authoritynutrition.com. Kopi mengandung beberapa zat aktif biologis yang merangsang kerja metabolisme tubuh. Kandungan kafein bekerja untuk merangsang sistem saraf untuk mengoptimalkan proses pememecahan lemak di dalam tubuh. Studi menunjukkan bahwa kandungan kafein dapat meningkatkan tingkat metabolisme tubuh. Peningkatan metabolisme tubuh akan sejalan dengan peningkatan proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

Dalam jangka pendek, kafein meningkatkan tingkat metabolisme tubuh, serta meningkatkan pembakaran lemak. Dalam satu studi, menyimpulkan bahwa mengonsumsi kafein dapat menekan nafsu makan, terutama oleh pria.

8. Kopi Tinggi Kandungan Antioksidan

Seorang peneliti bernama Edward Giovannucci, dari Harvard, pada sebuah penelitiannya yang diterbitkan di jurnal “Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention,”. Penelitian tersebut menemukan bahwa kopi memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, bahkan setara pada sebagian sayuran dan buah-buahan.

Pada sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2005, menemukan bahwa kopi menjadi urutan pertama sebagai sumber kandungan antioksidan dalam pola makan orang-orang di Amerika Serikat.


9. Menurunkan Risiko Alzheimer

Manfaat mengonsumsi kopi bisa meningkatkan kemampuan konsentrasi dan fokus, peforma kerja juga meningkat. Pada beberapa studi yang dilakukan para ilmuwan telah menemukan bahwa orang-oran(terutama wanita) yang rutin minum kopi memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit Alzheimer dan demensia. Penurunan resiko bahkan bisa sampai 60 persen.


10. Membantu Menurunkan Resiko Stroke

Ahli kesehatan menjelaskan bahwa kandungan kafein bisa meningkatkan tekanan darah. Hal ini benar, namum dampak peningkatan darah sangat kecil (sekitar 3-4 mm/Hg). Oleh karena itu, kopi tidak mengkhawatirkan bisa menyebabkan hipertensi, hanya saja bagi penderita tekanan darah tinggi perlu berhati-hati dengan kopi, dengan kata lain harus membatasi konsumsi kopi dan kafein secara umum.

Penelitian tidak membenarkan mitos yang mengatakan bahwa kopi menyebabkan penyakit hati. Bahkan sebaliknya, minum kopi mampu untuk menurunkan resiko terkena penyakit hati. Terdapat beberapa penelitian yang menemukan bahwa minum kopi bermanfaat bagi wanita untuk menurunkan resiko penyakit hati.

Minum kopi mampu mencegah seseorang mengalami primary sclerosing cholangitis (PSC), yaitu sebuah penyakit autoimun yang bahaya-nya cukup serius, yaitu bisa menyebabkan sirosis hati, gagal hati dan kanker.

Bahkan untuk jenis penyakit lainnya, beberapa penelitian yang dilakukan ilmuwan memberikan kesimpulan bahwa rutin minum kopi mampu menurunkan resiko stroke sebesar 20%. Hanya saja, bagi mereka yang sudah terlanjur mengalami penyakit tekanan darah tinggi, maka tidak boleh mengonsumsi kopi dan kafein dalam jumlah yang banyak.

11. Mencegah Gigi Berlubang

Minum kopi hitam bermanfaat untuk mencegah gigi berlubang. Dimana para peneliti di Brazil menemukan bahwa kandungan di dalam kopi hitam mampu membunuh bakteri pada gigi. Tetapi manfaat ini hilang ketika mencampurkan gula atau susu ke dalam kopi. Dengan begitu, hanya kopi pahit yang bermanfaat untuk mencegah gigi berlubang.

Manfaat Lainnya dari Minum Kopi:

12. Kopi bermanfaat untuk meningkatkan energi dan bisa membuat lebih cerdas. Selain itu, kopi juga bisa mengurangi rasa lelah, dan menimbulkan semangat.

13. Kandungan kafein di dalam kopi mampu meningkatkan performa fisik, meningkatkan adrenalin di dalam tubuh.

14. Kopi memiliki kandungan serat yang bermanfaat bagi tubuh. Satu gelas kopi memiliki kandungan setara dengan 1.8 gram serat. Dalam sehari, jumlah serat yang dibutuhkan tubuh yaitu 20-38 gram.

