Sunday, November 29, 2015

Tips Cara Agar Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan

Bagaimana cara kiat dan tips membuat anak cerdas semenjak dini dalam kandungan perlu untuk diketahui dan dipahami oleh para orang tua.

Karena memang anak cerdas dan pandai tentunya menjadi keinginan impian dan dambaan para orang tua yang ingin nantinya buah hati anak-anaknya sukses dalam kehidupan dan masa depannya nantinya setelah beranjak dewasa,

Untuk itulah penting juga bagi ibu hamil untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik mental psikologis selama hamil, menjaga pola makan yang sehat yang kesemuanya ini akan bermanfaat agar kehamilan berjalan baik dan janin dalam kandungan sehat dan cerdas juga nantinya.

Tips Cara Agar Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan

Tips Cara Membuat Anak Cerdas Sejak Dini


Perkembangan dalam kandungan merupakan saat yang sangat luar biasa dimana sel membelah, tumbuh dan berdiferensiasi dengan sangat cepat. Saat ini banyak terapi yang dikembangkan oleh para ahli untuk memaksimalkan perkembangan anak sejak dari dalam kandungan ibu.

Pemenuhan gizi seimbang harus dimengerti oleh para ibu agar kebutuhan nutrisi untuk janin dan dirinya tercukupi. Selain agar bayi sehat juga meningkatkan kecerdasannya.

Otak sebagai pusat susunan syaraf berada dalam tulang tengkorak yang menyambung dengan sumsum tulang belakang, meskipun beratya hanya 2-3 persen berat tubuh tetapi otak memegang peranan pengendalian hampir disemua aspek. Otak juga membutuhkan oksigen serta nutrisi lebih banyak dibandingkan dengan organ lainnya.

Sekitar seperlima keseluruhan darah dialirkan ke otak untuk menunjang kebutuhannya yang tinggi. Nutrisi yang dibawa darah tentu memegang porsi penting dalam kinerja otak bayi janin di dalam kandungan.

Berikut beberapa cara kiat tips untuk membuat anak pandai pintar sejak dalam kandungan seperti informasi yang dilansir dari Hamil.co.id antara lain adalah sebagai berikut :

Menjaga Asupan Nutrisi Gizi Saat Kehamilan

Otak bayi mengalami perkembangan yang pesat selama sembilan bulan dalam rahim ibunya dari pada setelah ia dilahirkan nanti. Baik buruknya perkembangan sistem saraf janin sangat dipengaruhi oleh apa yang terdapat dalam darah ibu selama kehamilan. Untuk itu, pada masa-masa kehamilan, sangat diperlukan asupan nutrisi yang cukup untuk membantu perkembangan janin.

Gizi ibu hamil yang seimbang saat kehamilan akan sangat membantu memelihara tubuh calon ibu, yang nantinya akan berdampak pula pada perkembangan otak si bayi.

Cara membuat anak pintar sejak dalam kandungan, sangat mengutamakan konsumsi jenis makanan yang mengandung protein, seperti daging, makanan yang banyak mengandung vitamin A, B, C, seperti buah-buahan dan sayuran, serta beberapa vitamin penting lainnya seperti Omega 3, Asam Folat, DHA, AA, Zat besi, vitamin B1 dan B6.

Ini adalah bagi dari makanan yang membuat anak pintar sejak dalam kandungan dengan makanan yang banyak mengandung vitamin mineral gizi seperti tersebut di atas.

Hindari Makanan Dengan Pengawet

Makanan kaleng atau kemasan lainnya yang sering kita jumpai di toko-toko banyak mengandung zat-zat makanan berbahaya bagi ibu hamil dan juga bayinya.

Zat-zat tersebut misalnya, zat pengawet makanan, zat pewarna, MSG, pemanis buatan, dan masih banyak lagi. Hal tersebut dapat berdampak buruk pada perkembangan otak bayi di dalam kandungan.

Untuk itu, sebaiknya para wanita yang sedang hamil lebih mengutamakan mengkonsumsi makanan segar dan alami daripada mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat berbahaya, misalnya junk food.

Hindari Zat Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh

Menghirup atau menelan zat nephrotoxins yang terdapat dalam asap rokok, konsumsi alkohol yang berlebihan, maupun obat-obatan terlarang, telah terbukti dapat membahayakan perkembangan janin dan otak bayi.

Selain itu, dapat meningkatkan risiko atau masalah pembelajaran dan perilaku anak dikemudian hari.

Menghindari Stress Selama Kehamilan

Selama masa kehamilan, seorang calon ibu dan bayinya saling berbagi hormon. Pada masa-masa kehamilan, seorang wanita lebih rentan terhadap terjadinya gangguan kehamilan seperti stres maupun mengalami kecemasan yang berlebih.

Hal tersebut dapat berdampak bayi dalam kandungan memiliki kesempatan lebih besar untuk menghasilkan anak cemas. Lingkungan yang penuh dengan hormon stres dapat mempengaruhi saraf otak bayi yang sedang berkembang.

Ada beberapa alasan dimana seorang wanita hamil harus menurunkan tingkat stress. Stress telah dikaitkan dengan tingkat kesehatan yang buruk bagi ibu, termasuk resiko hipertensi dalam kehamilan. Faktor-faktor tersebut terkadang dapat menyebabkan resiko terjadinya kelahiran prematur atau berat badan bayi pada saat kelahiran menjadi rendah.

Para ibu yang memiliki tingkat stres yang rendah selama kehamilan, dapat membantu meningkatkan perkembangan emosional pada anak-anak mereka nantinya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stress tingkat tinggi selama kehamilan dapat mengakibatkan anak memiliki tingkat intelligence quotient (IQ) yang rendah. Selain itu, pada saat seorang wanita yang hamil mengalami stres kronis atau pengalaman stres yang ekstrim, bayi dalam kandungan dapat memiliki hormon stress yang tidak sehat, yang dapat mempengaruhi perkembangan otak bayi.

Untuk itu, seorang wanita yang sedang hamil sangat dianjurkan untuk dapat menghindari stress untuk cara membuat anak cerdas sejak dalam kandungan

Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga pola makan dengan baik, melakukan olahraga secara teratur, serta istirahat yang cukup. Dengan melakukan hal tersebut, bayi dalam kandungan akan mendapatkan lingkungan yang lebih baik bagi bayi.

Terapi Sentuhan

Tanpa disadari, sentuhan yang dilakukan seorang calon ibu pada perut, seperti gerakan menepuk maupun mengusap-usap dengan lembut dan berirama menjadi respon alami, seolah-olah ibu sedang melakukan kontak dengan bayi mereka.

Bayi sangat sensitif terhadap sentuhan, dia akan mulai bergerak dan menyentuh diri mereka sendiri.

Ketika bayi sudah cukup besar, ia akan mulai mendorong kaki atau tangannya ketika terjadi sentuhan pada perut sang ibu. Sentuhan adalah salah satu langkah untuk menciptakan ikatan batin dan merangsang perkembangan bayi.

Bayi akan sering merespon rangsangan ini, menendang atau mendorong kembali. Stimulasi sentuhan bisa dilakukan kapan saja, terutama menjelang usia kandungan mencapai 8 minggu.

Memainkan Mendengarkan Musik

Musik sangat berperan dalam perkembangan kognitif anak, ia digunakan dalam berbagai program pendidikan di seluruh dunia dan dianggap sebagai bagian penting dalam proses perkembangan otak bayi.

Gunakan musik klasik, seperti musik Jazz atau lantunan ayat suci Al-Qur’an dengan nada lembut juga terbukti sangat membantu untuk merangsang otak bayi anda dalam kandungan.

Cara ini sudah diyakini banyak pakar sebagai salah satu faktor dalam cara membuat anak pintar sejak masih dalam kandungan

Data terbaru menunjukkan bahwa musik sebagai cara membuat anak pintar sejak dalam kandungan untuk perkembangan bahasa bayi, membantu tumbuh kembang anak, serta membantu perkembangan kemampuan berkomunikasi.

Pada awal Minggu ke 25, bayi dalam kandungan dapat mendengarkan suara-suara yang berasal dari lingkungan eksternal. Hal tersebut akan memperkenalkan bayi tentang perkembangan bahasa nantinya setelah dilahirkan.

Lagu pengantar tidur, musik klasik, dan lagu anak-anak adalah pilihan yang tepat, Hal tersebut akan memberikan efek yang menenangkan dan perasaan rileks pada bayi.

Beberapa studi telah menunjukkan bahwa mendengarkan alunan musik klasik dapat membantu mendorong bayi dalam kandungan untuk belajar membedakan berbagai jenis suara dan membantu memori auditori mereka.

Selain itu, hal tersebut juga akan sangat membantu mengurangi stress yang biasa dialami pada masa-masa kehamilan.

Mengajak Bermain

Mengajak bayi yang masih dalam kandungan untuk bermain merupakan salah satu cara yang efektif dalam merangsang pertumbuhan otaknya sejak dini. Ibu maupun anggota keluarga lainnya bisa memperkenalkan berbagai macam bentuk, warna, bunyi, maupun berbagai macam mainan yang nantinya akan ia jumpai di dunia.

Lakukan Komunikasi Dengan Bayi Selama Masih Dalam Kandungan

Janin dalam kandungan akan memperoleh keterampilan lebih. Dia bisa menendang, memindahkan, melihat, mendengar, menghisap ibu jarinya, serta memiliki beberapa pilihan rasa untuk musik, bahkan makanan.

Apa yang ada dalam pikiran ibu diketahui dapat mempengaruhi perkembangan mental bayi dalam kandungan. Beberapa bukti yang berkembang bahwa otak bayi dipengaruhi oleh kejadian di luar rahim.

Misalnya, orang tua yang bernyanyi dan bermain Mozart, dipercaya dapat meningkatkan kemungkinan keinginan bayi untuk lebih mengenali musik Mozart tersebut dikemudian hari.

Sebuah studi menunjukkan bahwa bayi yang belum lahir dapat mendengarkan suara ibunya selama 10 minggu terakhir kehamilan; dan pada saat kelahiran, mereka dapat menunjukkan apa yang mereka dengar.

Semua komunikasi yang dilakukan dengan bayi dalam kandungan bermanfaat untuk melatih bahasanya nanti.
Thank you for reading Tips Cara Agar Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan

Friday, November 20, 2015

Kopi Dan Kesehatan Jantung

Benarkah konsumsi minum kopi dapat menyebabkan gangguan kesehatan jantung? Berdasarkan riset dan penelitian terbaru justru minum kopi dapat mengurangi resiko kematian akibat penyakit serangan jantung itu sendiri.

