Sunday, March 31, 2013

Kandungan Gizi Buah Pepaya

Kandungan gizi buah pepaya :: Pada artikel sebelumnnya telah diulas mengenai klasifikasi dan morfologi tanaman pepaya. Untuk artikel kali ini akan diulas khusus mengenai kandungan gizi yang terdapat dalam buah pepaya.


Buah pepaya merupakan salah satu buah-buahan yang paling mudah ditemukan di wilayah indonesia, iklim yang memungkinkan, menjadikan indonesia sebagai tempat yang baik untuk tempat perkembangbiakan tanaman ini.

Buah pepaya banyak dikonsumsi oleh masyarat, dikarenakan selain memiliki citarasa lezat dan menyegarkan, Buah pepaya mengandung unsur gizi yang memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh baik untuk meningkatkan kesehatan ataupun menjaga kecantikkan kulit tubuh.

Kandungan Gizi Buah Pepaya Masak Dan Mentah

Buah pepaya mengandung sejumlah unsur gizi seperti kalori, vitamin dan mineral. Vitamin yang cukup tinggi terkandung dalam buah pepaya adalah vitamin A. Vitamin ini berguna bagi tubuh terutama untuk menjaga kesehatan mata dan kulit, selain itu terkandung juga vitamin C dan betakaroten.

Buah pepaya bisa dikonsumsi baik setelah buah matang ataupun masih mentah. Untuk komposisi unsur gizi dari keduanya tentu saja ada perbedaan. Dibawah ini adalah komposisi unsur gizi dari buah pepaya masak dan buah pepaya mentah tiap 100 gram.


Komposisi unsur gizi buah pepaya masak.
Kandungan Gizi
Jumlah
Kalori
46 kal
Protein
0.5 g
Hidrat arang
12.2 g
Kalsium
23 mg
Fosfor
12 mg
Besi
1.7 mg
Vitamin A
365 SI
Vitamin C
78 mg
Air
86.7 g


Komposisi unsur gizi buah pepaya mentah
Kandungan Gizi
Jumlah
Kalori
26 kal
Lemak
0.1 g
Protein
2.1 g
Hidrat arang
4.9 g
Kalsium
50 mg
Fosfor
16 mg
Besi
0.4 mg
Vitamin A
50 SI
Vitamin B1
0.02 mg
Vitamin C
19 mg
Air
92.4 g


Selain unsur-unsur diatas, buah pepaya juga mengandung unsur antibiotik yang berguna untuk pengobatan tanpa adanya efek samping. Buah pepaya juga mengandung unsur yang dapat membuat pencernaan makanan menjadi sempurna

Demikian ulasan artikel kali ini tentang kandungan gizi buah pepaya, nantikan artikel selanjutnya yang akan mengulas apa saja manfaat buah pepaya untuk kesehatan tubuh.
Thank you for reading Kandungan Gizi Buah Pepaya

Wednesday, March 27, 2013

Klasifikasi Dan Morfologi Pepaya

Klasifikasi ilmiah dari tanaman pepaya dan beberapa ciri umum yang dimiliki

Pepaya (Carica papaya L) adalah salah satu tanaman yang merupakan habitat asli hutan tropis, uniknya tanaman ini dapat tumbuh subur dengan baik di daerah tropis ataupun sub-tropis, di daerah basah hingga kering, ataupun dataran rendah maupun pegunungan.

Tanaman pepaya berasal dari daerah meksiko bagian selatan dan bagian utara amerika selatan. Tanaman yang dikenla menghasilkan buah tanpa mengenal musim ini merupakan satu-satunya jenis dalam genus carica. Untuk wilayah indonesia sendiri, tanaman ini menyebar hampir di seluruh wilayah indonesia. Umumnya jenis pepaya yang banyak tumbuh di indonesia yaitu pepaya semangka dan pepaya burung.

Klasifikasi ilmiah dan morfologi tanaman pepaya

Klasifikasi ilmiah :
  • Kerajaan : Plantae
  • Ordo : Brassicales
  • Famili : Caricaceae
  • Genus : Carica
  • Spesies : C. papaya
  • Nama binomial : Carica papaya L.
Nama pepaya berasal dari bahasa belanda "papaja", juga mengambil dari bahasa arawak "papaya". Untuk beberapa daerah di indonesia, pepaya memiliki nama tersendiri, seperti : gedang (sunda) dan kates, betik, telo gantung( jawa).