15. Minum kopi dapat menurunkan resiko terkena penyakit encok. Sebuah penelitian dengan melibatkan 50.000 pria menunjukan bahwa minum kopi dapat menurunkan resiko terkena encok.

16. Kopi bermanfaat untuk mencegah penyakit batu empedu. Penelitian pada tahun 2002 di Harvard menemukan kesimpulan penelitian bahwa wanita yang minum kopi mampu menurunkan risiko penyakit batu empedu. Hal ini juga berlaku bagi para pria berdasarkan studi lainnya yang telah dilakukan.

17. Minum kopi berkhasiat untuk meningkatkan stamina, kandungan kafein di dalam kopi mempengaruhi kinerja sel tubuh, yang menimubulkan perasaan segar di tubuh lebih lama.

18. Kopi dapat menjaga kesehatan mulut. Hal itu karena kopi memiliki sifat anti bakteri yang berguna untuk kebersihan di mulut.

19. Kopi bermanfaat untuk meningkatkan mood, dimana banyak orang yang tidak sadar merasakan lebih ceria setelah minum kopi.

20. Kopi dapat menjaga kesehatan kulit kepala. Penelitian menunjukan bahwa kandungan kafein di dalam kopi bermanfaat untuk meminimalisir kerontokan pada rambut. Kandungan antioksidan di dalam kopi juga bermanfaat untuk kesehatan kulit kepala.


Efek Samping Minum Kopi

Kopi juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai, yaitu:
1. Minum kopi (apalagi dalam jumlah banyak) bisa menyebabkan susah tidur (insomnia), muncul sakit kepala, mudah gugup, bahkan bisa cepat marah ketika Anda minum kopi terlalu banyak.

2. Wanita hamil hendaknya menghindari kopi, karena bisa berakibat buruk yang terutama pada janin yang dikandung. Ibu hamil bisa mengganti minum kopi menjadi minum teh.

3. Minum kopi bisa menyebabkan detak jantung lebih cepat. Sehingga bagi Anda yang memiliki masalah pada organ jantung hendaknnya menghindari minum kopi. Atau jarang-jarang saja minum kopi.

4. Kopi dapat mengakibatkan munculnya gejala sakit maag, karena kandungan di dalam kopi bisa meningkatkan asam lambung.

5. Berlebihan minum kopi justru akan membuat daya tahan tubuh menurun. Hal itu akibat kandungan kafein akan menyerap mineral dan vitamin yang sebenarnya diperlukan tubuh. Kekurangan vitamin dan mineral dapat melemahkan imun tubuh.

6. Bahaya kopi yang cukup serius, jika berlebihan minum kopi dapat membuat tubuh rentan terkena masalah jantung, bahkan stroke.

Pada penelitian yang dipublikasikan di Journal of Neurology, Neurosurgry and Psychiatry pada tahun 2002, menyatakan konsumsi lebih dari 5 gelas kopi dalam sehari bisa merusak dinding pembuluh darah.

Beberapa Hal Lainnya Yang Perlu Diketahui

Kopi kurang baik diminum sebelum atau sesudah olahraga. Bagi mereka yang sedang mengalami penyakit asam lambung, tekanan darah tinggi dan radang usus maka perlu menghindari minum kopi. Mengonsumsi kopi dalam keadaan masih cukup panas beresiko mengakibatkan sakit tengorokan, panas dalam dan sariawan.

Memang ada kopi dekafein, maksudnya kopi bebas kafein, akan tetapi yang namanya kopi tetap saja memiliki kandungan kafein, sedikit maupun banyak. Mengonsumsi tida cangkir kopi dekafein, maka ini sama saja dengan minum secangkir kopi kafein. Perlu diketahui, kopi dekafein menggunakan bahan kimia yaitu zat methylene chloride, hal ini bertujuan agar menurunkan kadar kafeinnya.