Riset di Harvard yang melibatkan 45.000 pria sehat, tergabung dalam Health Professionals Foolow-Up Study yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine pada tahun 1990, menemukan bahwa minum kopi tidak berpengaruh pada risiko serangan jantung atau stroke.

Kopi Dan Kesehatan Jantung

Sedangkan sebuah temuan yang lebih baru di Jepang (81.000 pria dan wanita), yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiologi and Community Health menunjukkan bahwa minum satu atau dua cangkir kopi per hari dikaitkan dengan pengurangan resiko kematian akibat penyakit jantung sampai 23 persen .

Baca juga : Tips Cara Menjaga Kesehatan Jantung.

Studi lainnya pada tahun 2008 di Spanyol, yang dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine, melibatkan 129.000 pria dan wanita lebih dari dua dekade menemukan, wanita yang minum empat sampai lima cangkir per hari 34 persen memiliki risiko lebih kecil untuk meninggal karena penyakit jantung, sedangkan pria yang mengonsumsi lebih dari lima cangkir sehari, 44 persen memiliki risiko lebih kecil meninggal akibat penyakit jantung.

Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti di Fakultas Kesehatan Chan, Universitas Harvard yang dipublikasikan dalam edisi terakhir journal Circulation menunjukan konsumsi kopi dalam jumlah moderat dapat mengurangi resiko kematian dari penyakit kardiovaskuler, diabetes, penyakit syaraf seperti Parkinson dan kematian akibat bunuh diri.

Riset ini membandingkan orang-orang yang tidak mengkonsumsi kopi, atau minum kopi tapi dalam jumlah kurang dari 2 cangkir sehari dengan mereka yang mengaku minum kopi dalam jumlah yang 'moderat' hingga lebih dari 5 cangkir sehari.

Penelitian ini tidak membuktikan adanya sebab-akibat dari mengkonsumsi kopi dan juga fungsi kopi dalam mengurangi kemungkinan menderita penyakit tertentu. Namun demikian peneliti menemukan keterkaitan yang jelas kalau kopi dapat menekan resiko kematian terhadap penyakit tertentu.

Manfaat Minum Kopi


Penelitian - penelitian terbaru yang terus dilakukan menunjukkan bukti ilmiah yang membawa kabar baik bagi para penggemar dan pecinta kopi, bahwa kopi juga memiliki manfaat bagi kesehatan manusia, dengan rutin mengkonsumsi kopi maka kesehatan akan lebih terjaga.

Berikut beberapa manfaat khasiat minum kopi bagi kesehatan antara lain :
  1. Kopi merupakan sumber antioksidan yang menyehatkan.
  2. Kafein memberikan dorongan memori jangka pendek.
  3. Kopi dapat membantu melindungi terhadap penurunan kognitif.
  4. Kopi sehat bagi jantung.
  5. Kopi dapat membantu mengekang kanker tertentu.
  6. Kopi dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.
Kopi berkafein mungkin tidak cocok bagi beberapa orang, terutama mereka yang berusia lanjut, yang tidak mampu memetabolisme kafein secara efektif dan tidak mentolerir kopi dengan baik. Dalam beberapa kondisi, hal ini juga mungkin memperburuk kondisi yang sudah ada seperti mulas, migren, irama jantung abnormal dan insomnia.

Pada dasarnya, minum kopi tidak berbahaya asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang tepat dan tidak berlebihan. Ada cara lebih baik untuk mengurangi penyakit jantung dan stroke, seperti menghentikan kebiasaan merokok, pengurangan diet Kolesterol dan olahraga.
Thank you for reading Kopi Dan Kesehatan Jantung

Wednesday, November 18, 2015

Waktu Yang Baik & Dilarang Untuk Mandi [Manfaat & Bahayanya]

Pada dasarnya kita perlu mandi dalam setiap harinya, agar badan dapat menjadi lebih segar dan pikiran menjadi fresh. Sehingga dapat berfikir dengan jernih dan semangat kembali akan memuncak untuk melakukan aktivitas padat sehari-hari. Akan tetapi yang perlu diketahui bahwasannya aktivitas mandi juga ada aturannya. Mengenai kebiasaan mandi ini, maka tentunya setiap orang memiliki waktu dan frekuensi yang berbeda.

Adapun rata-rata orang minimal dalam sehari mandi sebanyak 2 kali. Ada hal-hal yang perlu dilakukan dalam mandi dan aturannya. Selain ada waktu yang paling baik untuk mandi, terdapat juga waktu-waktu yang berbahaya atau kurang baik untuk melakukan mandi.

Waktu-waktu yang Berbahaya untuk Mandi...

Hindari mandi setelah shalat ashar hingga 1 jam setelahnya. 
Yaitu hindari mandi sekitar jam 03.10 hingga sekitar jam 4.20. Hal itu karena keadaan pada jam-jam tersebut, kondisi darah dalam tubuh dalam keadaan yang cukup panas. Akibatnya jika dipaksakan mandi pada saat itu, maka malah membuat tubuh menjadi terasa letih, sehingga kurang sehat dan dapat mengganggu aktivitas yang akan dilakukan setelahnya. Untuk itu maka hindari atau minimal jangan membiasakan mandi pada waktu tersebut, sehingga tubuh dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hindari mandi setelah shalat maghrib
Hal itu karena pada sekitar jam 6 sore hingga jam 7 malam, kondisi jantung mulai melemah setelah aktivitas yang dilakukan seharian. Sehingga jika dipaksakan untuk mandi maka akan sangat bahaya bagi kesehatan tubuh kita, utamanya yang sangat berbahaya yaitu tubuh rentan terkena penyakit paru-paru basah.

Hindari mandi sesudah isya hingga jam 12 malam
Demikian juga pada jam-jam ini, dimana pada waktu ini seharusnya tubuh sudah mulai untuk dikurangkan aktivitasnya dan memulai untuk beristirahat. Dimana dalam waktu tersebut, kondisi jantung tidak siap lagi untuk menerima siraman air, dimana penyakit sangat rentan menyerang tubuh karena mandi di jam-jam ini, seperti penyakit rematik.

Waktu yang baik / dianjurkan untuk mandi. Disarankan mandi di waktu subuh atau sebelum subuh Ketika bangun jam 4 pagi atau subuh, menjadi waktu yang sangat baik untuk mandi. Karena pada saat itu kondisi air mengandung ozon yang lebih tinggi, sehingga dengan kandungan ozon yang tinggi tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, lalu membuat tubuh menjadi lebih segar nantinya sehingga aktivitas yang dilakukan pada pagi hari dan siang hari dapat menjadi lancar dan maksimal. Manfaat lainnya meningkatkan daya tahan tubuh, dan membantu Kamu agar menjadi awet muda.

Adapun, riwayat bahwa Rasulullah suka mandi sebelum subuh, ternyata belum pernah ditemukan riwayat yang sah (shahih) mengenai hal tersebut. Yang ada riwayat shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh (semoga Allah memberikan taufik kepada kita agar selalu bisa melaksanakannya). Adapun riwayat yang shahih bahwa Rasulullah mandi sebelum subuh, belum pernah ditemukan.

Tapi jangan sedih dulu...

Dari sisi medis, Dr. Abdul Hamid Dayyat, dari Universitas Kairo Mesir menjelaskan tenang manfaat kesehatan yang diperoleh seseorang dari aktivitas bangun (setengah jam) sebelum waktu Subuh, lalu mandi pada waktu itu. Pada waktu fajar (shubuh) kandungan gas O3 sangat melimpah, yang setelah itu akan berkurang sedikit demi sedikit hingga habis saat matahari terbenam pada sore hari. Gas O3 memberikan manfaat positif pada urat syaraf, mampu mengaktifkan kerja otak dan menjaga kesehatan tulang.

Saat seseorang menghirup udara fajar, akan merasakan kenikmatan dan kesegaran yang tiada tara saat itu. Setelah itu akan lebih baik dan sehat lagi jika mandi sebelum waktu dimulainya adzan shubuh. Mandi shubuh menurut dr. Midi Hariyani, SpKK spesialis kulit dan kelamin dari klinik nusantara kuningan Mandi subuh dapat membangunkan tubuh yang terlelap dimana metabolisme tubuh sedang melambat. Suhu tubuh akan dinaikkan mencapai kestabilan. Jantung menjadi terpacu untuk bangun, adrenalin meningkat, pembuluh darah menjadi lebih lancar untuk bergerak, alhasil aliran darah di dalam tubuh menjadi sangat baik, termasuk aliran ke kulit. Sehingga bermanfaat membuat kulit tampak lebih fresh.

Mandi shubuh menurut Dr. dr. Aru W. Sudoyo, MD dokter spesialis penyakit dalam dari FK UI dan RS Medistra. Mandi pagi secara medis akan merangsang sistem peredaran darah serta membuat syaraf menjadi lebih aktif. Hal ini karena adanya reaksi tubuh terhadap rangsangan suhu dingin secara singkat. Sepanjang seseorang tidak sakit, mandi subuh atau sebelum subuh akan memberikan efek positif karena tubuh nantinya ‘dicambuk’ oleh temperature rendah.

Manfaat mandi shubuh

1. Melancarkan peredaran darah
Menurut hasil penelitian sebuah lembaga riset trombosit di Inggris, mnemukan bahwa seseorang yang sering mandi pagi dengan air dingin (air biasa), bermanfaat agar peredaran darahnya akan menjadi lebih lancar. Sehingga tubuhnya menjadi terasa lebih segar dan bugar, yang memiliki efek positif pada aktivitas sehari-hari yang dilakukannya. Menurut situs Venusbuzz.com, mandi pagi sangat baik untuk kelancaran sirkulasi darah, mengendurkan ketegangan di otot dan sendi, mengatasi masalah bahu kaku, merangsang penyembuhan agar lebih cepat, meredakan rasa sakit pada tubuh dan mengurangi peradangan.

2. Menurunkan resiko darah tinggi

Menurut Frederic Premji, seorang hipnoterapis dari The American Board of Hypnotherapy, bahwa mandi air biasa bermanfaat menurunkan resiko timbulnya darah tinggi, mencegah varises dan mencegah mengerasnya pembuluh darah. Hal ini karena mandi dengan air biasa (terutama waktu shubuh) mampu melancarkan seluruh sirkulasi darah ke organ-organ tubuh.