Morfologi Tanaman :
  • Pohon berbatang tegak dan basah, tinggi pohon bisa mencapai 8 – 10 meter.
  • Akar berbentuk serabut
  • Buah mentah berwarna hijau gelap dan bila matang berubah warna menjadi kuning kemerahan. Bentuk buah bulat hingga lonjong, dengan bagian ujung umumnya runcing
  • Rongga dalam pada buah pepaya berbentuk bintang bila dipotong secara melintang
  • Daun berbentuk helai yang menyerupai telapak tangan. Bila daun pepaya di lipat menjadi dua bagian  persis ditengah, akan nampak bahwa daun pepaya simetris
  • Bunga berwarna putih, terdapat putik dan benang sari. Berdasarkan kandungan putik dan benang sari, pohon pepaya bisa dibedakan menjadi 3 jenis yaitu :
    • 1.Pepaya Jantan :bunga majemuk bertangkai panjang dan bercabang-cabang.Bunga pertama terletak pada pangkal tangkai.Bunga jantan memiliki ciri yaitu putik/ bakal buah rundimeter yg tidak berkepala dan benang sari tersusun sempurna.
    • 2.Pepaya Betina :bunga majemuk dengan tangkai bunga sangat pendek dan terdapat bunga betina kecil dan besar. Bunga yg besar akan menjadi buah. Pepaya betina memiliki bakal buah sempurna, tapi tidak terdapat benang sari. Pepaya jenis ini umumnya terus berbunga sepanjang tahun.
    • 3.Pepaya Sempurna
      Jenis pepaya ini yaitu memiliki bunga yg tersusun sempurna, bakal buah dan benang dari dapat melakukan penyerbukan sendiri. Pepaya jenis ini dapat dibagi lagi menjadi 3 jenis yaitu :
      • Memiliki benang sari dan bakal buah bulat
      • Memiliki benang sari 10 dan bakal buah lonjong
      • Memiliki benang sari 2-10 dan bakal buah mengkerut.
      Berdasarkan buah yang dihasilkan, pepaya sempurna juga bisa dibagi menjadi dua golongan :
      • Pepaya sempurna yang dapat berbunga dan berbuah sepanjang musim
      • Pepaya sempurna yang berbuah musiman.
Manfaat tanaman pepaya
Beberapa bagian dari tanaman pepaya seperti akar, daun,buah, dan daun banyak dimanfaatkan oleh manusia baik sebagai sumber makanan, ataupun sebagai bahan racikan obat.
Thank you for reading Klasifikasi Dan Morfologi Pepaya

Sunday, March 24, 2013

Manfaat Jahe Sebagai Tanaman Obat Herbal

Ulasan seputar manfaat rimpang jahe untuk meningkatkan kesehatan tubuh

Manfaat jahe sebagai tanaman obat herbal :: Rimpang jahe mengandung minyak asitri yang didalamnya terdapat beberapa senyawa yang sangat bermanfaat bagi tubuh.Untuk lebih lengkapnya , silahkan kunjungi artikel sebelumnya yang mengulas tentang klasifikasi dan kandungan tanaman jahe.

Manfaat jahe untuk obat


Manusia sudah memanfaatkan rimpang jahe sebagai bahan ramuan obat untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit yang menimpa mereka. Dibawah ini beberapa penyakit yang bisa diobati dengan menggunakan jahe berikut cara penggunaannya :
  1. Migren -Rendam tangan anda kurang lebih 15 menit dalam air jahe hangat. Dipercaya cara ini bisa mengurangi rasa sakit.
  2.  Sariawan -Gunakan rebusan air jahe sebagai obat kumur 2-3 x sehari. Cara membuat air rebusannya yaitu dengan merebus jahe segar kurang lebih 800 gr dalam air secukupnya.
  3. Mencegah kerusakan pada gigi -Rebusan air jahe juga bisa berguna dalam mencegah kerusakan pada gigi, caranya dengan menjadikannya sebagai obat kumur.
  4. Periodontitis - Rebusan air jahe yang ditambahkan sedikit garam dapat digunakan sebagai obat kumur untuk menyembuhkan sakit atau gatal pada tenggorokan.
  5. Mabuk - Minum air jahe hangat dapat diberikan kepada seseorang yang sedang mabuk yang disebabkan oleh beberapa hal salah satunya saat masa mengidam bgi ibu hamil. minuman ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah untuk menghilangkan etanol dalam tubuh. Untuk meningkatkan rasa, dapat ditambahkan gula atau madu pada minuman tersebut.
  6. Mengatasi ketombe - Menjadikan air jahe sebagai pencuci rambut dipercaya dapat menghilangkan ketombe pada rambut. Manfaat lainnya yaitu dapat mencegah kerontokan pada rambut.
  7. Menghilangkan jerawat - Menjadikan air jahe hangat sebagai pencuci muka diyakini dapat menghilangkan jerawat dan juga bintik-bintik pada kulit kering.
  8. Mengatasi kaki bau - Air jahe hangat yang ditambahkan sedikit garam dan cuka, dapat dijadikan sebagai obat untuk menghilangkan aroma tidak sedap pada kaki. Caranya yaitu dengan merendam kaki pada ramuan tadi selama kurang lebih 15 menit. Selelah itu keringkan kaki dan taburkan bedak talk.
  9. Menyembuhkan pilek dan batuk - Rendam kaki anda sampai pergelangan kaki dalam air jahe panas yang telah ditambahkan garam dan cuka.rendam kaki sampai berubah menjadi merah.
  10. Menurunkan tekanan darah tinggi - Dengan merendam kaki dalam air jahe hangat selama 15 menit dipercaya dapat melancarkan sirkulasi darah anda dengan cara refleksologi.
  11. Mengurangi Nyeri Pinggang dan Punggung - Rendam handuk dalam air jahe hangat yang telah ditambahkan garam dan cuka. Gunakan handuk tersebut untuk mengompress bagian-bagian tubuh yang terasa sakit. Metode ini dipercaya dapat membantu melemaskan otot-otot tubuh yang tegang dan melancarkan sirkulasi darah sehingga dapat mengurangi rasa sakit.
Demikianlah ulasan mengenai manfaat jahe sebagai tanaman obat herbal, tentunya masih banyak lagi manfaat an khasiat jahe yang belum tercantum di atas, silahkan tambah wawasan anda dengan mengunjungi blog kesehatan lainnya
Thank you for reading Manfaat Jahe Sebagai Tanaman Obat Herbal

Wednesday, March 20, 2013

Klasifikasi Dan Kandungan Tanaman Jahe

Klasifikasi dan kandungan tanaman jahe :: Jahe atau zingiber officinale merupakan salah satu tanaman berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe adalah tanaman rimpang yang sangat populer dikalangan masyarakat baik sebagai bahan rempah dapur ataupun bahan obat.