Kafein itu bukanlah bagian dari rasa pahit pada kopi. Sehingga sebuah kesalahan, ketika menganggap semakin pahit rasa kopi maka semakin tinggi kafeinnya.
Thank you for reading Manfaat Minum Kopi Bagi Kesehatan

Penjelasan Gangguan kesehatan pada anak Kecil

Penjelasan Gangguan kesehatan pada anak Kecil
Gangguan kesehatan di anak usia Taman Kanak-kanak, di umumnya disebabkan sang beberapa faktor.Umumnya orang tua tidak menyadari menggunakan adanya gangguan kesehatan di anak, di hal itu sangat buat diketahui. Di masa pertumbuhan anak sangatlah penting buat dibina serta diawasi.Dengan supervisi dan bimbingan orang tua di anak-anak agar terhindar gangguan kesehatan di anak maka akan membantu pertumbuhan anak menjelang dewasa. Bagi orang tua baik siapapun itu binalah anak-anak kita dengan bimbingan yang baik dan terdidik pada pendidikan kepercayaan sebab itu bisa terhindar yang namanya gangguan kesehatan di anak.Tapi sebelum itu menangani gangguan kesehatan di anak marilah kita mengkaji pada berikut ini….
  • Kekurangan atau kelebihan kuliner
Tiap negara memiliki kebudayaan masing-masing, termasuk budaya makanan dengan ciri makanannya. Contohnya amerika mempunyai roti yang dimakan dengan daging cincang dibuat bulat pipih yg diklaim hamburger. Orang jepang, senang bahan kuliner mentah asal bahari seperti ikan, cumi akbar, sedangkan orang indonesia dikenal menggunakan coto, sup saudara, serta masih poly lagi. Umumnya setiap bangsa mempunyai ciri spesial sendiri sinkron kondisi lingkungan, serta kebutuhan akan kuliner yg bisa dimakan.

Tak jarang kali, kesehatan yang baik terjadi karena adanya perubahan padas diri anak, perubahan kekurangan zat makanan tertentu atau kelebihan. Kekurangan akan zat gizi tertentu diklaim defisiensi serta mengakibatkan tidak sehat bahkan sakit, sedangkan Bila kelebihan bisa menyebabkan juga banyak sekali penyakit. Kekurangan umumnya meliputi protein dan karbohidrat serta vitamin dan mineral, sedangkan kelebihan umumnya berkaitan dengan konsumsi lemak, protein dan gula.

  • Gangguan psikis
Kesehatan juga meliputi kesehatan psikis yg kelihatan dan adanya berbagai gangguan, temporer juga rutin. Pengertian temporer ialah muncul sewaktu-ketika tanpa diduga sebelumnya. Misalnya pada malam hari anak bermimpi yg menakutkan, pada pagi hari anak bangun dan merasa ketakutan. Gangguan yg bersifat rutin merupakan setiap akan disuntik, anak merasa takut sekali, menangis serta beronta-ronta. Anak yg pernah disuntik serta terasa sakit akibatnya secara psikologis anak sudah sakit sebelum disuntik. Beberapa gangguan psikis pada anak merupakan gangguan emosi, belajar, serta sosial.


  • Gangguan pada sosial
Gangguan sosial terjadi sebab tidak adanya ekuilibrium diri dengan lingkungan sekitarnya. Ana tak menyadari bahwa keberadaannya pada perlukan dan dievaluasi sang sahabat serta masyarakat. Awal gangguan sosial ini merupakan asal pendidikan orang tua yaitu pada ketika pertama anak melakukan tindakan yang galat, orang tua tidak menegur atau menegaskan bagaimana seharusnya.

  • Gangguan pada emosi
Gangguan ini menghambat tingkah laris anak. Terdapat sedikit masalah, anak bertingkah laku yg tidak bisa diterima oleh kita menggunakan akal sehat. Orang tua dan lingkungan perlu menagani anak secara hati-hati, sabar, rasional serta tegas. Wujud sikap anak ialah menghambat barang, merusak saudaranya, berguling-guling pada lantai, gagap serta ngompol.

  • Gangguan pada belajar
Keberhasilan belajar ditentukan oleh berbagai faktor antara lain faktor talenta, lingkungan, motivasi, peralatan sekolah atau belajar, syarat anak dan gizi.

  • Gangguan yang bersifat khusus
Gangguan ini bersifat organik dan umumnya disebabkan oleh kebiasaan. Sebenarnya Bila tak terlambat peristiwa ini dapat segerah diobati atau didesain normal pulang. Model gangguan spesifik ialah epilepsi, cerebral, palsy, anoerksi dan mageyot jari. Norma ini mula-mula tidak disadari anak, kemudian dilakukan sebab biasa. Pendekatan yang bisa kita lakukan merupakan dengan menegur serta mengawasi supaya tidak berbuat lagi.Akan tetapi Bila terdapat kelainan saraf itu relatif sulit diobati.