3. Meningkatkan kesuburan
Mandi di pagi hari dengan air biasa memiliki manfaat panting bagi kesehatan dan kesuburan reproduksi manusia. Yang mampu meningkatkan produksi hormone testosterone pada pria dan hormone estrogen pada wanita.  Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di University of California, menemukan hasil penelitian bahwa produksi sperma pada laki-laki secara signifikan meningkat setelah melakukan mandi di pagi hari dengan air biasa selama 1 minggu. Sedangkan mandi menggunakan air panas memiliki efek yang sebaliknya, yang beresiko menurunkan kesuburan.

4. Meningkatkan sel darah putih
Pada sbuah studi di Inggris, menemukan bahwa mandi dengan air dingin mampu meningkatkan sel darah putih di dalam tubuh. Dengan sel darah putih yang meningkat, bermanfaat agar daya tahan dan kemampuan tubuh semakin kuat dalam melawan virus penyakit. Tubuh akan akan menjadi lebih sehat, fit dan tidak mudah sakit karena fungsi daya tahan tubuh yang bekerja dengan baik. Menurut venusbuzz.com, mandi pagi merangsang tubuh untuk memproduksi sel-sel darah putih, bagaikan pasukan tentara terhadap virus dan penyakit.

5. Memperbaiki kesehatan jaringan tubuh
Kebiasaan mandi subuh dalan suasana yang dingin memiliki manfaat positif untuk jaringan tubuh yang semakin membaik, kulit terhindar dari kering dan kulit menjadi lebih lembut, dan kuku lebih sehat, kuat dan tidak mudah retak Mandi dengan air dingin dapat mengurangi noda dan lingkaran hitam yang ada di bagian bawah mata. Sehingga, tubuh dan wajah akan terlihat segar dan sehat. Adapun mandi dengan air hangat, beresiko membuat kulit mudah keriput dan kulit juga kekeringan.

6. Meredakan depresi
Dahulu, kebiasaan mandi pagi dengan air dingin (biasa) sering diterapkan oleh para pejuang samurai di Jepang, yang sering disebut ritual misogi dalam bahasa Jepang. Kebiasaan mandi pagi dengan suasana dingin ini bertujuan untuk menjernihkan pikiran sehigga lebih tenang dalam bersikap, serta agar dapat menjalani hari-hari dengan penuh semangat. Dan memang cukup logis alasannya, karena mandi dngan suasana dingin di pagi hari tersebut bermanfaat untuk meredakan depresi dan rasa stress. Ketika tubuh keadaan suntuk, jiwa dala keadaan tidak tenang, tegang hingga depresi. Maka setelah mandi dengan suasana dingin membuat tubuh menjad lebih segar, dan pikiran menjadi fresh, jernih dan lebih tenang.

7. Meningkatkan suasana hati untuk aktivitas sehari-hari

Menurut Lifehack.org, mandi air dingin di pagi hari sebelum Anda pergi bekerja, membuat pernapasan Anda menjadi lebih baik, guna merespon shock dingin, tubuh mencoba membuat hangat dengan meningkatkan asupan oksigen secara keseluruhan. Selain itu, denyut jantung juga akan meningkat, sehingga aliran darah melalui tubuh menjadi labih baik untuk membantu Anda mendapatkan energi yang cukup dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

8. Memperkuat kekebalan tubuh
Menurut Lifehack.org, mandi air di pagi hari (dalam suasana dingin) mampu mempercepat tingkat metabolisme tubuh, yang membantu untuk menurunkan lemak berlebihan, meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh guna melawan virus dan penyakit, serta menjaga sel-sel darah putih sehingga tubuh dapat lebih jarang trjatuh sakit. Mandi dingin meningkatkan sirkulasi darah secara keseluruhan, yang dapat menurunkan resiko hipertensi (tekanan darah tinggi) dan menurunkan resiko pengerasan arteri.

9. Menjaga kesehatan rambut dan kulit
Menurut Lifehack.org, mandi air dingin mampu mengurangi munculnya jerawat, adapun mandi air panas (jika keseringan) malah menimbulkan mmasalah berupa kulit kering. Mandi air dingin berfungsi untuk mengencangkan kutikula dan pori-pori, serta mencegah terjadinya penyumbatan. Anda juga memberoleh manfaat lainnya untuk kesehatan dan keindahan rambut. Air dingin dapat menurunkan resiko kotoran dapat menumpuk di kulit kepala.

Perhatian!!

Bagi kalian yang memiliki penyakit berat, maka yang disarankan adalah mandi dengan suhu air hangat. Karena kondisi tubuh yang sedang sakit, terutama demam, maka hindari mandi dalam kondisi udara dingin, karena dapat membuat penyakit bertambah parah. Mandi setelah waktu shalat Ashar (sekiar jam 4.00/4.30 sore sampai sebelum maghrib) Mandi sore, yang disarankan adalah 1 jam setelah waktu ashar hingga sebelum maghrib, yaitu sekiar jam 4.00/4.30 sore sampai sebelum waktu maghrib, ini menjadi waktu mandi yang baik, bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Utamanya mandi sore ini, sangat dianjurkan bagi bayi dan anak-anak. Beberapa manfaat dari mandi sore yaitu:

1. Mencegah kotoran dan kuman menempel lebih lama
Karena orang yang jarang mandi sore memiliki resiko lebih besar dihinggapi kuman dan bakteri jahat yang lebih banyak dibandingkan orang yang rutin mandi sore. Hal itu karena setelah beraktivitas selama seharian (terutamanya lagi di luar ruangan) maka tubuh menjadi kotor, terkena debu dan kuman bakteri. Apabila mengabaikan mandi sore, kuman dan kotoran akan terus menempel semalaman penuh hingga keesokan paginya. Tertunya hal ini sangat tidak baik untuk tubuh, termasuk kualitas tidur juga menurun karena tidak mandi. Dimana tubuh akan terasa gatal-gatal dan susah untuk tidur malam. Dan jika terbangun dari tidur, badan malah terasa gerah, gatal-gatal dan tidak nyaman. Sehingga tidur menjadi tidak nyenyak dan kualitasnya rendah.

2. Mencegah stress dan depresi
Pekerjaan padat dalam seharian dari pagi hingga sore hari, mengakibatkan otot dan syaraf di tubuh menjadi tegang dan terasa kurang nyaman. Sehingga tubuh terasa lelah, keram bahkan pusing. Keadaan seperti beresiko tinggi menimbulkan masalah stress dan depresi. Untuk menghindari masalah stres kaena kelelahan, maka Anda bisa membuat tubuh nyaman dan rileks, hanya dengan mandi sore, sehingga pikiran akan fresh kembali seperi ketika di waktu pagi, tubuh menjadi segara, kepenatan menghilang, dan otot menjadi lebi rileks.

3. Menghilangkan bau badan karena keringat
Keringat yang timbul karena pekerjaan dan aktivitas yang panjanga dan melelahkan, juga menimbulkan bau badan, sehingga rasanya tidak sedap dihirup, baik oleh diri sendiri maupun orang lain. Dengan mandi sore tubuh akan kembali “wangi”, serta menjadikan jiwa akan menjadi lebih bersemangat.

Perhatian!!

Jangan mengguyur badan dengan air setelah baru saja langsung terkena paparan sianr matahari, karena berbahaya, membuat panas tubuh terperangkap. Yang baik, tunggu dahulu sekitar 10 menit hingga panas tubuh kembali stabil setelah terkena paparan sinar matahari, setelah itu baru lakukan mandi sore.

Thank you for reading Waktu Yang Baik & Dilarang Untuk Mandi [Manfaat & Bahayanya]

Saturday, November 14, 2015

Tips Penyimpanan ASI Perah

Bagi ibu yang bekerja, Air Susu Ibu (ASI) perah (ASIP) merupakan jalan keluar untuk mempertahankan pemberian ASI eksklusif buat si kecil. Untuk mendapatkan ASIP dapat dilakukan secara manual (memijit payudara dengan jari) maupun menggunakan alat bantu (pompa ASI). Biasanya masing-masing ibu mempunyai kesukaan tersendiri cara memerah ASI. Tidak ada cara memerah ASI yang lebih superior terhadap lainnya.

Pemerahan ASI dapat dilakukan kapan saja, bahkan pada ibu yang tidak bekerja dan akan berada 24 jam disamping bayi. Sebagaimana diketahui, payudara yang kosong akan merangsang tubuh untuk menghasilkan ASI lebih banyak. Hal ini berlaku seperti  supply and demand dalam hukum ekonomi. Jadi apabila bayi tidak mengosongkan payudara ibu saat menyusui, pengosongan secara manual akan merangsang produksi ASI yang lebih banyak lagi nantinya.
Penyimpanan ASIP dapat dilakukan di dalam plastik khusus ASI, botol susu bayi, atau botol kaca yang bersih dan telah disterilkan. Agar ASIP dapat diberikan secara optimal pada si kecil, sebaiknya penyimpanan dilakukan dalam jumlah terbatas, sesuai dengan kemampuan minum bayi. Tentu perlu diperhatikan pula untuk memberi penanggalan dan waktu penyimpanan ASIP dilakukan. Hal ini berguna agar ASIP yang lebih dahulu diperah, lebih dahulu dipergunakan. Hal ini popular dengan singkatan FIFO (first in first out).
Berikut disajikan lama penyimpanan ASIP yang dianjurkan dalam tabel:
Suhu ruangan
(19-26oC)
Cooler *
(-15-4oC)
Lemari es**
(4oC)
Freezer     (1 pintu)
(-15-5oC)
Freezer (2 pintu)
(0-18oC)
(-20-4oC)
4-6 jam
24 jam
5 hari
2 minggu
3-6 bulan
6-12 bulan
*cooler = ASIP disimpan dalam termos pendingin bersama dengan ice packs.
**pada bagian dalam kulkas, bukan di pintu kulkas. Sebagian kepustakaan menyebutkan hingga 8 hari.
Pencairan ASIP dilakukan dengan cara thawing, yaitu:
  1. Mengeluarkan ASIP dari freezer dan menempatkannya di dalam kulkas 1 hari sebelum digunakan (ASIP akan mencair dalam waktu +10 jam), kemudian dikeluarkan dari kulkas dan dihangatkan.
  2. Menaruh ASIP beku di bawah aliran air hangat. Pencairan ASIP tidak dianjurkan dengan cara didiamkan pada suhu ruangan, karena berisiko menyebabkan pertumbuhan bakteri dalam susu.
Beberapa pembatasan penggunaan ASIP dalam praktek sehari-hari:
  1. ASIP yang telah diminum oleh bayi, harus dihabiskan dalam waktu 2 jam. Setelah 2 jam, sisa ASIP sebaiknya dibuang. Hal ini untuk menghindari pemberian ASIP yang terkontaminasi bakteri. Karena itu sebaiknya jumlah penyimpanan dan pemberian ASIP disesuaikan dengan kemampuan minum bayi.
  2. Apabila ASIP telah diencerkan, harus digunakan dalam waktu 24 jam.
  3. ASIP yang telah diencerkan tidak boleh dibekukan kembali.
  4. Untuk penyimpanan ASIP jangka panjang (>72 jam) sebaiknya gunakan botol plastik dengan food grade  atau botol kaca steril.
Warna, bau, kekentalan, dan rasa ASI dipengaruhi oleh diet ibu, sehingga tidak perlu cemas apabila ibu melihat warna ASIP berbeda-beda. ASIP yang disimpan setelah beberapa waktu akan terpisang menjadi 2 lapisan. Apabila hendak digunakan, goyangkan botol saat hangat agar ASIP kembali tercampur rata. Sebagian bayi sensitif dengan konsistensi, bau, maupun rasa ASI, sehingga menolak ASIP terutama yang telah dibekukan dalam waktu cukup lama. Untuk mengatasi hal ini, gunakan ASIP dengan masa beku lebih pendek.
 Daftar pustaka:
  1. Mayo clinic staff. Breast milk storage: Do’s and don’ts. 2012 [diakses 19 September 2012]; diunduh dari: www.mayiclinic.com/health/breast-milk-storage/MY00926.
  2. Centers for disease control and prevention. Proper handling and storage of human milk. 2010 [diakses 19 September 2012]; diunduh dari: www.cdc.goc/breastfeeding/recommendations/handling_breastmilk.htm.
  3. Chantry CJ, Eglash A, Howard CR. Human milk storage information for home use for healthy full-term infants. The academy of breatfeeding medicine. 2004.
Thank you for reading Tips Penyimpanan ASI Perah