Kandungan kimia didalam tanaman jahe yang memberikan manfaat untuk kesehatan

Jahe dipekirakan berasal dari asia pasifik yang penyebarannya mulai dari India hingga wilayah cina. Dari India, jahe mulai dijadikan sebagai bahan rempah untuk diperjualbelikan yang jangkauan pemasarannya hingga wilayh asia tenggara, jepang, tiongkok, hingga wilayah timur tengah.

Jahe masuk kedalam suku temu-temuan (Zingiberancae), nama imiah jahe berasal dari bahasa yunani zingiberi yang diberikan oleh seorang bernama William Roxburgh. Tanaman ini masih masih satu famili dengan temu-temuan lainnya semisal temu hitam (curcuma aeruginosa), kencur (Kaempferia galanga), temu lawak (Cucuma xanthorrizha), lengkuas (Languas galangal), dan sebagainya.

Klasifikasi Dan Ciri Umum Tanaman Jahe

Klasifikasi Ilmiah
  • Divisi : Spermatophyta.
  • Sub-divisi : Angiospermae.
  • Kelas : Monocotyledoneae.
  • Ordo : Zingiberales.
  • Famili : Zingiberaceae.
  • Genus : Zingiber.
  • Species : Zingiber officinale
Nama Daerah :
beeuing (Gayo), jahe (Sunda), bahing (Batak Karo), halia (Aceh), jahi (Lampung), sipodeh Minangkabau), jhai (Madura), lain jae (Jawa dan Bali), melito (Gorontalo), dsb

Ciri Umum Tanaman Jahe :

Tanaman yang bisa bertahan hidup di daerah tropis dan dikenal memiliki rasa pedas dan hangat pada rimpangnya ini, memiliki beberapa ciri umum yang mudah dikenali, yaitu :
  • Tanaman sejenis herba, tumbuh tegak dengan ketinggian pohon antara 30-60 cm.
  • Batang pohon semu, beralur dan memiliki warna hijau.
  • Daun tunggal dan berwarna hijau tua, tangkai daun berbulu halus, helai daun berbentuk lanset, bagian tepi rata dan bagian ujung runcing serta pangkal daun tumpul. Panjang daun antara 20-40 cm dan lebar antara 2-4 cm.
  • Bunga berupa malai tumbuh dari dalam tanah berbentuk tongkat atau bundar telur, panjang malai berkisar antara3,5-5 cm dengan lebar 1,5-1,75 cm. Gagang bunga hampir tidak berbulu dengan panjang  sekitar 25 cm,  sisik pada bunga berjumlah 5-7 buah, berbentuk lanset. Letaknya berdekatan, panjang sisik 3-5 cm. mahkota bunga berbentuk tabung 2 – 2,5 cm dengan helai agak sempit, memiliki bentuk tajam, warna kuning kehijauan, panjang sekitar 1,5 – 2,5 mm dengan lebar 3 – 3,5 mm, bibir berwarna ungu, gelap, berbintik-bintik berwarna putih kekuningan, panjang 12 – 15 mm ; kepala sari berwarna ungu, dengan panjang 9 mm, tangkai putik berjumlah 2.
  • Buah berbentuk bulat hingga bulat panjang, berwarna coklat sedang biji berbentuk bulat dengan warna hitam.
  • Akar berbentuk serabut dengan warna putih kotor. Rimpang tebal dan agak melebar, tumbuh bercabang-cabang. Warna rimpang kuning pucat. Bagian dalam berserat agak kasar, warna kuning muda dengan bagian ujung berwarna merah muda. Rimpang memiliki aroma khas dan rasa pedas.Rimpang dapat dibedakan  menjadi tiga bagian sesuai dengan ukuran dan warna yang dimiliki yaitu : Jahe besar (jahe gajah/jahe badak), jahe kecil (jahe emprit), dan jahe merah (jahe sunti)

Kandungan kimia jahe

Pemanfaatan jahe oleh manusia yaitu pada bagian rimpangnya. Rimpang jahe mengandung minyak asitri dimana didalamnya terkandung beberapa senyawa seperti Zingeron, seskuiterpen, oleoresin, zingiberen, limonen, kamfena, sineol, zingiberal, sitral, felandren, dan borneol. Selain itu, terdapat juga damar, pati, vitamin A, B, C, senyawa flavonoid dan polifenol, serta asam organik seperti asam malat dan asam oksalat.
Dibawah ini adalah tabel yang menunjukkan komposisi unsur-unsur didalam 100 g jahe :

Kandungan
Jumlah
Protein
8.6%
Karbohidrat
66.5%
Lemak
6.4%
Serat
5.9%
Abu
5.7%
Kalsium
0.1%
Fosfor
0.15%
Zat besi
0.011%
Sodium
0.3%
Potasium
1.4%
Vitamin A
175 IU
Vitamin B1
0.05 mg
Vitamin B2
0.13 mg
Vitamin C
12 mg
Niasin
1.9%
Thank you for reading Klasifikasi Dan Kandungan Tanaman Jahe