Thank you for reading Penjelasan Gangguan kesehatan pada anak Kecil

Hubungan Buang Air Besar dan Kesehatan Tubuh

Apa Yang Tampak Dari Kotoran (BAB) Akan Memberi Informasi Berharga Tentang Status Kesehatan Kita ?

Ketika kita berbicara hal tentang kebiasaan kita ke belakang (maaf ...maksudnya ke toilet untuk Buang Air Besar), ini adalah sebuah topik yang tidak menarik untuk hampir semua orang, karena berhubungan dengan sesuatu yang tidak enak dipandang dan tidak nyaman untuk indra penciuman, terutama untuk mereka yang sudah berusia lebih dari 4 tahun keatas. Dengan berbicara tentang Buang Air Besar /BAB, dengan segera akan membuat sebagian besar orang akan meninggalkan ruang diskusi, atau paling sedikit akan memancing reaksi wajah dengan ekspresi yang rada aneh, atau tertawa kecil yang tidak wajar, atau komentar seperti....ha ? karena tidak menduga topik seperti ini akan dibicarakan didepan semua orang !

Tetapi faktanya, suka atau tidak, hasil eksresi tubuh kita adalah sebuah topik kesehatan yang sangat penting yang wajar bila diberikan perhatian khusus, terlepas adanya faktor rasa jijik semua orang terhadap produk tubuh kita yang satu ini.

Source Google free image
Nyatanya, bila kita mengabaikan apa yang kita buang setiap hari kedalam toilet kita, maka anda akan mengbilas dan membuang sebagian informasi penting tentang kesehatan anda kedalam saluran pembuangan begitu saja, tanpa anda mengetahui atau memperhatikan dengan baik informasi kesehatan ini.

Sedikit Latar Belakang Tentang BAB

Apakah Anda tahu bahwa rata rata seorang akan menghasilkan sekitar 5 ton kotoran sepanjang hidupnya ? Dan akibatnya begitu banyak yang bisa kita pelajari tentang status kesehatan kita dari gundukan gunung BAB ini !

Dari bentuk, ukuran, warna hingga penampilan yang lain dari BAB akan memberikan kepada kita banyak informasi tentang status kesehatan kita, tentang fungsi keseleruhan organ saluran cerna kita, bahkan tentang proses penyakit serius yang mungkin sedang terjadi, seperti misalnya infeksi, masalah gangguan pencernaan bahkan hingga penyakit kanker.

Jadi BAB itu sangat penting dan memberikan banyak informasi tentang status kesehatan kita, sehingga tidak heran ilmu kedoketran China kuno sangat memperhatikan masalah dan bentuk BAB setiap pasiennya.

Meskipun warna BAB mempunyai variasi warna yang cukup banyak, juga konsistensi BAB dan bentuknya bisa dikatakan normal, namun ada kalanya bentuk atau warna tertentu segera akan menarik perhatian kita untuk meminta pertolongan pengobatan

Apa itu BAB yang normal ?

Kandungan BAB kita sekitar 75% adalah air. Selebihnya adalah terdiri dari kombinasi fiber atau serat, bakteri yang hidup atau yang sudah mati, berbagai macam sel tubuh dan lendir. Sifat dan karakter BAB kita akan memberitahu kita bagaimana status kesehatan saluran pencernaan kita - warnanya, aromanya, bentuk dan ukuran, bahkan juga suara yang ditimbulkan nya sewaktu BAB jatuh kedalam air dilobang pembuangan toilet, dan apakah BAB setelah itu masih melayang atau langsung tenggelam kedalam air, semua itu adalah informasi yang sangat berharga dan ada relevansinya dengan status kesehatan kita .

Jika sebelumnya anda adalah type orang yang begitu selesai BAB segera keluar tanpa memperhatikan apa yang telah anda hasilkan, maka mulai sekarang anda harus memperhatikan semua itu.

Ada yang disebut Bristol Stool Chart yang akan membantu kita untuk menggolongkan BAB kita, menurut Bristol Stool Chart ini, BAB tipe 3, 4 dan 5 seperti sosis atau seperti ular, licin dan lembut yang memungkinkan BAB itu keluar dengan lancar dan mudah.