Pentingkah memantau tumbuh kembang anak?

Tumbuh kembang mengandung 2 pengertian, yaitu bertumbuh dan berkembang, Bertumbuh berarti bertambah massa dan ukuran, yang secara obyektif dapat kita ketahui melalui penimbangan berat badan, pengukurangan panjang/ tinggi badan, dan pemantauan lingkar kepala setiap bulannya. Berkembang adalah bayi/ anak mengalami penambahan keterampilan/ kemampuan, baik dibidang motorik kasar, motorik halus, personal-sosial, dan wicara.

Dalam praktek sehari-sehari, setiap bayi dengan asuhan keperawatan ideal, termasuk pemberian imunisasi rutin sesuai jadwal, pasti akan selalu diukur penambahan berat dan tinggi badan, serta lingkar kepala. Pengukuran ini merupakan standar pelayanan kesehatan bayi dan anak di posyandu, puskesmas, rumah sakit, atau klinik kesehatan anak manapun. Biasanya dokter akan menjelaskan kepada orangtua apakah peningkatan berat, tinggi, dan lingkar kepala bayi/ anak dalam skala normal.

Lalu bagaimana dengan perkembangan?
Pemantauan perkembangan adalah untuk mengetahui adanya gangguan perkembangan seorang bayi/anak SEBELUM gangguan itu terjadi. Jadi pemantauan ini tidak dimaksudkan untuk mengobati gangguan perkembangan yang telah terjadi. Terdapat beberapa ‘pakem’ yang dapat digunakan dokter secara cepat untuk menilai tumbuh kembang seorang bayi/ anak. Untuk penilaian yang lebih teliti dapat digunakan alat bantu (tools) yang telah dirancang sesuai dengan kelompok usia dan spesifik untuk kemampuan bidang/ ranah tertentu.

Orangtua dapat melakukan sendari pemantauan tumbuh kembang ini dengan menggunakan alat bantu berupa Kuesioner Pra-Skrining Perkembangan (KPSP) . Kuesioner ini memantau tumbuh kembang balita hingga usia 5 tahun, dengan jeda waktu per 3 bulan.
Pemantauan tumbuh kembang di rumah sakit atau klinik spesialis anak dilakukan dengan tools yang disebut Denver II. Berbeda dengan KPSP, Denver II mempunyai ‘garis umur’ sehingga dapat dilakukan pada usia berapapun. Pemeriksaan perkembangan menggunakan Denver II idealnya dilakukan setiap 3 bulan, sama seperti KPSP. Denver II mempunyai pertanyaan spesifik untuk penilaian ranah spesifik pula. Biasanya pemeriksaan ini tidak dilakukan pada kunjungan rutin imunisasi bulanan, melainkan dengan perjanjian. Pemeriksaan perkembangan Denver akan cukup menyita waktu dan tidak semua rumah sakit dengan pelayanan kesehatan anak umum mempunyai perangkat Denver II.
Untuk anak dengan kecurigaan kondisi tertentu juga terdapat tools yang spesifik. Misalnya kecurigaan autism pada anak dapat dilakukan skrining dengan CHAT (checklist for autism in toddler); gangguan perilaku berupa kondisi mental dan emosional dilakukan skrining KMME (kuesioner masalah mental emosional); gangguan pemusatan perhatian dengan kuesioner GPPH (gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas), dan sebagainya. Berbagai skrining ini biasanya hanya dapat dilakukan di klinik tumbuh kembang tertentu.

Penting untuk ditekankan kembali bahwa skrining bertujuan untuk mendeteksi kelainan perkembangan secara dini, sebelum tanda atau gejala kelainan tersebut tampak. Berbagai alat skrining perkembangan mempunyai kekuatan dan kelemahan masing-masing, sehingga diperlukan interpretasi yang tepat agar tidak terjadi kesalahan deteksi. Hasil skrining tidak berupa suatu diagnosis, melainkan berupa rekomendasi bahwa perkembangan anak normal atau untuk dapat dilakukan pemeriksaan perkembangan lebih lanjut apabila terindikasi.
Thank you for reading Pentingkah memantau tumbuh kembang anak?

Plastisitas Otak Anak

Definisi
Istilah plastisitas berasal dari bahasa Yunani ‘plaistikos’ yang berarti ‘membentuk, ‘to form’. Secara umum plastisitas otak diartikan sebagai kemampuan otak untuk melakukan re-organisasi setelah mengalami cedera (injury) atau karena penyakit. Kata lain plastisitas otak (brain plasticity) adalah neuroplasticity atau brain malleability.

Plastisitas merupakan salah satu kemampuan otak yang sangat penting, yang melingkupi berbagai kapabilitas otak, termasuk kemampuan untuk beradapatasi terhadap perubahan lingkungan dan penyimpanan memori dalam proses belajar. Karena itu anak-anak bisa belajar lebih cepat  daripada dewasa, termasuk diantaranya menguasai bahasa asing di usia muda, penguasaan alat musik, bermain bola, bahkan pemulihan dari cedera otak yang lebih cepat.
Mekanisme plastisitas
Pada masa fetal terdapat keseimbangan antara neurogenesis dan apoptosis sel neuron untuk mendapatkan jumlah neuron tertentu pada  setiap regio otak, proses ini terutama diamati pada trimester kedua kehamilan. Berbagai penelitian pada hewan menunjukkan bahwa terdapat produksi neuron yang sangat berlebihan pada masa fetus dibandingkan dengan jumlah akhir yang ditemukan pada otak yang matur. Over-produksi neuron ini diduga menjadi semacam reservoir yang dapat digunakan jika terjadi cedera (injury) otak. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa neurogenesis ternyata masih terjadi setelah masa fetal bahkan hingga dewasa pada area tertentu di  otak, termasuk zona subventrikular dari ventrikel lateral dan zona subgranular dari girus dentate hipokampus.

Plastisitas otak  melingkupi perubahan pola fungsional dan struktural sebagai respons terhadap lingkungan, secara fisiolofis atau patologis, melalui beberapa mekanisme yang berbeda. Perubahan terjadi pada tingkat kortikal berupa pola sinaptik dan representasi. Hipotesis lain menyebutkan dapat pula terjadi perubahan pada tingkat neuronal baik berupa perubahan morfologi ataupun fungsional.4
Saat seorang anak lahir, ia memiliki jumlah neuron lebih dari 100 milyar, suatu jumlah sel neuron maksimal sepanjang hidupnya, sementara berat otak bayi saat lahir tidak lebih dari seperempat berat otak orang dewasa. Peningkatan massa otak dalam perkembangan seorang anak merefleksikan peningkatan yang spektakuler dari koneksi kortiko-kortical yang bersifat experience-dependent. Plastisitas experience-dependent merujuk pada mekanisme belajar dan penyimpanan memori sebagai hasil interaksi seorang individu dengan lingkungannya, kemudian membentuk jaringan neuronal tertentu yang mewakili memori autobiografikal. Plastisitas merupakan hasil dari kapasitas intrinsik otak untuk mengenali efek suatu pengalaman terhadap kebutuhan dasarnya sebagai makhluk hidup, untuk memulai proses belajar dan menyimpan memori. Proses ini akan bermuara pada pembentukan jutaan  jaringan neuronal (mnemonic) pada neokorteks, yang merepresentasikan isi memori autobiografik.