Sunday, March 17, 2013

Menjaga Payudara Setelah Menyusui




WANITA DAN KESEHATAN - Payudara yang indah, seksi dan kencang adalah dambaan dan kebanggaan dari seorang wanita. ApaPun menjadi berbagai alasan bahwa merawat keindahan payudara adalah hal yang sangat mutlak dilakukan oleh seorang wanita.
Payudara merupakan bagian tubuh wanita yang berperan penting dalam daya tarik seksual pasangannya. Menurut berbagai survei menyebutkan bahwa payudara adalah salah satu bagian tubuh wanita yang paling lama dilihat oleh lawan jenisnya, bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa pria melihat payudara beberapa kali sehari dapat memperpanjang umur.

Kondisi payudara yang mengendur setelah masa menyusui selesai kerap terjadi. Namun seperti diketahui bahwa ASI merupakan sumber nutrisi alami yang paling baik untuk bayi, sehingga sangat mutlak menyusui bayi dengan ASI tidak dapat dihindari.

Cara Mengencangkan Payudara Setelah Menyusui

Meski saat menyusui bayi kondisi payudara akan mengendur, namun bukan berarti hal ini adalah kondisi 'kiamat' bagi keberadaan payudara Anda, sebab beberapa metode bisa dilakukan untuk menjadikan payudara kembali kencang seperti semula.

Berikut ini ada 3 tips atau cara mengencangkan payudara setelah menyusui. Cara yang dipaparkan berikut merupakan cara yang alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia atau zat tertentu. Apa saja tipsnya, berikut adalah penjelasannya:

1. Mengencangkan Payudara dengan Mengkonsumsi Pepaya

Sejak zaman dahulu kala, pepaya muda sudah digunakan untuk mengencangkan payudara, enzim yang terdapat dalam pepaya sangat membantu dalam pertumbuhan payudara. Sementara itu hormon pengencang dan vitamin A dalam enzim pepaya, diyakini akan merangsang pengeluaran hormon wanita, selain itu dapat merangsang indung telur agar mengeluarkan hormon kewanitaan (estrogen, progesterone, dan prolaktin), melancarkan kelenjar susu dan tentu saja mengencangkan payudara.

Cara membuat : Potong pepaya mengkal, ambil kira-kira satu mangkok, kemudian dibuat menjadi juice dengan campuran susu kedelai. Kandungan phyto-estrogen kedelai sangat baik untuk payudara. Setelah itu beri sedikit perasan jeruk nipis dan satu atau dua sendok makan madu. Minum secara teratur dua hari sekali.

2. Mengencangkan Payudara dengan Masker Payudara

Metode mengencangkan payudara juga dapat dilakukan dengan menggunakan masker payudara yang terbuat dari bahan tepung beras atau Amylum Oryzae. Inti tepung beras ini bermanfaat untuk mengencangkan payudara, menghaluskan kulit, dan memperindah bentuk payudara serta memperlambat penuaan dini.

Berikut ini urutan saat anda melakukan masker payudara:
  • Berbaringlah rileks dengan posisi telentang.
  • Bersihkan payudara dengan handuk yang sebelumnya sudah direndam dalam air hangat.
  • Usap lembut kulit pembungkus payudara dan keringkan.
  • Sebelum anda masker, dapat anda oleskan minyak bulus sambil melakukan piijatan pada payudara, lakukan secara perlahan selama sekitar 10 hingga 15 menit.
  • Bersihkan payudara dengan handuk basah lalu keringkan.
  • Tutup puting susu dengan kapas basah.
  • Dengan menggunakan kuas, oleskan masker tepung beras yang sudah dicampur air mawar secara merata pada payudara. Biarkan selama 10-15 menit atau sampai mengering.
  • Bilas payudara dengan air hangat hingga bersih, kemudian kompreslah dengan es. Beri tepukan lembut pada payudara dengan kapas yang telah dibasahi penyegar.

Agar hasil maksimal, maskerlah payudara anda seminggu sekali, berturut-turut, selama 10 minggu.


3. Mengencangkan Payudara dengan Olah Raga

Untuk menyehatkan tubuh, diperlukan latihan secara rutin, agar peredaran darah lancar hingga ke bagian tubuh yang paling kecil. Begitu juga dengan payudara, dibutuhkan olahraga atau senam yang merangsang perbaikan payudara dan otot-otot pektoralis mayor dan minor sebagai penggantung payudara. Dengan lancarnya aliran darah juga kencangnya otot penggantung payudara ini, payudara akan menjadi lebih bugar, kencang dan terangkat.

Di samping itu, banyak pakar kesehatan dari Amerika menulis, bahwa satu-satunya cara alami yang dapat dilakukan wanita untuk membesarkan payudaranya adalah dengan latihan atau berolah raga.

Latihan yang bagaimana?

Latihan yang dapat merangsang pembesaran otot-otot pektoralis. Dengan berkembang dan membesarkan otot ini, secara otomatis akan menambah ukuran payudara.
Thank you for reading Menjaga Payudara Setelah Menyusui

Saturday, March 16, 2013

Manfaat Daun Sirih Untuk Obat Tradisional

manfaat daun sirih untuk obat tradisional

Manfaat daun sirih untuk obat tradisional : Dalam daun sirih terkandung eugenol yang memiliki sifat antifungal . Dengan sifat antifungal ini, daun sirih dapat digunakan untuk menghambat tumbuh dan berkembangnya yeast (sel tunas) dari Candida albicans.