British Stool Chart, Source: Dr. Mercola's
Fiber atau serat cenderung membuat volume BAB menjadi lebih banyak dan seperti perekat yang akan membuat BAB itu menjadi satu potongan besar bukan potongan kecil. Jika BAB nya lembek,bahkan menjadi seperti air atau diare, ini mungkin behubungan dengan intoleransi terhadap laktosa / lactose (banyak terdapat dalam susu) intolerance, pemanis buatan (gula sorbitol) atau reaksi terhadap fruktosa dan gluten (banyak dalam bahan ketan). 

Lihat, Dengarkan dan Mencium....(BAB) Sebelum Disiram.

Ketika kita melihat ke BAB, bagaimana membedakan mana BAB yang normal dan mana yang abnormal ? Tabel berikut ini akan membantu kita, sehingga kita tidak perlu kuatir bagaimana membedakannya.

Mungkin ada beberapa tanda yang memerlukan perhatian khusus kita, seperti bila terjadi perubahan penampilan BAB yang juga disertai rasa sakit daerah perut, maka kita harus mencari seorang dokter untuk membantu kita mengatasinya segera.



Kotoran sehat
Kotoran tidak sehat
Berwarna kuning muda hingga sedang
Kotoran susah melewati , sehingga harus mengejan keras dan timbul rasa sakit  
Licin dan lembut, dalam bentuk utuh panjang bukan potongan  
Potongan keras atau kental berair, atau seperti bubur yang lengket dan sulit dibersihkan  
Berpenampang 2 – 4 cm dan panjang sekitar 10 cm atau lebih 
Kotoran kecil,seperti pensil atau pita: tanda penyumbatan usus atau ada tumor – atau kanker kolon; kalau hanya sekali-sekali tidak perlu dikuatirkan, tetapi bila berlangsung terus menerus, barangkali perlu diperiksa oleh dokter  
Bentuk S-, ini berasala dari bentuk usus bagian bawah kita  
Kotoran yang hitam seperti aspal, atau kotoran warna merah terang  - tanda terjadi perdarahan didalam saluran pencernaan. Kotoran warna hitam juga bisa karena beberapa jenis obat, suplemen; jika kotoran  hitam seperti aspal, sebaiknya konsulkan kepada dokter  
Kotoran jatuh kedalam air dengan suara mulus  “whoosh” yang lembut, seperti bola besi yang jatuh kedalam air tanpa menimbulkan suara yang berisik  
Kotoran warna putih, pucat atau abu2 seperti dempul – tandanya kekurangan zat empedu, yang merupakan pertanda masalah serius (hepatitis, sirhosis hati,gangguan kelenjar pankreas atau bendungan saluran empedu),pertanda harus meminta pertolongan dokter anda; obat antasid juga menyebabkan warna kotoran menjadi putih  
Beraroma normal, tidak berbau menusuk 
Kotoran warna kuning-  mungkin tanda infeksi parasit giardia, atau ada masalah kantung empedu, atau keadaan yang disebut  Gilbert’s syndrome – jika terjadi hal ini,periksakan ke dokter
Konsistensi yang seragam
Adanya bentuk makanan yang belum dicernakan dengan sempurna  (lebih diperhatikan bila disertai diarea, berat badan yang berkurang atau ada perubahan kebiasaan dalam hal BAB)
Kotoran tenggelam dengan perlahan
Kotoran menngambang atau muncrat  

Lendir yang berlebihan dikotoran : Ini mungkin berkaitan dengan penyakit  Crohn’s disease, atau ada luka di kolon, atau bahkan kanker kolon terutama bila juga disertai darah atau nyeri didaerah perut  

Apakah BAB Anda Berbau Menyengat ? 

Jika seandainya BAB mempunyai bau atau aroma yang menyengat, maka hal ini jangan diabaikan begitu saja. BAB yang aromanya menyengat mungkin berkaitan dengan sejumlah penyakit atau masalah kesehatan seperti misalnya :
Gangguan penyrerapan makanan
Penyakit Celiac : yaitu penyakit bawaan gangguan metabolisme peptida yang ada didalam makanan gandum, havermot dan lain. Penyakit ini biasanya terjadi pada anak dan orang dewasa, yang menderita perut kembung, muntah dan diarea, tanda yang khas adalah kotorannya berwarna pucat dan beraroma menyengat dan biasanya mengambang dipermukaan air karena banyak mengandung lemak.
Penyakit Crohn : yaitu penyakit inflamasi khronik menahun pada usus besar, tandanya yaitu diarea, mual, nyeri daerah perut dan penurunan berat badan yang menyolok
Pankreatitis khronik / radang kelenjar pankreas menahun
Kistik fibrosis : penyakit bawaan pada kelenjar mukosa dan keringat, ciri khas adalah bau BAB yang menyengat