Plastisitas: faktor usia
Secara umum, cedera daerah kortikal yang bersifat fokal pada masa kanak-kanak mempunyai morbiditas yang lebih rendah dibandingkan cedera pada usia dewasa. Namun demikian, pendapat bahwa cedera otak yang terjadi pada usia lebih dini akan mempunyai prognosis yang lebih baik ternyata tidaklah sepenuhnya benar. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa cedera otak pada usia tertentu, prognosisnya tergantung pada titik dampak kritisnya (critical impact points hypothesis). Berdasarkan paradigma ini, ternyata cedera otak pada usia dini dapat sama fatalnya dengan cedera otak pada usia yang lebih tua.
Jika cedera terjadi pada suatu usia dimana sel-sel otak masih dalam tahap pematangan, dan tepat pada titik dimana perkembangan neurologi dan kognitif memerlukan dukungan lingkungan yang optimal dan kondusif, maka prognosis yang buruk bisa diramalkan pada kasus ini. Penelitian longitudinal terhadap kelainan di kortek serebri dengan kelainan kongenital menyimpulkan prognosis yang lebih uruk jika dibandingkan dengan kelainan serupa yang didapat kemudian. Perbedaan ini menunjukkan bahwa anak dengan kelainan kongenital justru mengalami gangguan perkembangan otak pada keseluruhan hemisfer.
Selaras dengan critical impact points hypothesis, Kolb dan Gibbs (2001) menemukan bahwa kerusakan otak yang terjadi pada usia dini, walaupun proliferasi neural telah sempurna namun masih dalam proses migrasi dan diferensiasi, akan mengakibatkan atrofi menyeluruh dendritik dan penurunan densitas neuron terutama bagian selubung kortek pada area tulang belakang, yang tampak sebagai retardasi mental. Sebaliknya, jika selubung kortek ini rusak pada waktu pertumbuhan cepat dendritik dan pembentukan formasi sinaps, justru akan terjadi peningkatan percabangan dendritik dan densitas spinal melalui kortek yang masih tersisa, sehingga akan didapatkan hasil akhir berupa pemulihan (recovery) fungsi yang lebih baik. Dengan demikian disimpulkan bahwa cedera otak yang terjadi lebih awal tidak selalu mempunyai prognosis yang lebih baik, hasil akhir (outcome)nya ditentukan oleh tingkat maturasi yang sudah atau sedang berlangsung saat cedera terjadi, yang dipengaruhi oleh kemampuan selular yang spesifik sehubungan dengan plastisitas otak.

Plastisitas: masa pulih (recovery)
St. James-Roberts (1981) berdasarkan data studi hemisferektomi menyimpulkan bahwa perbedaan masa pulih (recovery) sesudah cedera/trauma pada sistem nervus matur vs imatur, bukan hanya berkaitan dengan usia saat cedera/trauma terjadi,namun juga merefleksikan lamanya masa pulih yang dihubungkan dengan penyebab lesi dan jenis pemeriksaan atau tes yang dilakukan. Studi kohort pada usia dewasa akan mempunyai masa follow up yang singkat sehubungan dengan keterbatasan usia harapan hidup. Demikian juga halnya pada studi yang melibatkan subjek dengan tumor otak, tentu akan mempengaruhi potensial masa pulih penderitanya.
Menurunnya plastisitas otak seiring dengan bertambahnya usia tidak berarti re-organisasi tidak mungkin terjadi pada waktu yang panjang. Sebagai contoh, pada sindrom Sturge-Weber, terjadi kalsifikasi yang progresif walaupun pada saat bersamaan re-organisasi kemampuan bahasa yang terus berlanjut hingga usia lebih tua.
Masa pulih pada cedera hemisfer kiri dimana hemisfer kanan secara perlahan mengambil alih aspek bahasa dan memori verbal juga bisa memakan waktu yang cukup panjang. Akuisisi bahasa pada anak yang belum terpapar (exposed) bahasa sama sekali, atau belum bicara hingga akhir dekade pertama juga akan memperpanjang masa re-organisasi yang dibutuhkan. Dalam berbagai kasus, masa transfer kemampuan bahasa dari hemisfer kanan ke kiri memerlukan waktu yang relatif lebih panjang dibandingkan dengan durasi plastisitas serebral pada umumnya.

Plastisitas: double hazard
Studi prospektif longitudinal oleh Anderson V et al terhadap 122 anak dengan cedera kepala (trauma brain injury, TBI) mendokumentasikan hubungan derajat cedera (injury severity) dengan kemampuan kognitif. Anak yang menderita cedera kepala berat pada usia muda akan mengalami pemulihan yang minimal atau bahkan tidak sama sekali dibandingkan jika cedera yang sama terjadi pada usia yang lebih tua. Usia saat terjadi cedera tidak dapat dijadikan faktor prediksi terhadap prognosis atau outcome nantinya pada cedera kepala ringan sampai sedang, meskipun anak usia 0-2,11 tahun dengan cedera kepala sedang mempunyai outcome yang lebih buruk dibandingkan tingkat cedera yang sama pada usia yang lebih tua. Penelitian ini menyimpulkan suatu model ‘double hazard’ pada cedera otak yang berat dan terjadi  pada usia dini, walaupun terdapat  kemampuan plastisitas otak, namun pada keadaan ini justru anak tersebut menjadi lebih rentan terhadap gangguan/kerusakan kognitif residual yang signifikan.
Thank you for reading Plastisitas Otak Anak

Jenis Makanan dengan Perkembangan Motorik Anak

Asuhan nutrisi mempunyai peran yang sangat penting pada tumbuh kembang dan kesehatan anak. Untuk memastikan anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, perlu diketahui jenis, konsistensi, dan cara pemberian makan pada anak. Hal ini berkaitan erat dengan perkembangan kemampuan motorik anak, terutama motorik oral.

Pada 1 tahun pertama, bayi berkembang dengan pesatnya. Hal ini diikuti dengan perlunya dilakukan perubahan jenis dan tekstur makanan bayi. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, ibu dapat mengamati munculnya tanda2 berikut sebagai salah satu indikator kesiapan sang buah hati untuk jenis makanan yang baru.

UsiaKemampuan motorik oralDiet
0-3 bulanMenghisap dan menelan(suck and swallow)Cairan :ASI atau susu formula
4-7 bulanMenggerakkan lidah ke atas dank e bawahDuduk dengan bantuanMenelan makanan semi solid tanpa tersedakMembuka mulut saat melihat makananMinum dari cangkir dengan bantuan, sedikit tumpahMakanan semi solid:
  • bubur susu
  • sereal bayi
  • buah
  • sayur
8-11 bulanMenggerakan lidah dari satu sisi ke sisi lain. Menggunakan sendok dengan bantuan. Mengunyah dan mulai tumbuh gigi. Dapat memegang makanan dan dengan jari berusaha makan sendiri. Minum dari cangkir dengan bantuan, masih tumpahMakanan yang lebih dengan tekstur kasar
  • nasi tim kasar
  • buah atau sayur yang dipotong kasar
  • telur
  • keju, roti, biscuit
  • kacang-kacangan yang ditumbuk kasar
Sumber: Infant development and feeding skills. http://www.fns.usda.gov/tn//Resources/feedinginfants-ch2.pdf

Perkembangan kemampuan bayi sehubungan dengan pilihan pemberian nutrisi pada bayi merupakan pedoman umum. Artinya orangtua juga perlu menyadari bahwa setiap anak mempunyai corak dan kecepatan tumbuh kembang yang khas untuk sirinya sendiri. Selain itu juga perlu ditekankan bahwa hingga saat ini air susu ibu (ASI) merupakan pilihan sumber nutrisi terbaik buat bayi hingga usia 6 bulan.
Thank you for reading Jenis Makanan dengan Perkembangan Motorik Anak

Demam Berdarah : Kok bisa sangat Berbahaya?


Demam berdarah merupakan salah satu penyakit infeksi tropis dengan angka kematian cukup tinggi. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus dengue, bukan oleh nyamuk. Nyamuk aedes berperan sebagai media untuk memasukkan virus dengue dari tubuh orang sakit ke tubuh orang sehat (vektor).

Infeksi virus dengue mempunyai spektrum yang sangat luas, mulai dari tidak bergejala hingga menyebabkan perdarahan luas di berbagai organ tubuh. Infeksi virus dengue yang memberikan gejala klinis, tidak melulu bersifat fatal. Meskipun disebabkan oleh virus yang sama, infeksi dengue dapat berupa demam dengue yang akan sembuh sendiri (self limiting disease), atau berupa demam berdarah dengue (DBD). Hingga saat ini belum diketahui pasti faktor yang mempengaruhi perbedaan manifestasi klinis ini. Salah satu teori menyebutkan demam berdarah dengue terjadi pada orang yang terinfeksi virus dengue untuk kali kedua dan seterusnya, walaupun infeksi pertama tidak memberikan gejala sama sekali.

Penyakit DBD dibedakan atas 4 stadium, stadium 1-4. Pada DBD terjadi kebocoran cairan darah (plasma) ke rongga tubuh lain, seperti rongga selaput paru-paru, rongga perut, dan jaringan kulit longgar (plasma leakage). Darah yang kehilangan cairan ini akan menjadi kental sehingga menyulitkan pemompaan oleh jantung. Kekentalan darah ini dapat dinilai melalui pemeriksaan profil darah tepi berupa hemoglobin (Hb) dan hematokrit (Ht) yang meningkat. Infeksi virus dengue yang berbahaya adalah yang bermanifestasi klinis sebagai DBD stadium 3 dan 4. Pada stadium ini terjadi kegagalan jantung memompakan darah untuk menyampaikan oksigen dengan jumlah yang cukup ke berbagai organ tubuh (kondisi ini dikenal sebagai ‘syok’). Apabila pertolongan berupa pemberian cairan infus sebagai pengganti cairan darah terlambat diberikan maka penderita dapat meninggal dalam waktu singkat. Selain itu, perdarahan spontan juga dapat terjadi di berbagai organ tubuh disebabkan jumlah trombosit yang terus berkurang.

Manifestasi klinis infeksi dengue yang khas berupa demam tinggi selama 3 hari, diikuti penurunan suhu pada hari ke 4-5, namun pada saat inilah terjadi kebocoran cairan plasma (plasma leakage). Hingga saat ini belum ditemukan pemeriksaan yang dapat membedakan demam dengue dengan DBD pada awal masa sakit. Karena itulah diperlukan pemeriksaan darah secara berkala terutama pada 5-6 hari pertama anak sakit, untuk menilai kadar Hb, Ht, selain trombosit. Keterlambatan mendiagnosis DBD dan memberikan resusitasi cairan pada saat kritislah yang menyebabkan angka kematian tinggi pada DBD.

Thank you for reading Demam Berdarah : Kok bisa sangat Berbahaya?

Tuesday, November 10, 2015

Pantangan & Anjuran Makanan Bagi Penderita Stroke

Penyakit stroke merupakan kondisi terjadinya gangguan pada kerja otak yang disebabkan terhambatnya (kurang maksimalnya) aliran darah ke otak.

Penyakit Stroke ini disebabkan dari dua masalah yaitu masalah pembuluh darah yang tersumbat, dan masalah pecahnya pembuluh darah.

Untuk orang tua yang terkena stroke, umumnya karena pembuluh darah yang mengeras, atau juga terjadinya penumpukan lemak pada pembuluh darah.