Daun sirih juga mengandung zat antiseptik yang berperan dalam membunuh bakteri. ( silahkan baca artikel tentang morfologi dan kandungan daun sirih ) Sifat antiseptik yang dimiliki daun sirih disebabkan dari turunan fenol yaitu kavikol, dimana sifat antiseptiknya 5x lebih efektif bila dibandingkan fenol biasa.

Selain dari dua sifat diatas, Daun sirih juga memiliki efek antibakteri terhadap Streptococcus mutans, Streptococcus viridans, Streptococcus sanguis, Staphylococcus aureus, dan, Actinomyces viscosus.

Manfaat Daun Sirih untuk pengobatan


Dibawah ini adalah beberapa manfaat daun sirih sebagai tanaman obat serta bagaimana cara meramu dan menggunakannya sebagai obat :
  1. Mengobati pendarahan pada hidung / mimisan : 1 lbr daun sirih agak muda dilumatkan , gulung sambil ditekan sehingga keluar minyaknya. Gunakan untuk menyumbat hidung.
  2. Sebagai obat batuk : Rebus 15 lembar daun sirih dengan tiga gelas air sampai tersisa ¾ air. Minum air rebusan tersebut dengan menambahkan satu sendok madu. Lakukan hingga batuk hilang.
  3. Sebagai obat bronchitis : daun sirih  sebanyak 7 lbr, gula batu satu potong direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum 1/3 gelas dengan aturan 3 x sehari.
  4. Obat luka bakar : peras daun sirih secukupnya, tambahkan madu sedikit, lalu bubuhkan pada bagian kulit tubuh yang luka akibat terbakar.
  5. Menghilangkan bau badan : rebus 5 lembar daun sirih dengan 2 gls air sampai menjadi 1 gls, minum secara rutin tiap hari.
  6. Mengobati bisul : Cuci daun sirih secukupnya, giling hingga halus, lalu bubuhkan pada bisul dan sekelilingnya. Kemudian dibalut. Lakukan 2x sehari.
  7. Menghilangkan aroma kurang sedap pada mulut : 4 lembar daun sirih,diseduh air panas, tunggu sekitar 1 jam. Gunakan sebagai obat kumur.
  8. Mengobati sariawan : 2 lembar daun sirih segar dicuci, lalu kunyah sampai lumat oleh mulut anda. Buang ampasnya.
  9. Mengobati keputihan : Rebus 10 lbr daun sirih menggunakan 2,5 ltr air, angkat, lalu pada kondisi air hangat gunakan untuk mencuci bagian kemaluan.
  10. Obat jerawat : tumbuk 10 lbr daun sirih hingga halus, Seduh dengan dua gls air panas. Setelah dingin, gunakan air seduhan tersebut untuk mencuci muka. Lakukan sehari 2 sampai 3 kali.
  11. Mengobati diare : 6 lbr daun sirih, 6 biji lada, 1 sdm minyak kelapa. Tumbuk semua bahan sampai halus, gunakan sebagai obat gosok pada bagian perut.
  12. Mengurangi air ASI berlebih : ambil daun sirih secukupnya, lalu olesi dengan minyak kelapa, panaskan diatas api sampai layu, hangat-hangat tempelkan diseputar payudara yang bengkak.
  13. Mengatasi mata merah dan gatal : rebus 6 lbr daun sirih menggunakan 1 gls air hingga mendidih. Setelah air rebusan dingin, gunakan untuk mencuci mata. Lakukan 3x sehari sampai mata anda sembuh.
Demikian ulasan mengenai sejumlah manfaat daun sirih untuk obat. Semoga bermanfaat. Perlu anda ketahui, selain sirih hijau yang telah dikenal dalam dunia pengobatan tradisional, ada juga jenis sirih lainnya yaitu sirih merah. Manfaat daun sirih merah ini tidak kalah dibandingkan dengan sirih hijau.

Cari lebih banyak informasi tentang manfaat daun sirih untuk obat tradisional di google
Thank you for reading Manfaat Daun Sirih Untuk Obat Tradisional

Tuesday, March 12, 2013

Morfologi Dan Kandungan Daun Sirih

Sejumlah kandungan daun sirih dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh

Morfologi dan kandungan daun sirih :: Sirih adalah salah satu dari sejumlah tanaman asli indonesia yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Tanaman yang tumbuh merambat pada batang pohon disekelilingnya ini dapat tumbuh dengan subur di wilayah tropis terutama pada tanah dengan kandungan bahan organik dan air yang banyak. Dataran tempat tumbuh tanaman sirih yaitu daerah dengan ketinggian sekitar 300-1000m dari permukaan laut.

Ada banyak jenis sirih yang ada sekarang ini, seperti sirih hijau, sirih merah, sirih belanda dan beberapa jenis sirih yang dijadikan sebagai tanaman hias.