Setelah kita berbicara tentang hal hal yang aromanya tidak sedap, lalau bagaimana dengan buang angin atau kentut ? Sebenarnya kentut itu adalah hal yang normal dan sehat, karena itu tanda yang baik bahwa sejulah trilyunan bakteri usus kita telah bekerja dengan baik. Ketahuilah bahwa seorang biasanya mengeluarkan angin dari saluran pencernaannya sebanyak 14 kali seharinya - atau sekitar 1/2 galon gas !

Dan 90% dari gas ini tidak berbau, sehingga kita bisa saja mengeluarkan gas tanpa kita sadari. Bayangkan saja, kalau kita tidak bisa membuang gas seprti itu, perut kita akan menjadi kembung dan meledak seperti balon udara !

Seberapa Sering Kita Buang Air Besar ? 

Kebiasaan untuk buang air besar setiap orang bervariasi. Yang kita bilang kebiasaan itu adalah kebiasaan kita masing masing. Tiga kali sehari hingga tiga kali seminggu itu masih dianggap normal.

Yang lebih penting dari frekuensi pengosongan ini adalah harus dengan mudah mengosongkannya. Jika kita memerlukan tenaga untuk mengejan, maka itu sudah tidak bagus. Seharusnya mengosongkan isi usus kita itu tidak boleh melebihi upaya kita untuk buang air kecil atau mengeluarkan gas.

Hal yang harus kita perhatikan adalah perubahan kebiasaan BAB kita. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap kebiasaan kita ini, seperti sedang ber-diet, sedang bepergian, sedang meminum obat-obatan tertentu, gejolak kadar hormon tubuh kita, pola tidur kita, olah raga, penyakit, proses pembedahan, stress dan masih banyak hal yang lain lagi.

Konstipasi dan Diarea

Rata rata tubuh memerlukan 18 hingga 72 jam untuk mencernakan makanan dan mengubahnya menjadi kotoran dan mengeluarkannya dari tubuh. Jika waktu ini menjadi pendek, maka hasilnya adalah kita menjadi diarea, karena tubuh kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyerap air yang terkandung dalam bahan makanan kita. Sebaliknya bila waktunya menjadi lebih panjang, maka kemungkinan terbesar kita akan menderirta sembelit atau konstipasi, ini karena terlalu banyak air yang telah diserap, sehingga kotoran kita menjadi kering dan keras, akibatnya menjadi sulit untuk dikeluarkan.

Sembelit atau konstipasi adalah kejadian dimana kita berusaha dengan keras (mengejan) untuk mengeluarkan kotoran dari usus kita. Dan ini sering karena waktu untuk BAB yang tidak teratur atau berkurang. Mengejan hebat adalah tidak normal, juga bila ada perasaan bahwa pembuangan BAB itu belum tuntas, ada rasa kembung, rasa kejang atau proses pengeluaran BAB yang lambat.

Jika kita sudah berusia lebih dari 65 tahun, maka kemungkinan menderita konstipasi ini menjadi semakin besar.

Konstipasi khronik yang tidak diobati akan menyebabkan terjadi kondisi medis yang serius. Banyak orang akn terpikir untuk mengambil obat pencahar untuk membantu mereka mengatasi masalah sembelit.

Sebenarnya obat pencahar hanya dipergunakan bila sudah tidak ada upaya lain yang bisa membantu mengatasi konstipasi ini, bila memang harus mempergunakan obat pencahar, maka usahakan tidak berlebihan dan hanya mempergunakannya untuk waktu yang singkat saja.

Dibawah ini disusun tabel yang menjelaskan hubungan frekuensi buang air besar dengan keadaan atau kondisi atau bahkan penyakit yang menyebabkan perubahan frekuensi BAB ini.