Adapun penyakit Stroke pada masa remaja dan usia produktif, seringnya karena masalah gaya hidup yang buruk, seperti merokok, penggunaan narkoba, stress yang tidak seharusnya, gaya hidup yang tidak sehat, mengkonsumsi alkohol dan lainnya.

Tentunya hal tersebut bisa dicegah dengan menghindari melakukan hal-hal buruk tersebut.

Penyakit Stroke

Stroke terdiri dari dua macam yaitu stroke ringan dan juga stroke berat. Untuk masalah Stroke ringan terjadi karena aliran darah yang tersumbat, atau aliran darah menuju otak yang berkurang karena terhambat.

Aliran darah dapat mengalami tersumbat seperti itu karena darah yang membeku. Setelah itu masih ada peluang besar agar darah akan kembali mengalir melalui arteri atau vena.

Penting diketahui, bahwa stroke ringan ini bisa menjadi peringatan bahwa seseorang dapat beresiko terkena penyakit stroke berat.

Adapun gejala stroke pada umumnya yaitu:
  1. Rasa kesemutan pada sebagian tubuh 
  2. Kesulitan dalam berbicara 
  3. Kesulitan mengungkapkan pikiran 
  4. Kesulitan memahami apa yang diucapkan 
  5. Kesulitan memahami tulisan yang dibacanya 
  6. Sulit memahami apa yang dikatakan orang lain 

Pola hidup yang baik dan kebiasaan makan yang sehat, sangat penting untuk mengurangi 3 faktor seseorang dapat terkena stroke, seperti kadar kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, dan juga obesitas (kelebihan berat badan). Jika mengalami 3 penyakit ini, maka resiko stroke juga semakin tinggi.

Makanan sehat dianjurkan bagi penderita penyakit stroke:
Rekomendasi makanan sehat yang dianjurkan untuk penderita stroke, serta gaya hidup yang baik untuk penderita stroke, berikut di bawah ini poin-poinnya::

1. Sayuran dan buah

Sebuah kewajiban untuk mengkonsumsi banyak sayur dan buah, karena manfaatnya yang tidak diragukan lagi sangat besar bagi kesehatan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat, penyakit stroke terjadi ketika aliran darah ke otak tersumbat atau bila pembuluh darah di otak pecah, mengakibatkan jaringan otak mati. Stroke menjadi empat penyebab utama keempat kematian di Amerika Serikat. Demikian seperti dilansir dari laman Shape.com

Dalam analisis dari 20 studi yang sudah dilakukan, dengan melibatkan 760.000 pria dan wanita, sebanyak 17.000 orang terkena resiko tinggi stroke. Para peneliti menemukan bahwa untuk konsumsi 200 gram buah setiap hari, maka risiko stroke turun 32 persen.

Konsumsi 200 gram sayuran setiap hari, risiko stroke menurun 11 persen. Dalam penelitian tersebut tidak ada perbedaan yang signifikan pada orang muda dan tua.

Para peneliti mengklaim bahwa makan buah-buahan dan sayuran, terutama jeruk, apel, pir, dan sayuran berdaun mampu melindungi tubuh dari resiko stroke. Hal itu karena buah dan sayuran dapat menurunkan tekanan darah (yang menjadi penyebab untuk tingginya resiko stroke) dan meningkatkan fungsi mikrovaskuler, merupakan aliran cairan dari pembuluh darah ke jaringan tubuh.

Terdapat banyak nutrisi berlimpah dalam buah-buahan dan sayuran seperti serat, kalium, folat, dan antioksidan seperti vitamin C, beta-karoten, dan flavonoid yang dihubungkan dengan manfaat penurunan risiko stroke.

Sebuah artikel yang dipublikasikan pada American Heart Association jurnal Stroke menyatakan bahwa makan dengan mengutamakan buah dan sayuran memberikan manfaat basar dalam penurunan risiko stroke.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam mengatasi stroke ini, sangat penting mengkonsumsi buah dan sayuran dengan banyak jenisnya, seperti apel, mangga, pir, pisang, plum, kiwi, aprikot, berry, ceri, melon, semangka, pepaya, nanas dan banyak jenis sayuran. Itu sangat direkomendasikan dikonsumsi sehari-hari.


2. Makanan berserat tinggi

Usahakan untuk mengutamakan mengkonsumsi makanan yang berserat tinggi. Makanan berserat memiliki banyak sekali manfaat, yang membuat seseorang HARUS memasukan makanan berserat ke dalam daftar menu makanan sehari-hari. Manfaatnya yaitu:
  1. Untuk kesehatan jantung secara umum
  2. Mencegah kanker
  3. Serat mengikat kolesterol sehingga mampu untuk menurunkan kolesterol
  4. Mencegah batu ginjal dan batu empedu.
  5. Untuk kesehatan kulit, karena serat membantu membersihkan tubuh dari racun, yang bermanfaat untuk kesehatan kulit dan kesehatan tubuh secara umum.
  6. Mencegah Stroke .
  7. Serat mencegah mudah lapar, sehingga manjaga berat badan agar tidak berlebihan (obesitas)
  8. Menyehatkan pencernaan, mencegah konstipasi dan wasir. Dengan membantu mengeluarkan limbah dan racun melalui proses ereksi.
  9. Serat membantu agar limbah dibuang tanpa meninggalkan residu, sehingga mencegah kanker usus.

Makanan-makanan yang tinggi serat seperti apel yang mengandung serat yang larut, asam organik, dan kalium. Sebuah apel berukuran biasa memiliki asupan sekitar 4,4 gram serat.

Pisang mampu menambah energi tubuh dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Pisang umumnya punya kandungan serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram. Selain itu, pisang memiliki kandungan yang cukup banyak pada vitamin A, vitamin C, fosfor, dan zat besi.

Pisang memiliki khasiat untuk mengurangi kadar asam dalam lambung, menurunkan kadar kolesterol, mengobati penyakit jantung dan stroke, menurunkan dan mencegah demam dan menurunkan tekanan darah.

Buah pir memiliki kandungan serat yang cukup banyak. Pir hijau mengandung vitamin C, kalium, magnesium, pektin. Adapun kandungan seratnya memiliki kadar 2,3 gram per 100 gram. Pir hijau juga bermanfaat untuk meredakan panas dalam, untuk pencernaan, meredakan batuk, dan sebagai antioksidan.

Alpukat kaya kandungan serat, menjadi sumber asam lemak tak jenuh tunggal, berkhasiat menurunkan kolesterol, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Makanan lainnya yang kaya serat yaitu pepaya (kadar serat 1,3 gram per 100), jambu biji merah (kadar serat 7,3 gram per 100 gram), kentang (kadar serat 3 gram per 100 gram), brokoli, bayam, lobak, ubi jalar, kembang kol, kubis merah, kacang kedelai, dan labu.

Buah yang kaya akan serat sangat baik untuk mencegah dan mengatasi penyakit jantung dan stroke. Penuhi kebutuhan tubuh akan serat dalam setiap harinya.

3. Konsumsi ikan

Ikan memiliki mafaat besar yang tidak diragukan lagi, sehngga jangan lupa untuk mengkonsumsi ikan, minimalnya seminggu sekali.

Konsumsi ikan dan minyak ikan diketahui pertama kali punya manfaat untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada tahun 1960-an yang lalu. Sejak saat itu, sejumlah penelitian tentang manfaat ikan yang dikaitkan dengan mengatasi permasalahan stroke. Demikian seperti dilansir dari laman Ncbi.nlm.nih.gov

Penelitian dari pihak Nurses Health Study menemukan bahwa konsumsi ikan mampu untuk menurunkan risiko stroke, walaupun tidak signifikan sehingga. Seperti penelitian yang menunjukan hasil bahwa wanita yang secara teratur makan ikan terkena resiko stroke yang lebih kecil, dibandingkan dengan wanita yang tidak (jarang) makan ikan.

Adapun penurunan yang signifikan yaitu pada risiko stroke trombotik. Dengna pengamatan pada wanita yang makan ikan setidaknya dua kali per minggu, dibandingkan dengan wanita yang makan ikan kurang dari 1 kali per bulan, setelah menyesuaian faktor usia, merokok, risiko kardiovaskular dan lainnya. Diperoleh hasil, bahwa konsumsi ikan beberapa kali per minggu mampu mengurangi risiko stroke trombotik, tetapi tidak meningkatkan risiko stroke hemoragik.

loading...

4. Konsumsi susu yang rendah lemak

Dengan memiliki badan yang ideal, dan terhidar dari obesitas (kegemukan) maka semakin mencegah terkena masalah stroke yang sangat mengerikan. Banyak usaha untuk menurunkan berat badan, salah satunya adalah konsumsi susu rendah lemak.

Selain dinilai bahwa susu punya banyak manfaat kesehatan, memilih susu rendah lemak membantu tubuh menurunkan kadar lemaknya. Susu rendah lemak (low fat) menjadi pilihan banyak orang yang sedang menjalani diet, karena bermanfaat mengurangi lemak di dalam tubuh.

Pada sebuah riset terbaru menemukan manfaat lain dari susu rendah lemak, yaitu menekan risiko terjadinya serangan stroke. Para ilmuwan dari Karolinska Institute Swedia, melakukan penelitian yang melibatkan hampir 75.000 pria dan wanita asal Swedia. [Dilansir dari laman Kompas.com]

Semua peserta memiliki kondisi kesehatan yang baik, saat penelitian itu dimulai pada tahun 1997. Kemudian, peneliti meminta peserta mengisi sebanyak 96-item kuisioner makanan. \

Selama masa pengamatan sekitar 10 tahun, peneliti menemukan bahwa ada sekitar 4.000 kasus stroke yang terjadi.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang rutin minum produk susu rendah lemak, 12 persen lebih rendah risikonya menderita stroke dibandingkan mereka yang mengonsumsi produk tinggi lemak.

"Jika seseorang mengonsumsi lebih banyak susu rendah lemak ketimbang susu tinggi lemak, mereka akan mendapatkan keuntungan salah satunya penurunan risiko stroke..," kata Dr Susanna Larsson, profesor epidemiologi di Division of Nutritional Epidemiology, Karolinska Institute, Stockholm (pemimpin utama studi).

Data dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat menunjukkan bahwa setiap empat menit seseorang meninggal akibat stroke, dan setiap 40 detik ada satu kasus baru orang terkena stroke di AS.

Setiap tahunnya, sekitar 795.000 orang di Amerika Serikat menderita stroke. Sementara di Indonesia kondisinya tidak jauh berbeda, penyakit stroke menjadi salah satu penyebab kematian terbesar.