Klasifikasi dan Morfologi daun sirih :

Klasifikasi ilmiah tanaman sirih
  • Kingdom : Plantae.
  • Division : Magnoliophyta.
  • Class : Magnoliopsida.
  • Ordo : Piperales.
  • Family : Piperaceae.
  • Genus : Piper.
  • Species : P. Betle
Morfologi / Ciri umum tanaman sirih :
  • Tumbuh merambat dengan ketinggian dapat mencapai 15 meter.
  • Batang umumnya berwarna coklat kehijauan, batang berbentuk bulat, memiliki ruas, bagian ini merupakan bakal tumbuhnya akar.
  • Daun sirih berbentuk jantung, tunggal, bagian ujung daun runcing, tumbuh berselang seling, setiap daun memiliki tangkai, bila daun diremas akan mengeluarkan aroma khas, panjang sekitar 5-8 cm dengan lebar sekitar 2-5 cm.
  • Bunga sirih majemuk berbentuk bulir, memiliki daun pelindung  kurang lebih 1 mm dengan bentuk bulat panjang. Bulir betina memiliki panjang antara 1,5-6 cm.Pada bagian bulir betina ini terdapat kepala putik berjumlah antara 3- 5 buah dengan warna putih dan hijau kekuningan. Bulir jantan memiliki panjang 1,5-3 cm.Pada bulir jantan terdapat dua benang sari yang pendek.
  • Buah sirih termasuk kedalam buah buni ( memiliki dinding dengan dua lapisan), bentuk buah bulat dengan warna hijau keabu-abuan.
  • Akar sirih termasuk akar tunggang dengan bentuk bulat serta warna coklat kekuningan.

Kandungan Daun sirih

Tanaman sirih, terutama pada bagian daunnya, mengandung sejumlah zat yang dapat memberikan beberapa manfaat bagi manusia.

Daun sirih memiliki rasa dan aroma khas, yaitu rasa pedas dan bau yang tajam. Rasa dan aroma ini disebabkan dari kavikol dan bethelphenol dalam minyak asitri yg terkandung didalam daun sirih. Selain itu juga, rasa dan aroma ini juga dipengaruhi oleh jenis sirih itu sendiri, umur tanaman, jumlah intensitas sinar matahari yang sampai kebagian daun, serta kondisi dari daun.

Secara umum, daun sirih mengandung minyak asitri yang berisikan senyawa kimia seperti fenol serta senyawa turunannya antara lain kavikol, kavibetol, eugenol, karvacol, dan allipyrocatechol.
Kandungan daun sirih lainnya yaitu karoren, asam nikotinat, riboflavin, tiamin, vitamin C, gula, tannin, patin dan asam amino. Semua zat dan senyawa yang terkandung didalamnya. menjadikan banyak sekali manfaat daun sirih yang bisa anda dapatkan untuk kesehatan tubuh.

Demikian ulasan singkat mengenai morfologi dan kandungan daun sirih, baca artikel selanjutnya tentang manfaat daun sirih untuk obat tradisional dalam menyembuhkan beberapa penyakit.
Thank you for reading Morfologi Dan Kandungan Daun Sirih

Friday, March 8, 2013

Kandungan Kimia Dan Manfaat Daun Sirsak

manfaat dan khasiat yang terkandung dalam daun sirsak untuk kesehatan tubuh
Kandungan kimia dan manfaat daun sirsak :: Setelah sebelumnya diulas tentang kandungan gizi dan khasiat buah sirsak, artikel kali ini akan mengulas tentang kandungan senyawa kimia dalam daun sirsak serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

Tidak kalah dengan buah sirsak, Daun sirsak juga memiliki khasiat hampir sama untuk kesehatan tubuh. Khasiat ini  tidak terlepas dari beberapa senyawa kimia yang terkandung dalam daun sirsak

Kandungan kimia daun sirsak.


Daun sirsak mengandung tanin, alkaloid, dan sejumlah kandungan kimia lainnya seperti acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, gentisic acid caclourine, linoleic acid, gigantetronin dan muricapentocin. Kandungan senyawa kimia tersebut merupakan senyawa yg dapat memberikan manfaat untuk tubuh, baik sebagai obat ataupun meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Manfaat daun sirsak bagi kesehatan

Daun sirsak digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan beberapa macam penyakit. Cara penggunaannya bisa secara sederhana yaitu merebus daun sirsak atau secara modern dengan mengambil ekstak dari daun. Tubuh akan mendapatkan manfaat dari air rebusan / ektrak daun sirsak ini bila dikonsumsi secara rutin dan teratur.

Beberapa manfaat daun sirsak bisa kita dapatkan untuk kesehatan tubuh antara lain :
  1. Menghambat mutasi gen, pertumbuhan bakteri, perkembangan virus, perkembangan parasit, dan pertumbuhan tumor.
  2. Menurunkan kadar gula, demam, dan tekanan darah tinggi.
  3. Membantu menguatkan syaraf, meningkatkan produksi asi pada ibu hamil, melebarkan pembuluh darah, menyehatkan jantung, meredakan nyeri, mengurangi stess, serta merileksasi otot.
  4. Menguatkan pencernaan dan meningkatkan nafsu makan.
  5. Dapat menekan peradangan.
  6. Membunuh cacing parasit dan sebagai anti kejang

Manfaat daun sirsak untuk kanker

Daun sirsak banyak dipercaya bisa menyembuhkan kanker. Dalam daun sirsak banyak terkandung zat aktif dimana salah satunya bersifat antioksidan yg mampu menangkal radikal bebas penyebab kanker. Daun sirsak juga dapat menaikkan sistem imun tubuh serta mengurangi efek yang ditimbulkan dari penyakit kanker pada tubuh.