Penyebab Umum Meningkatnya Frekuensi Buang Air Besar/ Diarea
Gaya Hidup
Penyakit dan Kondisi Tertentu
Banyak konsumsi buah dan sayuran (konsumsi banyak serat)
Penyakit Hyperthyroidism (aktifitas kelenjar thyroid yang meningkat)
Lebih banyak berolahraga
Penyakit Crohn (lihat penjelasan diatas)
Karena minum lebih banyak air
Radang usus (Ulcerative colitis)
Stres emosional
Penyakit Celiac (lihat penjelasan diatas)
Alergi terhadap makanan tertentu
Irritable bowel syndrome (IBS)

Efek simpang obat

Infeksi saluran pencernaan





Penyebab Umum Berkurangnya Frekuensi Buang Air Besar / Konstipasi / Sembelit
Perubahan pola makan / diet, berkurangnya konsumsi buah dan sayuran, berkurangnya serat
Kehamilan, sehabis melahirkan, atau karena gangguan keseimbangan hormonal  tubuh
Faktor stress emosionil
Ganggun persarafan pada saluran usus, otot rektum (bagian terakhir usus besar) juga bagian anus
Mengabaikan dorongan keinginan buang air besar, sedang bepergian, atau karena jadwal skedule yang tidak memungkinkan
Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Kurang berolah raga
Penyakit Diabetes Mellitus
Kurang intake cairan
Penyakit Hypothyroidism (berkurangnya aktifitas kelenjar thyroid)
Konsumsi suplemen kalsium dan zat besi
Nyeri setempat atau rasa tidak nyaman sekitar anus, karena adanya retak (fisura) sekitar anus atau adanya hemoroid (wasir)
Konsumsi obat-obatan seperti anti nyeri golongan obat narkotik, seperti kodein misalnya, juga obat diuretik (untuk anti hipertensi), obat antasid (obat gastritis / sakit maag), obat antidepresi, atau terlalu lama dan pemakaian berlebihan obat pencahar
Sebab yang lebih jarang: divertikulitis, penyumbatan saluran pencernaan, kanker usus dan kolon, penyakit Parkinson, cedera saraf tulang belakang dan penyakit multiple sklerosis
Alergi terhadap jenis makanan tertentu



Tindakan yang bisa kita lakukan untuk mengatasi gangguan kebiasaan buang air besar :

Kebanyakan masalah gangguan saluran pencernaan bisa dicegah dan diatasi dengan sedikit perubahan pada pola diet dan gaya hidup kita. Jadi seandainya kita mempunyai masalah buang air besar, atau merasa kurang baik seperti seharusnya, maka perhatikan hal hal berikut ini dan membuat beberapa perubahan seperlunya. Cara ini dapat membantu memperbaiki masalah sembelit atau diarea, dan mencegah kekambuhan kondisi yang tidak kita inginkan tadi.


Hilangkan semua unsur gluten (seperti ketan) dari makanan kita (zat gluten banyak terdapat dibahan makanan gandum dan makanan sejenisnya
Konsumsi makanan yang segar, sayuran organik dan buah-buahan yang banyak memberikan zat gizi baik dan serat
Hindari pemanis buatan, gula yang berlebihan (terutama gula fruktosa), zat aditiv kimiawi, bumbu dapur MSG, kafein yang berlebihan, dan jenis makanan yang telah diolah, karena semua jenis makanan ini akan menimbulkan gangguan fungsi usus normal kita
Tumbuh kembangkan flora usus kita dengan menambahkan makanan fermentasi kedalam diet makanan kita,, seperti yoghurt, susu asam kefir, atau suplemen probiotik
Mendapatkan jumlah cairan yang cukup bagi tubuh kita dari air minum yang segar
  • Berolahraga cukup setiap hari 
  • Hindari pemakaian obat-obatan, seperti penghilang rasa nyeri kodein dan sebangsanya yang dapat menghambat gerakan usus. Juga obat antidepresi dan antibiotik yang dapat menimbulkan berbagai macam gangguan bagi fungsi usus yang normal. 
  • Hindari stress yang berlebihan dengan hidup santai, dan teratur
  • Pilih posisi berjongkok ketika buang air besar, karena waktu berjongkok, ini akan meluruskan usus besar, merelaksasi otot daerah panggul dan usus sehingga memudahkan proses pengosongan isi usus tanpa perlu mengejan, cara yang sudah terbukti secara ilmiah banyak membantu mengatasi konstipasi dan masalah wasir atau hemorhoid. 

Nah semoga dengan penjelasan ini, mulai saat ini, kita setiap kali setelah BAB, perhatikan dulu bentuk, konsistensi, warna, bahkan bedakan aromanya, sebelum akhirnya kita bilas dan mencuci bersih tangan kita....

Thank you for reading Hubungan Buang Air Besar dan Kesehatan Tubuh