5. Oatmeal

Oatmeal adalah makanan olahan yang berasal dari biji gandum, kandungan nutrisinya yaitu kalori, protein dan lemak.

Nutrisi yang terkandung di dalam oatmeal berfungsi untuk memasok energi untuk tubuh,menjaga persediaan cairan tubuh, membantu penyerapan vitamin dan memperbaiki jaringan sel tubuh. Serat dalam oatmeal membantu proses penyerapan kolesterol dalam darah, serta menjaga kadar gula dalam darah agar tetap dalam kondisi baik.

Menurut Whfoods.com, bahwa terdapat banyak penelitian yang menyebutkan, makan biji-bijian seperti gandum (oatmeal) terkait dengan perlindungan terhadap stroke iskemik, diabetes, resistensi insulin, obesitas, dan kematian dini.

Sebuah studi baru dan editorial yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, merekomendasikan setidaknya 3 porsi biji-bijian harus dimakan setiap hari.

6. Pepaya. Buah pepaya tidak mengandung kolesterol sehingga baik untuk dikonsumsi penderita stroke. Selain itu pepaya rendah kalori yaitu sekitar 38 kalori per 100 gram. Pepaya mengandung vitamin B kompleks bermanfaat dalam proses metabolisme tubuh. Kandungan senyawa asam folat dan piridoksin di dalam pepaya bermanfaat untuk penderita stroke. Kandungan kalium menjaga kenormalan detak jantung sehingga baik untuk penderita stroke.


7. Pisang. Buah pisang memiliki manfaat yang sangat besar untuk penderita stroke. Dalam buah pisang banyak ditemukan kalium yang berperan penting dalam menjaga denyut jantung. Kandungan potasium sebagai pengganti cairan tubuh. Potasium dan kalium bermanfaat untuk mengatur tekanan darah agar tetap dalam kondisi normal.

8. Tomat mengandung senyawa licopene untuk mencegah radikal bebas, mengendalikan proses peradangan dan mengatasi kolesterol buruk di dalam tubuh. Sebuah penelitian dari pihak Universitas Harvard, menemukan bahwa senyawa licopene di dalam tomat mencegah proses pembekuan darah yang sangat berbahaya bagi penderita stroke. Tomat menjadi asupan baik bagi penderita stroke karena masalah penggumpalan darah.

9. Brokoli adalah sayuran hijau yang sangat baik untuk melindungi jantung. Kandungan antioksidan di dalamnya bermanfaat untuk mengurangi resiko kerusakan jantung karena radikal bebas. Berbagai kandungan di dalam brokoli mampu menjaga sistem aliran darah dalam jantung, mencegah pembekuan darah dan mengatasi maslaah infeksi.

10. Stroberri memiliki senyawa anti oksidan bermanfaat untuk merawat sistem kerja jantung, mengatasi peradangan pada arteri, mencegah terbntuknya plak pada arteri jantung, meningkatkan aliran darah pada jantung dan menjaga kelebaran pembuluh darah (agar tidak menyempit). Kandungan vitamin C, kalsium, zat besi, serat dan seng sangat penting untuk merawat jantung dan pembuluh darah bagi penderita stroke.

11. Anggur mengandung polifenol dari senyawa resveratrol, yang menjadi sumber antioksidan berfungsi melindungi jantung dan pembuluh darah, serta menjadikan sistem pembuluh darah lebih rileks.

Pantangan makanan penderita stroke

1. Batasi konsumsi pemanis buatan. Hindari atau minimal mengurangi untuk mengkonsumsi minuman dan makanan dengan pemanis tambahan. Bahkan, secara umum gula memicu kegemukan dan penyumbatan pada pembuluh darah, yang memperburuk kondisi stroke.

2. Hati-hati pada makanan sangat asin. Batasi konsumsi makanan yang mengandung banyak garam (natrium), dimana batas aman asupan sodium tidak lebih dari 1500 mg per harinya. 

3. Jangan merokok. Penting untuk berusaha berhenti merokok, selain itu juga hindari tempat-tempat para perokok berkumpul, karena Anda bisa terkena asapnya. Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan juga penyakit paru-paru.

4. Batasi makanan berlemak. Jangan berlebihan dalam mengkonsumsi makanan berlemak, karena makanan yang mengandung kandungan lemak tinggi, sudah tidak diragukan menjadi salah satu penyebab utama seseorang terkena stroke.

5. Batasi asupan lemak jenuh. Hindari konsumsi makan yang memiliki banyak kandungan lemak jenuh dan lemak trans maka cukup berbahaya, karena dapat meningkatkan kadar kolesterol di darah.

6. Hindari minuman alkohol. Hindari minuman beralkohol, karena memicu tekanan darah meningkat.

7. Batasi asupan natrium. Makanan yang terlalu tinggi akan kandungan natrium, memberikan dampak buruk berupa meningkatkan tekanan darah, dan menyebabkan obesitas.

8. Hindari makanan kolesterol tinggi. Pantangan yang paling utama dihindari yaitu makanan mengandung kolesterol yang tinggi, seperti udang, kuning telur, cumi-cumi, kepiting, daging kambing, bebek, kulit ayam dan jeroan. Makanan yang disebutkan tersebut bisa menyebabkan terjadinya penumpukan plak pada pembuluh darah, meningkatkan resiko komplikasi jantung dan memperparah penyakit stroke yang diderita.

Tips lainnya bagi penderita stroke

Penderita stroke biasanya mengalami lumpuh sebelah pada tubuh, mengalami gangguan komunikasi, gangguan penglihatan dan mudah emosi. Sehingga kesembuhan sangat diharapkan.

Usahakan untuk mengkonsumsi beraneka ragam makanan bernutrisi, dengan mengkonsumsi berbagai jenis buah dan sayuran maka hal ini sudah sangat bermanfaat untuk menjaga keseimbangan berat badan, mencegah kadar kolesterol yang tinggi, dan mencegah tekanan darah tinggi.

Kemudian, penting untuk meminimalisir konsumsi makanan yang mengandung kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi. Selain itu, hindari penggunaan minyak goreng berulang kali, karena sangat tidak sehat.

Rehabilitasi stroke
Rehabilitasi adalah sebuah proses pemulihan, bagi penderita stroke guna melancarkan kembali fungsi gerak, otot, dan otaknya. Terapi yang dilakukan harus sesuai dengan saran dokter spesialis rehabilitasi.

Terapi yang dilakukan di rumah sakit sudah dirancang oleh dokter serta disesuaikan dengan kondisi pasien. Terapi yang dilakukan seperti latihan berdiri, duduk, berjalan dan bicara. Sampai pada tahap pasien mendekati pulih, biasanya pasien dilatih untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

Rehabilitasi dinilai efektif untuk memperbaiki kerusakan otak dan alat gerak. Apabila rehabilitasi ingin dilakukan pihak keluarga, maka tetap perlu brkonsultasi dengan dokter spesialis. Latihan fisik guna pemulihan dan memberikan stimulus pada sel syaraf yang telah rusak akibat stroke.

Thank you for reading Pantangan & Anjuran Makanan Bagi Penderita Stroke

Sunday, November 8, 2015

Manfaat Tujuan Dan Jadwal Pemberian Imunisasi

Fungsi manfaat tujuan dan jadwal pemberian imunisasi vaksinasi yang tepat pada bayi anak perlu diketahui dan dipahami oleh para orang tua sebagai salah satu cara kiat tips untuk menjaga kesehatan bayi dan anak itu sendiri.

Tujuan pemberian imunisasi vaksinasi dasar lengkap itu salah satunya adalah menjaga melindungi bayi yang kadar imunitas tubuhnya masih sangat rentan dari penyakit yang bisa dan dapat untuk menyebabkan penyakit, kecacatan, atau bahkan kematian bayi.

Dan juga bermanfaat bertujuan dalam rangka agar Pertumbuhan Perkembangan Kesehatan Anak akan bisa terjaga dengan lebih baik lagi.

Manfaat Tujuan Dan Jadwal Pemberian Imunisasi

Imunisasi itu sendiri adalah merupakan suatu cara serta upaya yang dilakukan dengan sengaja dengan memberikan kekebalan (imunisasi) pada bayi atau anak sehingga terhindar dari penyakit-penyakit tertentu sesuai dengan jenis macam imunisasi yang diberikannya tersebut.

Jenis Macam Imunisasi Dasar Lengkap Bayi


Pembagian jenis imunisasi untuk bayi dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu imunisasi wajib dan imunisasi tambahan (dianjurkan). Untuk imunisasi wajib, pemerintah mewajibkan 5 jenis vaksinasi bayi/anak, yaitu: BCG, Polio, Hepatitis B, DPT, dan Campak.

Berikut beberapa jenis Vaksin Imunisasi Lengkap Wajib dan manfaat imunisasi yang diberikan antara lain adalah

Imunisasi Hepatitis B

Pemberian vaksinasi hepatitis B ini berguna serta bermanfaat dalam rangka untuk mencegah virus Hepatitis B yang dapat menyerang dan merusak hati dan bila hal itu terus terjadi sampai si anak dewasa akan bisa menyebabkan timbulnya penyakit kanker hati.

Imunisasi BCG

Pemberian vaksinasi BCG (Bacillus Celmette-Guerin) dan juga imunisasi BCG ini bermanfaat dan berguna dalam rangka untuk mencegah timbulnya penyakit TBC. Dilakukan sekali pada bayi dengan sebelum usia 3 bulan. Biasanya dilakukan bila bayi berusia 1 bulan.

Bila bayi telah berusia lebih dari 3 bulan dan belum mendapat imunisasi BCG maka harus dilakukan uji tuberkulin untuk mengetahui apakah bayi sudah terpapar bakteri TBC. Imunisasi bisa diberikan bila hasil tes tuberkulin negatif.

Imunisasi Polio

Ini adalah jenis vaksinasi yang pemberiannya melalui oral (mulut) dan manfaat imunisasi polio ini untuk mencegah penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Imunisasi diberikan sebanyak 4 kali, yaitu saat bayi berusia 1 sampai 4 bulan.

Imunisasi DPT

Diberikan dalam rangka dan bermanfaat untuk pencegahan terjadinya penyakit Difteri, Pertusis dan Tetanus. Penyakit Difteri dapat menyebabkan pembengkakan dan penyumbatan pernafasan, serta mengeluarkan racun yang dapat melemahkan otot jantung. Penyakit Pertusis yang dalam kondisi berat bisa menyebabkan terjadinya pneumonia.