Sampai saat ini, sebenarnya riset tentang khasiat daun sirsak hanya baru sampai uji pra klinik, dan belum secara formal di ujicobakan pada manusia. Dengan melakukan tes uji kepada manusia, dapat ditentukan siapa yang boleh dan tidak mengkonsumsi.

Dalam prakteknya, satu tanaman obat bisa menyembuhkan penyakit pada pengguna yang satu tapi justru dapat menimbulkan penyakit pada pengguna lainnya.

Demikian ulasan mengenai sejumlah kandungan kimia dan manfaat daun sirsak sebagai tanaman obat tradisional. Smoga artikel ini bisa memberikan manfaat.

Untuk mengetahui mengenai cara membuat ramuan obat dari daun sirsak, silahkan baca artikel lainnya tentang manfaat daun sirsak untuk ramuan obat
Thank you for reading Kandungan Kimia Dan Manfaat Daun Sirsak

Monday, March 4, 2013

Kandungan Gizi Dan Khasiat Buah Sirsak

Kandungan gizi dan khasiat buah sirsak :: Setelah sebelumnya diulas mengenai klasifikasi,morfologi, dan manfaat sirsak secara umum, artikel kali ini akan mengulas tentang buah sirsak baik kandungan gizi di dalam buahnya serta manfaat apa saja yang akan kita dapatkan dengan mengkonsumsi buah sirsak terutama dalam dunia kesehatan.

Buah sirsak umumnya akan muncul pada bagian batang, cabang, maupun bagian ranting dari pohon, Adapun ciri buah sirsak yang sudah matang yaitu jarak antara daun renggang, tangkai buah menguning, serta buah mulai mengeluarkan aroma harum dan menusuk (hasi studi widyastuti dan paimin, 1993).

Kandungan gizi buah sirsak

Sejumlah manfaat buah sirsak untuk pengobatan terutama penyakit kanker

Didalam buah sirsak terkandung sejumlah vitamin dan serat, Komposisi buah sirsak yaitu 67,5 % daging buah yg dapat dimakan, 20 % kulit buah, 8.5% biji, dan 4% hati atau empelur. Selain mengandung vitamin A, B, dan C, buah sirsak juga mengandung sukrosa 2.54%, dekstrosa 5.05 % dan levulosa 0.04% (Radi, 1997).

Kandungan vitamin C dalam buah sirsak segar terdapat dalam jumlah yang cukup tinggi yaitu sekitar 20 mg / 100g daging buah. Daging buah sirsak memiliki aroma dan flavour yg baik sekali, sehingga sering dimanfaatkan sebagai pengharum es krim. Selain itu, terkandung juga beberapa senyawa seperti caffeine hydrocyanic acid, myricy alcohol, dan sterol.

Dibawah ini adalah tabel yang menunjukkan komposisi kandungan gizi dalam setiap 100 gram buah sirsak :


Komposisi
Jumlah
Kalori (cal)
65
Karbohidrat (g)
16.3
Protein (g)
1.0
Lemak (g)
0.3
Kalsium (mg)
14.0
Besi (mg)
0.6
Fosfor (mg)
27.0
Vitamin A (SI)
10.0
Vitamin B1 (mg)
0.07
Vitamin C (mg / 100 g bahan)
20
Sumber : Depkes RI 1996

Khasiat buah sirsak untuk tubuh

Dilihat dari komposisi gizi yang terdapat dalam buah sirsak, tidak salah bila buah sirsak dapat juga digolongkan sebagai salah satu obat tradisional karena memberikan manfaat sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Sejumlah penelitian baik yang dilakukan oleh para praktisi kesehatan maupun institusi pendidikan dan pemerintah, menemukan bahwa zat/ senyawa yg terkandung dalam buah sirsak dapat memberikan efek sangat baik untuk tubuh terutama yang berkaitan dengan kesehatan.
  • Journal of Natural Product menerbitkan sebuah hasil penelitian yg dilakukan oleh Catholic of South Korea, dimana dalam penelitian tersebut menyebutkan bahwa salah satu senyawa dalam buah sirsak dapat membunuh sel kanker pada usus besar. Kekuatannya bahkan diyakini 10.000 kali lebih besar dibandingkan obat kemoterapi adriamycin. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa ekstrak sirsak mempunyai sejumlah kemampuan hebat seperti menyerang kanker secara efektif serta aman bagi tubuh. Senyawa tersebut juga dapat memberikan perlindungan terhadap system imun serta menghindari infeksi mematikan pada tubuh.
  • vine-uk.com melansir sekitar 20 tes laboratorium yg menyatakan bahwa kandungan senyawa dalam buah sirsak efektif dalam membunuh sel-sel kanker yang menyerang usus besar, paru-paru, payudara, prostate, pancreas, dan serviks. Dalam tes disebutkan juga bahwa senyawa dalam buah sirsak tersebut tidak merusak sel-sel sehat, bahkan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta dapat mencegah infeksi.
  • Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia ( PDHMI) yaitu Dr.Hardhi menyatakan bahwa dalam buah sirsak terkandung senyawa polifenol, saponin, dan bioflavonoid, dimana senyawa-senyawa tersebut berperan sebagai antioksidan. Uniknya, Tidak seperti herbal lainnya, sirsak tidak membahayakan sel-sel yang masih sehat, melainkan senyawa dalam sirsak hanya membunuh sel-sel abnormal yg bersifat sebagai perusak seperti halnya sel kanker.
  • Fakta bahwa buah sirsak memiliki khasiat pengobatan, sudah dilakukan oleh suku Indian dari benua amerika. Mereka sudah menggunakan bagian-bagian tanaman sirsak termasuk buahnya sebagai obat tradisional untuk mengobati sejumlah penyakit.
Manfaat lainnya dari buah sirsak, antara lain :
  1. Kandungan riboflavin atau vitamin B2 dalam buah sirsak dapat meredakan sakit kepala seperti migrain.
  2. Zat besi dalam buah sirsak dipercaya efektif dalam meredakan gejala anemia.
  3. Selain fosfor dan kalsium, kandungan mineral lain dalam buah sirsak yaitu tembaga dapat membantu penyerapan kalsium kedalam tulang sehingga kebutuhan tulang akan nutrisi bisa terpenuhi.
  4. Selain aroma segar yg dimiliki buah sirsak, terkandung juga thiamin, dimana zat ini bermanfaat dalam meningkatkan energi dalam tubuh.
Demikianlah artikel kali ini yg sedikit mengulas tentang kandungan gizi dan khasiat buah sirsak, nantikan artikel selanjutnya dimana akan mengulas tentang kandungan kimia dan manfaat daun sirsak untuk kesehatan.