Kuman Tetanus mengeluarkan racun yang menyerang syaraf otot tubuh, sehingga otot menjadi kaku, sulit bergerak dan bernafas. Kalau penyakit campak berat dapat mengakibatkan radang paru berat (pneumonia), diare atau bisa menyerang otak.

Imunisasi Campak

Tujuan pemberian imunisasi campak ini adalah mencegah penyakit campak. Pemberiannya hanya sekali saja yaitu pada saat anak berusia 9 bulan. Pemberiannya dapat diulang pada saat anak masuk SD atau mengikuti program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) yang dicanangkan pemerintah.

Umur
Vaksin
Keterangan
Saat lahir
Hepatitis
B -1
HB-1 harus
diberikan dalam jangka waktu 12 jam, dilanjutkan pada umur 1 dan 6 bulan.
Apabila status HbsAg-B ibu positif, dalam waktu 12 jam setelah lahir
diberikan HBlg 0,5 mL bersamaan dengan vaksin HB-1. Apabila semual status
HbsAg ibu tidak diketahui dan ternyata dalam perjalanan selanjutnya diketahui
bahwa HbsAg positif maka dapa diberikan HBlg 0,5 mL sebelum bayi berumur 7
hari.
Polio- 0
Polio-0 diberikan saat kunjungan
pertama. Untuk bayi yang lahir di RB/RS polio oral diberikan saat bayi
dipulangkan (untuk menghindari transmisi virus vaksin kepada bayi lain).
1 bulan
Hepatitis
B- 2
HB- 2 diberikan pada umur 1 bulan,
interval HB- 1 dan HB 2 adalah 1 bulan.
0–2 bulan
BCG
BCG dapat diberikan sejak lahir.
Apabila BCG akan diberikan pada umur > 3 bulan sebaiknya dilakukan uji  tuberkulin terlebih dahulu dan BCG
diberikan apabila uji tuberkulin negatif.
2 bulan
DTP- 1
DTP- 1 diberikan pada umur lebih dari
6 minggu, dapat dipergunakan DTwp atau DTap. DTP- 1 diberikan secara
kombinasi dengan Hb- 1 (PRP-T).
Hib- 1
Hib-1 diberikan mulai umur 2 bulan
dengan interval 2 bulan. Hib- 1 dapat diberikan secara terpisah atau
dikombinasikan dengan DTP- 1.
Polio- 1
Polio- 1 dapat diberikan bersamaan
dengan DTP- 1
4 bulan
DTP- 2
DTP- 2 (DTwp atau DTap) dapat
diberikan secara terpisah atau dikombinasikan dengan Hib- 2 (PRP-T).
Hib- 2
Hib- 2 dapat diberikan terpisah atau
dikombinasikan dengan DTP- 2
Polio- 2
Polio- 2 dapat diberikan bersamaan
dengan DTP- 2
6 bulan
DTP- 3
DTP- 3 dapat diberikan secara terpisah
atau dikombinasikan dengan Hib- 3 (PRP-T).
Hib- 3
Apabila mempergunakan Hib-OMP, Hib- 3
pada umur 6 bulan tidak perlu diberikan.
Polio- 3
Polio- 3 diberikan bersamaan dengan
DTP- 3
Hepatitis
B- 3
HN- 3 diberikan pada umur 6 bulan.
Untuk mendapatkan respons imum optimal, interval HB- 2 dan HB- 3 minimal 2
bulan, terbaik 5 bulan.
9 bulan
Campak 1
Campak- 1 diberikan pada umur 9 bulan,
campak-2 merupakan program BIAS pada SD kelas 1, umur 6 tahun. Apabila telah
mendapatkan MMR pada umur 15 bulan, campak-2 tidak perlu diberikan.
15 – 18
Bulan
MMR
Apabila sampai umur 12 bulan belum
mendapatkan imunisasi campak, MMR dapat diberikan pada umur 12 bulan.
15 bulan
Hib- 4
Hib- 4 diberikan pada 15 bulan (PRP-T
atau PRP-OMP).
18 bulan
DTP- 4
DTP- 4 (DTwp atau DTap) diberikan 1
tahun setelah DTP- 3.
Polio- 4
Polio- 4 dapat diberikan bersamaan
dengan DTP- 4
2 tahun
Hepatitis
A
Vaksin Hep A direkomendasikan pada
umur > 2 tahun, diberikan dua kali dengan interval 6-12 bulan.
2-3 tahun
Tifoid
Vaksin tifoid polisakarida injeksi
direkomendasikan untuk umur > 2 tahun. Imunisasi tifoid polisakarida
injeksi perlu diulang setiap 3 tahun.
5 tahun
DTP- 5
DTP- 5 diberikan pada umur 5 tahun
(DTwp/DTap)
Polio- 5
Polio- 5 diberikan bersamaan dengan
DTP- 5
6 tahun
MMR
Diberikan untuk catch up immunization  pada
anak yang belum mendapatkan MMR- 1.
10 tahun
dT/TT
Menjelang pubertas, vaksin tetanus
ke-5 (dT atau TT) diberikan untuk mendapatkan imunitas selama 25 tahun.
Varisela
Vaksin varisela diberikan pada umur 10
tahun.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kelima jenis imunisasi tersebut diwajibkan karena dampak akibat pengaruh dari penyakit tersebut dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian.

Sementara untuk jenis imunisasi tambahan dianjurkan untuk menambah daya tahan tubuh terhadap beberapa jenis penyakit, di mana vaksinnya antara lain adalah Hib, Pneumokokus (PCV), Influenza, MMR, Tifoid, Hepatitis A, Varisela, dan HPV

Beberapa jenis Vaksin Imunisasi Tambahan dan manfaat imunisasi yang diberikan antara lain adalah sebagai berikut :

Jadwal Imunisasi Vaksin Pneumokokus Untuk Bayi Dan Pada Anak

Dapat diberikan pada umur 2, 4, 6, 12-15 bulan. Pada umur 7-12 bulan, diberikan 2 kali dengan interval 2 bulan; pada umur > 1 tahun diberikan 1 kali, namun keduanya perlu dosis ulangan 1 kali pada umur > 12 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir. Pada anak umur di atas 2 tahun PCV diberikan cukup satu kali

Jadwal Imunisasi Vaksin Rotavirus Monovalen Untuk Bayi Dan Pada Anak

Diberikan 2 kali, vaksin rotavirus pentavalen diberikan 3 kali. Vaksin rotavirus monovalen dosis I diberikan umur 6-14 minggu, dosis ke-2 diberikan dengan interval minimal 4 minggu. Sebaiknya vaksin rotavirus monovalen selesai diberikan sebelum umur 16 minggu dan tidak melampaui umur 24 minggu.

Jadwal Imunisasi Vaksin Rotavirus Pentavalen Untuk Bayi Dan Pada Anak

Dosis ke-1 diberikan umur 6-12 minggu, interval dosis ke-2, dan ke-3 4-10 minggu, dosis ke-3 diberikan pada umur < 32 minggu (interval minimal 4 minggu). Jadwal Imunisasi Vaksin MMR Untuk Bayi Dan Pada Anak

Dapat diberikan pada umur 12 bulan, apabila belum mendapat vaksin campak umur 9 bulan. Selanjutnya MMR ulangan diberikan pada umur 5-7 tahun.

Jadwal Imunisasi Vaksin Influenza Untuk Bayi Dan Pada Anak

Diberikan pada umur > 6 bulan, setiap tahun. Untuk imunisasi primer anak 6 bln – < 9 tahun diberi 2 x dengan interval minimal 4 minggu Jadwal Imunisasi Vaksin HPV Untuk Bayi Dan Pada Anak

Dapat diberikan mulai umur 10 tahun. Jadwal vaksin HPV bivalen 0, 1, 6 bulan; vaksin HPV tetravalen 0,2,6 bulan.

Jadwal Imunisasi Vaksin Varisela Untuk Bayi Dan Pada Anak

Dapat diberikan setelah umur 12 bulan, terbaik pada umur sebelum masuk sekolah dasar. Bila diberikan pada umur > 12 tahun, perlu 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.

Efek Samping Setelah Pemberian Imunisasi


Imunisasi kadang mengakibatkan efek samping. Ini adalah tanda baik yang membuktikan vaksin betul-betul bekerja secara tepat. Bagi bunda para orang tua yang memiliki anak bayi atau balita dan ingin mengimunisasi anak bayi buah hati maka tidak perlu khawatir. Efek samping yang ditimbulkan setelah imunisasi tidak berbahaya.

Selain itu tidak semua anak akan mengalami demam setelah imunisasi karena hal ini juga dipengaruhi oleh daya tahan tubuh anak. Oleh karena itu, sebelum membawa anak anda untuk diimunisasi, pastikan terlebih dahulu buah hati kita berada dalam kondisi yang sehat dan siap untuk diimunisasi.

Berikut beberapa efek dampak imunisasi yang umum terjadi antara lain adalah sebagai berikut :
  1. BCG, dua minggu setelah imunisasi terjadi pembengkakan kecil dan merah di tempat suntikan, seterusnya timbul bisul kecil dan menjadi luka parut.
  2. DPT, umumnya bayi menderita panas sore hari setelah mendapatkan imunisasi, tetapi akan turun dalam 1 – 2 hari. Di tempat suntikan merah dan bengkak serta sakit, walaupun demikian tidak berbahaya dan akan sembuh sendiri.
  3. Campak, panas dan umumnya disertai kemerahan yang timbul 4 – 10 hari setelah penyuntikan.
Pentingnya imunisasi tepat waktu dan tidak menunda pemberian imunisasi karena jadwal untuk imunisasi tidak ditetapkan secara acak. Jadwal itu dibuat berdasarkan hasil penelitian tahunan dan melalui percobaan klinis yang menentukan kapan tubuh anak bisa merespon imunisasi secara optimal.

Jadwal pemberian imunisasi vaksinasi itu ditentukan agar anak mendapatkan hasil dan memperoleh perlindungan maksimal. Antibodi yang dimiliki bayi saat lahir memberikan perlindungan alami yang bisa mengganggu kinerja vaksin jika diberikan pada waktu yang salah.
Sumber : IDAI ( Ikatan Dokter Anak Indonesia)
Thank you for reading Manfaat Tujuan Dan Jadwal Pemberian Imunisasi