Sumber :
- repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/16809/.../Chapter%20I.pdf
- wikipedia.org
- merdeka.com/sehat/buah-sirsak-si-pembunuh-sel-kanker.html
- inilah.com/read/detail/172073/as-rahasiakan-obat-kanker-dari-buah-sirsak/
Thank you for reading Kandungan Gizi Dan Khasiat Buah Sirsak

Friday, March 1, 2013

Klasifikasi, Morfologi, Dan Manfaat Sirsak

Sejumlah manfaat tanaman sirsak baik buah maupun daun untuk kesehatan dan kebugaran tubuh
Sirsak atau yang dikenal juga dengan sebutan nangka belanda atau durian belanda merupakan tanaman buah tropis yang diperkirakan berasal dari wilayah karibia , Amerika Tengah, dan Amerika selatan. Tanaman ini masuk ke wilayah Indonesia dibawa oleh pemerintah kolonial belanda sekitar abat ke-19. Kecocokan iklim menjadikan tanaman sirsak tumbuh subur di hampir seluruh wilayah Indonesia. Nama sirsak sendiri diambil dari bahasa belanda Zuurzak yg berarti kantung yang asam.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sirsak

Klasifikasi ilmiah
  • Kerajaan : Plantae
  • Ordo : Magnoliales
  • Famili : Annonaceae
  • Spesies : A. muricata
  • Nama Binomial : Annona muricata

Morfologi Tanaman Sirsak
Tanaman sirsak ( A muricata) yang dikenal selalu berbuah sepanjang tahun ini awalnya tumbuh secara liar, Kemudian dikembangkan menjadi tanaman pekarangan ( verheij dan coronel, 1997). Tanaman ini memiliki ciri umum sebagai berikut :
  • Pohon dapat tumbuh hingga ketinggian 5-6 meter.
  • Daun sirsak berbentuk elips, memanjang atau bulat menyempit, bagian ujung daun meruncing.
  • Panjang daun berkisar antara 6-20 cm dengan lebar daun antara 2- 6 cm.
  • Bagian permukaan daun halus dan mengkilat.
  • Warna daun bagian atas lebih berwarna hijau tua dibandingkan bagian bagian permukaan bawah daun.
  • Bunga sirsak tumbuh secara tunggal, dapat tumbuh pada semua bagian batang, cabang, dan ranting.
  • Panjang bunga antara 4-5 cm dgn tangkai pendek.
  • Bentuk bunga kerucut-segitiga dilengkapi dengan 3 helaian bunga yg sedikit tebal dan tersusun berlapis.
  • Bagian luar petal memiliki warna kuning kehijauan, tiga petal bagian dalam berwarna kuning pucat.
  • Buah sirsak berbentuk seperti jantung atau oval.
  • Panjang buah antara 10-30 cm, dengan lebar hingga 15 cm dgn berat buah bisa mencapai 4,5-6,8 kg (adewole dan caxtyon-martins,2006).

Manfaat sirsak untuk manusia

Dalam perkembangannya, tanaman sirsak banyak dimanfaatkan terutama bagian buahnya sebagai bahan konsumsi, rasa asam bercampur manis, dapat memberikan sensasi kesegaran bagi tubuh. Buah sirsak banyak dimanfaatkan sebagai bahan jus ataupun bahan industri sirup.

Bagian lain dari tanaman ini yang mulai banyak digunakan yaitu bagian daunnya. Banyaknya penelitian yang menghasilkan temuan bahwa banyak sekali manfaat yang terkandung dalam daun sirsak sebagai bahan pengobatan menjadikan banyak orang mulai mengkonsumsi daun sirsak terutama untuk dijadikan ramuan godokan. Tentu saja mereka berharap khasiat dari daun sirsak ini untuk kesehatan tubuh mereka.
Sekian dulu artikel kali ini tentang tanaman sirsak sebagai tanaman obat berkhasiat, nantikan artikel selanjutnya yang akan mengulas tentang khasiat buah sirsak serta manfaat daun sirsak sebagai obat tradisional.




Thank you for reading Klasifikasi, Morfologi, Dan Manfaat Sirsak